Es yang mengapung ternyata bukan sekadar fenomena menarik untuk diamati. Sifat ini memiliki peran besar bagi kehidupan di Bumi.
Ketika suhu udara turun pada musim dingin, es terbentuk di permukaan dan tidak tenggelam ke dasar danau atau kolam. Lapisan es tersebut kemudian berfungsi seperti selimut yang memperlambat pelepasan panas dari air di bawahnya.
Dengan begitu, air di bawah lapisan es tidak langsung membeku seluruhnya. Kondisi ini memungkinkan ikan, tumbuhan air, mikroorganisme, dan berbagai organisme lainnya tetap bertahan hidup.
Bayangkan jika es justru lebih padat daripada air dan tenggelam. Es yang terbentuk di permukaan akan terus turun ke dasar, sementara lapisan es baru terbentuk di atasnya. Dalam kondisi tertentu, proses tersebut dapat menyebabkan sebagian besar atau bahkan seluruh badan air membeku. Hal itu tentu akan menjadi masalah besar bagi kehidupan di dalamnya.
Jadi, kenapa es mengapung di atas air? Jawabannya terletak pada ikatan hidrogen dan susunan molekul air. Ketika membeku, molekul-molekul air membentuk struktur kristal yang lebih renggang sehingga volumenya bertambah dan massa jenisnya menjadi lebih rendah daripada air cair.
Referensi
BBC Science Focus. Diakses pada Agustus 2026. Why Does Ice Float on Water?
Britannica. Diakses pada Agustus 2026. Why Does Ice Float on Water?
Factsmate. Diakses pada Agustus 2026. Water is at Its Heaviest at 4°C — Which is Why Ice Floats
Million Whys. Diakses pada Agustus 2026. Facts About Ice: Why Frozen Water Gets Weird