Fenomena embun upas kembali menyelimuti kawasan Dieng dan beberapa daerah pegunungan lainnya di Indonesia saat musim kemarau. Pemandangan rumput yang memutih akibat lapisan kristal es pun ramai dibagikan di media sosial karena sekilas tampak seperti hamparan salju. Tak sedikit orang yang menyebut fenomena ini sebagai "salju tropis" karena tampilannya yang memang terlihat mirip.
Padahal, meski sama-sama berwarna putih dan terbentuk saat cuaca dingin, embun upas dan salju merupakan dua fenomena alam yang berbeda. Perbedaannya tidak hanya terletak pada cara terbentuk, tetapi juga kondisi cuaca yang dibutuhkan hingga wilayah kemunculannya. Lalu, apa saja perbedaan embun upas dan salju menurut penjelasan ilmiah? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!
