Kemarau panjang yang melanda Indonesia membuat hujan menjadi sesuatu yang semakin dinantikan, terutama di wilayah yang mulai mengalami kekeringan. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah kerap menggencarkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah tertentu. Salah satu metode yang digunakan ialah penyemaian awan atau cloud seeding.
Kendati demikian, hujan tidak bisa begitu saja “dibuat” hanya dengan menaburkan bahan tertentu ke udara. Ada sejumlah kondisi yang harus terpenuhi agar proses penyemaian awan dapat bekerja. Lalu, apa saja syarat yang dibutuhkan untuk membuat hujan buatan? Yuk, simak lebih lengkapnya di bawah ini!
