Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Misi ke Bulan Paling Bersejarah, Terbaru Artemis II
Astronaut Buzz Aldrin menginjakkan kaki di Bulan dalam misi Apollo 11. (dok. NASA)

Belakangan ini, dunia kembali dibuat heboh dengan perkembangan terbaru dalam eksplorasi ruang angkasa. Misi ke Bulan kembali jadi sorotan setelah NASA sukses menjalankan Artemis II pada April 2026. Dalam misi ini, para astronaut bahkan mencetak rekor baru sebagai manusia yang menjelajah paling jauh dari Bumi.

Pencapaian tersebut bukan sekadar soal jarak, melainkan juga menandai babak baru dalam upaya manusia kembali ke Bulan. Dari sinilah, perhatian dunia kembali tertuju pada misi-misi ruang angkasa yang mengubah sejarah. Lantas, apa saja misi ke Bulan yang paling bersejarah hingga saat ini?

1. Apollo 8 (1968): manusia pertama yang mengorbit Bulan

Potret Earthrise diambil oleh misi Apollo 8. (dok. NASA)

Pada awal 1960-an hingga akhir 1970-an, NASA menjalankan program Apollo sebagai bagian dari misi besar untuk membawa manusia ke Bulan. Program ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa. Secara keseluruhan, terdapat 17 misi Apollo yang diluncurkan dan beberapa di antaranya berhasil mencetak sejarah besar.

Salah satu yang paling bersejarah adalah Apollo 8 yang diluncurkan pada 21 Desember 1968. Misi ini menjadi yang pertama membawa manusia keluar dari orbit Bumi dan mengelilingi Bulan. Adapun, awak Apollo 8 terdiri dari Frank Borman, James Lovell, dan William Anders.

Selama misinya, mereka berhasil mengorbit Bulan sebanyak sepuluh kali. Kru juga mengambil foto ikonik Earthrise yang memperlihatkan Bumi terbit dari balik permukaan Bulan. Keberhasilan ini menjadi langkah awal penting yang membuka jalan bagi pendaratan manusia di Bulan pada misi berikutnya.

2. Apollo 11 (1969): manusia pertama yang mendarat di Bulan

Neil Amstrong dan Buzz Aldrin menginjakkan kaki di Bulan. (dok. NASA)

Jika ditanya soal siapa manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan, kamu pasti familier dengan Neil Armstrong. Ia merupakan bagian dari misi Apollo 11 yang dijalankan oleh NASA. Misi ini diluncurkan pada 16 Juli 1969 dengan tujuan mendaratkan manusia di permukaan Bulan.

Setelah perjalanan beberapa hari, modul lunar berhasil mendarat pada 20 Juli 1969. Armstrong bersama Buzz Aldrin turun ke permukaan Bulan, sementara Michael Collins tetap berada di orbit dalam modul komando. Neil Armstrong kemudian menjadi manusia pertama yang berjalan di Bulan, diikuti oleh Aldrin.

Momen ini menjadi salah satu peristiwa paling ikonik dalam sejarah manusia. Selama di Bulan, mereka melakukan berbagai eksperimen dan mengumpulkan sampel batuan. Keberhasilan Apollo 11 membuktikan bahwa manusia mampu mendarat dan kembali dari Bulan dengan selamat.

3. Artemis II (2026): misi dengan jarak terjauh dari Bumi dalam sejarah

Potret Bulan diambil dari misi Artemis II. (dok. NASA)

Artemis II menjadi misi terbaru dalam program Artemis yang dijalankan oleh NASA sebagai langkah lanjutan eksplorasi manusia ke Bulan. Misi ini berlangsung pada April 2026 dengan durasi sekitar 10 hari dan membawa empat astronaut, yaitu Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Berbeda dengan misi Apollo 11 yang mendarat di Bulan, Artemis II hanya mengelilingi Bulan dalam perjalanan lunar flyby.

Para astronaut menggunakan wahana Orion yang didukung roket Space Launch System (SLS), teknologi yang jauh lebih canggih dibandingkan era Apollo. Sistem ini memungkinkan perjalanan yang lebih aman sekaligus menjangkau jarak yang lebih jauh dari Bumi. Dalam misinya, Artemis II mencetak sejarah dengan mencapai jarak sekitar 252 ribu mil atau lebih dari 400 ribu kilometer dari Bumi saat melintasi sisi jauh Bulan.

Capaian tersebut melampaui rekor misi Apollo sebelumnya, seperti Apollo 13 yang sempat menjadi perjalanan manusia terjauh. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemajuan teknologi, tetapi juga menandai kembalinya manusia menjelajahi ruang angkasa dalam skala yang lebih ambisius. Dengan pencapaian tersebut, Artemis II membuka babak baru dalam eksplorasi Bulan pada era modern.

Artemis II menjadi awal dari babak baru eksplorasi manusia ke ruang angkasa yang lebih jauh dan ambisius. Setelah lebih dari 50 tahun sejak era Apollo, misi ini menandai kembalinya manusia menjelajahi wilayah sekitar Bulan dengan teknologi yang jauh lebih maju. Menurutmu, sejauh apa manusia akan melangkah pada misi berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎