Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Melatih Anak Anjing agar Lebih Patuh

ilustrasi anak anjing (pexels.com/Goochie Poochie Grooming)
ilustrasi anak anjing (pexels.com/Goochie Poochie Grooming)
Intinya sih...
  • Gunakan perintah dasar yang konsisten untuk membangun struktur dan harapan sejak awal
  • Berikan hadiah sebagai penguat perilaku positif agar proses belajar lebih menyenangkan
  • Latih dalam sesi singkat yang teratur untuk membentuk rutinitas dan fokus anak anjing
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Melatih anak anjing agar lebih patuh merupakan langkah penting untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis antar pemilik dan hewan peliharaan. Pada masa pertumbuhan ini, biasanya anak anjing sedang berada pada fase belajar paling cepat, sehingga kebiasaan baik bisa dibangun dengan lebih mudah dan efektif.

Banyak pemilik anjing yang kerap mengalami kesulitan karena tidak memahami cara dalam memberikan instruksi secara konsisten dan benar. Padahal ada beberapa tips berikut ini untuk melatih anak anjing agar lebih patuh dan cepat memahami perintah yang diberikan.

1. Gunakan perintah dasar yang konsisten

ilustrasi anak anjing (pexels.com/Torsten Dettlaff)
ilustrasi anak anjing (pexels.com/Torsten Dettlaff)

Mengajarkan perintah seperti sit, stay, atau come cukup efektif untuk membantu anak kucing dalam memahami struktur dan harapan sejak awal, sehingga tidak akan kebingungan. Konsistensi merupakan kunci karena pengulangan perintah dengan cara yang sama bisa mempercepat proses pemahaman dan membantu anak anjing mengasosiasikan kata dengan tindakan tertentu.

Penting untuk menggunakan intonasi suara yang stabil agar anak anjing tidak sampai salah dalam menafsirkan maksudmu. Jika setiap anggota keluarga mengucapkan perintah dengan cara yang berbeda, maka anak anjing yang akan mudah bingung dan sulit mematuhi aturan, meski sebetulnya ia ingin belajar dengan baik.

2. Berikan hadiah sebagai penguat perilaku positif

ilustrasi anak anjing (pexels.com/Caio)
ilustrasi anak anjing (pexels.com/Caio)

Memberi hadiah berupa camilan kecil, pujian, atau belaian bisa memperkuat perilaku positif yang dilakukan oleh anak anjing tersebut, sehingga terdorong untuk menguranginya secara konsisten. Sistem penguatan positif ternyata cukup efektif agar membuat proses belajarnya menjadi lebih menyenangkan dan tidak sampai menimbulkan ketakutan.

Pastikan bahwa hadiah diberikan tepat setelah perilaku baik dilakukan agar anak anjing tersebut bisa menghubungkan tindakan dengan imbalan yang diperoleh. Jika jeda waktunya terlalu lama, maka ia mungkin akan mengalami kesulitan dalam memahami apa yang sebenarnya dihargai dan akhirnya kesulitan membedakan perilaku yang benar dari yang salah.

3. Latih dalam sesi singkat yang teratur

ilustrasi anak anjing (pexels.com/대정 김)
ilustrasi anak anjing (pexels.com/대정 김)

Anak anjing memiliki rentang perhatian yang relatif pendek, sehingga sesi latihan yang terlalu panjang justru akan membuatnya mudah bosan dan stress. Latihan singkat selama beberapa menit yang dilakukan beberapa kali dalam sehari cukup efektif untuk membantu mereka dalam memahami perintah secara bertahap.

Sesi singkat akan memungkinkan anak anjing untuk mengingat materi latihan tanpa merasa terbebani, sehingga proses belajar pun akan lebih maksimal. Pada saat dilakukan secara teratur, maka pola latihan ini akan membentuk rutinitas yang membuat anak anjing lebih mudah fokus ketika sesinya dimulai.

4. Latih dalam lingkungan yang minim gangguan

ilustrasi anak anjing (pexels.com/Josh Sorenson)
ilustrasi anak anjing (pexels.com/Josh Sorenson)

Lingkungan latihan yang tegang dan minim gangguan dapat membantu anak anjing untuk berkonsentrasi pada instruksi yang diberikan tanpa terganggu oleh suara bising atau rangsangan lainnya. Hal ini tentu merupakan bagian penting, khususnya pada tahap awal pelatihan karena anak anjing biasanya masih belajar memusatkan perhatian pada satu hal.

Jika ia sudah terbiasa dalam lingkungan yang tenang, maka kamu bisa secara bertahap meningkatkan tingkat gangguan untuk melatih fokus dan kepatuhannya dalam berbagai situasi yang lebih menantang. Perubahan bertahap ini membantu anak anjing beradaptasi tanpa merasa kewalahan, sehingga kepercayaan dirinya pun meningkat.

Melatih anak anjing agar patuh memerlukan kesabaran, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap karakter alaminya. Dengan menerapkan beberapa tips di atas secara konsisten, maka bisa membantu anak anjing untuk tumbuh menjadi hewan peliharaan yang baik. Nyatanya tidak sulit untuk melatih anak anjing asal memiliki kesabaran dan konsistensi yang baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Tips Melatih Anak Anjing agar Lebih Patuh

03 Jan 2026, 11:15 WIBScience