Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Painted Hall, Kemegahan Seni Barok yang Mengagumkan

5 Fakta Painted Hall, Kemegahan Seni Barok yang Mengagumkan
Painted Hall di dalam Old Royal Naval College di Greenwich, London, Inggris. (commons.wikimedia.org/Txllxt TxllxT)
  • Painted Hall di Old Royal Naval College, Greenwich, merupakan karya Barok Sir James Thornhill yang dilukis 1707–1726, mencakup lebih dari 3.700 meter persegi dengan sekitar 200 figur.
  • Lukisannya merayakan pembentukan dan kekuatan Britania Raya, termasuk William III, Mary II, serta George I, melalui simbol stabilitas politik, kemakmuran ekonomi, dan angkatan laut Inggris.
  • Pernah menjadi ruang makan veteran dan lokasi persemayaman Lord Nelson pada 1806, Painted Hall dibuka kembali pada 2019 setelah restorasi dua tahun senilai £8,5 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bayangkan kamu masuk ke sebuah ruangan yang dari lantai sampai langit-langitnya dipenuhi lukisan indah, sampai-sampai orang menyebutnya sebagai "Sistine Chapel-nya Inggris". Itulah Painted Hall di dalam Old Royal Naval College di Greenwich, London—sebuah tempat bersejarah yang yang menakjubkan sekaligus menyimpan banyak cerita unik.

Penasaran? Yuk, simak fakta-fakta Painted Hall di artikel ini!

  1. 1. Dilukis oleh sir james thornhill

    Langit-langit Painted Hall.
    Langit-langit Painted Hall. (commons.wikimedia.org/Maciek Lulko)

    Dilansir Old Royal Naval College, Painted Hall merupakan ruangan bergaya Barok yang dirancang oleh Sir James Thornhill dan dilukis sejak tahun 1707 hingga 1726. Tempat ini memiliki area dinding serta langit-langit yang sangat luas mencapai lebih dari 3.700 meter persegi. Tidak heran jika interiornya terlihat begitu mengagumkan dan memanjakan mata.

    Setiap sudut permukaannya dipenuhi dengan berbagai gambar mencolok yang memiliki nilai seni sangat tinggi. Lukisan tersebut menampilkan sekitar 200 tokoh unik, mulai dari para raja, ratu, hingga bermacam-macam makhluk mitologi. Semua detail ini berpadu dengan indah dan membuat suasana di dalam ruangan terasa semakin hidup.

  2. 2. Lukisan utama menggambarkan raja william iii dan ratu mary ii

    Patung Mars berukuran besar karya Luke Jerram di Painted Hall.
    Patung Mars berukuran besar karya Luke Jerram di Painted Hall. (commons.wikimedia.org/martin_vmorris)

    Kisah utama di tempat ini menyoroti momen penting saat Kerajaan Britania Raya terbentuk hingga menjadi kekuatan besar di Eropa. Karya seni di sini merayakan stabilitas politik, kemakmuran ekonomi, serta ketangguhan angkatan laut Inggris kala itu. Selain itu, lukisan-lukisannya juga mengabadikan momen naiknya para raja Protestan ke takhta, mulai dari Raja William III dan Ratu Mary II pada tahun 1688 hingga George I pada tahun 1714.

    Saat melihat ke bagian atas lengkungan menuju Aula Atas, kamu bisa menemukan lambang Raja William III. Di kedua sisinya terdapat figur Dewa Mars dan Dewi Minerva yang menjadi simbol dari Raja William bersama Ratu Mary. Sosok Raja William III digambarkan sebagai Dewa Perang karena ia dianggap sebagai pahlawan yang memimpin perjuangan melawan Prancis demi kedamaian serta kebebasan Eropa.

  3. 3. Dulunya adalah ruang makan

    Painted Hall di dalam Old Royal Naval College di Greenwich, London, Inggris.
    Painted Hall di dalam Old Royal Naval College di Greenwich, London, Inggris. (commons.wikimedia.org/Phill Lister)

    Painted Hall dulunya merupakan ruang makan khusus bagi para pensiunan Greenwich dan para perwira Angkatan Laut. Selain berfungsi sebagai tempat makan, ruangan ini juga dimanfaatkan sebagai Galeri Seni Angkatan Laut yang sangat megah. Namun, keindahan tempat ini dengan cepat menarik perhatian banyak orang hingga akhirnya berubah menjadi objek wisata populer.

    Karena nilainya yang sangat tinggi, tempat ini tidak lagi dipakai sebagai ruang makan harian untuk para veteran. Pengelola akhirnya memutuskan untuk hanya menggunakan ruangan ini pada momen-momen tertentu saja. Kini, jamuan makan di sana hanya digelar untuk acara-acara khusus atau peringatan kenegaraan yang sifatnya penting.

  4. 4. Tempat persemayaman lord nelson

    Para pengunjung di Rumah Sakit Angkatan Laut Kerajaan di Painted Hall bersama peti jenazah dari Laksamana Lord Horatio Nelson di sisi kanan.
    Para pengunjung di Rumah Sakit Angkatan Laut Kerajaan di Painted Hall bersama peti jenazah dari Laksamana Lord Horatio Nelson di sisi kanan. (commons.wikimedia.org/Wellcome Collection)

    Salah satu fungsi paling bersejarah dari Painted Hall adalah sebagai tempat persemayaman jenazah Laksamana Lord Nelson pada tahun 1806. Momen penting ini dilakukan secara resmi sebelum prosesi pemakamannya digelar di pusat kota London. Acara persemayaman tersebut dihadiri oleh puluhan ribu orang yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada pahlawan mereka.

    Kisah ini bermula saat jenazah Lord Nelson tiba di Greenwich pada malam Natal tahun 1805. Setelah gugur dalam Pertempuran Trafalgar pada 21 Oktober, jasadnya dibawa pulang menuju Inggris dengan menyusuri Sungai Thames. Setibanya di sana, jenazahnya disemayamkan sementara di ruang arsip kecil dekat Painted Hall sebelum diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya.

  5. 5. Dibuka kembali pada tahun 2019

    Painted Hall di dalam Old Royal Naval College di Greenwich, London, Inggris.
    Painted Hall di dalam Old Royal Naval College di Greenwich, London, Inggris. (commons.wikimedia.org/Txllxt TxllxT)

    Painted Hall resmi dibuka kembali pada tahun 2019 setelah selesai menjalani proses restorasi selama dua tahun. Pembenahan tempat ini menelan biaya fantastis hingga mencapai £8,5 juta. Berkat pengerjaannya yang sangat rapi, proyek konservasi ini berhasil memenangkan penghargaan bergengsi.

    Hari ini, bangunan bersejarah tersebut sudah bisa menyambut kembali masyarakat serta wisatawan yang ingin berkunjung. Kamu bisa menikmati keindahan interiornya secara langsung melalui berbagai layanan tur yang telah disediakan. Selain dibuka untuk umum, ruangan ini sekarang juga disewakan untuk beragam acara.

    Painted Hall menunjukkan kalau dirinya pantas disebut sebagai salah satu mahakarya terbaik di Inggris. Tidak heran jika keindahan dan cerita unik dari tempat ini terus memikat perhatian orang-orang dari masa ke masa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More