- Q1 tetap menjadi sesi pembuka dengan seluruh mobil turun ke lintasan
- Q2 menjadi fase penyaringan lanjutan sebelum penentuan posisi start terdepan
- Q3 kemudian menjadi sesi terakhir untuk menentukan sepuluh pembalap tercepat.
Menilik Format Baru Kualifikasi Formula 1 2026, Q3 Lebih Lama!

Musim 2026 akan menjadi era baru bagi Formula 1 karena adanya perubahan regulasi secara besar-besaran. Perubahan itu tidak hanya menyentuh desain mobil dan mesin baru, tetapi juga berdampak langsung pada format kualifikasi. FIA melakukan penyesuaian pada sistem kualifikasi setelah jumlah peserta di grid 2026 bertambah.
Penyesuaian format dilakukan demi menjaga kelancaran selama proses kualifikasi berlangsung. Grid yang lebih padat pada Formula 1 2026 membuat lamanya waktu dan sistem eliminasi di setiap sesi kualifikasi perlu diperbarui. Berikut penjelasan singkat mengenai format baru kualifikasi F1 2026:
1. Perubahan kualifikasi dilatarbelakangi oleh adanya 22 mobil di grid F1 2026
Musim 2026 akan menghadirkan 11 tim setelah masuknya Cadillac sebagai konstruktor baru. Kehadiran tim asal Amerika Serikat tersebut membuat jumlah mobil di grid grid meningkat dari 20 menjadi 22 mobil. Jumlah mobil yang lebih banyak otomatis meningkatkan kepadatan lintasan saat sesi kualifikasi berlangsung.
Situasi tersebut berpotensi memicu traffic yang dapat mengganggu upaya pencatatan waktu para pembalap. Oleh karena itu, FIA merasa perlu menyesuaikan mekanisme eliminasi agar sesi tetap terkendali. F1 sebelumnya pernah menggunakan format dengan jumlah mobil lebih dari 20 pada tahun 2016. Pengalaman itu menjadi referensi dalam menentukan skema baru pada kualifikasi 2026.
Penambahan dua mobil juga dapat membuat persaingan papan tengah semakin ketat. Setiap tim tidak hanya bersaing untuk lolos ke Q3, tetapi juga untuk sekadar bertahan dari eliminasi awal. Kondisi tersebut diprediksi meningkatkan intensitas sejak menit pertama Q1.
2. Babak kualifikasi masing dibagi menjadi tiga sesi pencatatan waktu tercepat
Format dasar kualifikasi tetap menggunakan tiga sesi utama, yaitu Q1, Q2, dan Q3. Struktur ini dipertahankan karena sudah sangat akrab bagi tim maupun penggemar. F1 menilai fondasi sistem tersebut masih relevan untuk menjaga alur kompetisi.
Keputusan mempertahankan tiga segmen ini dilakukan untuk menjaga pemahaman setiap tim tidak berubah. Tim peserta nantinya tidak perlu banyak mengubah pendekatan terhadap strategi pencatatan waktu tercepat dalam satu putaran (lap). Stabilitas ini dinilai penting di tengah perubahan teknis besar pada mobil 2026.
3. Jumlah mobil yang tereliminasi di setiap sesi ikut diubah
Penyesuaian terbesar terjadi pada jumlah pembalap yang tersingkir di Q1 dan Q2. Dengan 22 mobil di grid, enam pembalap akan gugur di akhir Q1. Skema ini menyisakan 16 pembalap untuk melanjutkan ke Q2.
Pada Q2, sistem kembali memangkas enam pembalap untuk menentukan sepuluh besar yang lolos ke Q3. Jumlah peserta Q3 tetap dipertahankan sebanyak sepuluh pembalap. Sistem ini memastikan perebutan pole position (posisi start terdepan) tetap eksklusif.
Skema enam eliminasi ini juga menciptakan potensi kejutan lebih besar. Setiap sepersekian detik menjadi sangat berarti untuk lolos ke sesi berikutnya. Pembalap unggulan tidak lagi memiliki ruang nyaman untuk bermain strategi aman. Bertambahnya satu mobil yang tereliminasi pada Q1 dan Q2 berpotensi menghasilkan susunan grid yang lebih variatif.
4. Durasi sesi Q3 bertambah menjadi lebih lama
Penyesuaian lain terlihat pada durasi sesi penentuan pole position. Q3 diperpanjang menjadi 13 menit dari sebelumnya 12 menit. Tambahan waktu satu menit ini dirancang untuk mengakomodasi kepadatan lintasan. Dengan waktu yang lebih panjang, pembalap memiliki peluang lebih baik untuk mencatatkan dua percobaan waktu optimal.
Setiap tim dapat mengatur jarak antar-mobil agar terhindar dari berbagai masalah teknis maupun hambatan lintasan. Strategi pelepasan mobil ke lintasan menjadi semakin krusial. Perpanjangan durasi juga membantu menjaga fairness (keadilan) di tengah jumlah mobil yang lebih banyak.
Setiap pembalap memiliki kesempatan relatif setara untuk mencatatkan waktu bersih tanpa gangguan. Tambahan 1 menit dapat menghadirkan drama pada detik-detik akhir sesi. Pembalap masih memiliki kesempatan memperbaiki catatan ketika percobaan pertama tidak maksimal. Situasi tersebut berpotensi membuat perebutan posisi terdepan semakin intens dan sulit diprediksi.
Format kualifikasi F1 2026
- Q1: 18 menit, peringkat 17-22 tereliminasi
- Q2: 15 menit, peringkat 11-16 tereliminasi
- Q3: 13 menit, 10 besar di grid ditentukan
Format kualifikasi sprint F1 2026
- Q1: 12 menit, peringkat 17-22 tereliminasi
- Q2: 10 menit, peringkat 11-16 tereliminasi
- Q3: 8 menit, 10 besar di grid ditentukan
Perubahan format kualifikasi ini menunjukkan bagaimana Formula 1 terus menyesuaikan regulasinya. Bertambahnya mobil dan tim baru membuat FIA perlu menjaga keseimbangan persaingan antar tim. Dengan sistem baru tersebut, sesi kualifikasi F1 2026 diperkirakan akan lebih ketat.

















