Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Serba-serbi Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Australia 2026

Serba-serbi Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Australia 2026
ilustrasi balapan Formula 1 di Sirkuit Albert Park (pixabay.com/LeeChandler)

Formula 1 2026 akan bergulir pada akhir pekan ini. Tim dan pembalap bersiap menyongsong balapan yang digelar di Sirkuit Albert Park, Australia, pada 6--8 Maret 2026. Mereka akan bersaing di sirkuit sepanjang 5,278 kilometer itu demi meraih hasil terbaik.

Menyambut seri perdana Formula 1 musim ini, tidak ada salahnya menyimak fakta seputar GP Australia. Salah satunya terkait dengan sejumlah aturan baru yang berlaku pada seri perdana di Negeri Kangguru. Apa saja fakta menarik menjelang GP Australia 2026?

1. GP Australia masuk kalender balap Formula 1 untuk pertama kalinya pada 1985

GP Australia secara resmi masuk kalender balap Formula 1 pada 1985. Seri tersebut melangsungkan balapan pertama pada 3 November 1985 di Adelaide Street Circuit. Saat itu, Keke Rosberg merupakan pemenang pertama GP Australia di Adelaide. Balapan di sirkuit tersebut berlangsung selama 11 musim sebelum pindah ke Sirkuit Albert Park pada 1996.

Sirkuit Albert Park telah melangsungkan 28 kali balapan dan absen selama 2 kali pada 2020--2021 karena pandemi COVID 19. GP Australia memiliki kontrak menggelar Formula 1 hingga 2037. Racing News 365 melansir, kesepakatan nilai kontrak promotor balapan dengan ajang balap mencapai 35 juta dolar AS atau setara dengan 591,9 miliar rupiah.

2. Lewis Hamilton menjadi pembalap dengan jumlah pole position terbanyak di Sirkuit Albert Park

Lewis Hamilton memiliki catatan oke saat menjalani sesi kualifikasi di Sirkuit Albert Park. Pembalap asal Inggris itu membukukan 8 kali pole position. Perolehan tersebut menjadikannya sebagai pembalap peraih posisi start terbanyak di Sirkuit Albert Park. Adapun tujuh pembalap yang mampu meraih pole position di Sirkuit Albert Park itu adalah sebagai berikut:

  1. Lewis Hamilton - 8 kali;
  2. Mika Hakkinen - 3 kali;
  3. Michael Schumacher - 3 kali;
  4. Sebastian Vettel - 3 kali;
  5. Jacques Villeneuve - 2 kali;
  6. Jenson Button - 2 kali;
  7. Max Verstappen - 2 kali.

Jika dihitung sejak GP Australia pertama kali digelar di Adelaide Street Circuit, Hamilton tetap menduduki status sebagai peraih pole position terbanyak berjumlah 8 kali. Ia unggul atas Ayrton Senna yang mengantongi 6 pole position. Senna meraih semua pole position di Adelaide Street Circuit.

3. Michael Schumacher masih memegang rekor sebagai pembalap peraih kemenangan terbanyak di Sirkuit Albert Park

Michael Schumacher masih tercatat sebagai peraih kemenangan terbanyak di GP Australia. Pembalap berpaspor Jerman itu mengoleksi empat kemenangan selama kiprahnya di Formula 1. Semua kemenangan Schumacher terjadi pada balapan di Sirkuit Albert Park.

Schumacher membukukan kemenangan di Sirkuit Albert Park pada 2000--2002 dan 2004. Berselang 22 tahun, belum ada pembalap yang mampu menyamai rekor tersebut. Lewis Hamilton sebagai pembalap yang masih aktif di Formula 1 berjarak dua kemenangan dari Schumacher. Deretan pembalap yang meraih kemenangan lebih dari sekali di Sirkuit Albert Park adalah sebagai berikut.

  1. Michael Schumacher - 4 kali;
  2. Jenson Button - 3 kali;
  3. Sebastian Vettel - 3 kali;
  4. David Coulthard - 2 kali;
  5. Kimi Raikkonen - 2 kali;
  6. Lewis Hamilton - 2 kali;
  7. Nico Rosberg - 2 kali.

4. Pirelli membawa paket ban paling lunak untuk pekan balap GP Australia 2026

Penerapan regulasi teknis baru membuat ban mengalami perubahan. Lebar ban depan berkurang 25 mm dan lebar belakang dipangkas sebesar 30 mm. Ini membuat luas tapak kontak dengan aspal menjadi berkurang serta diameter keseluruhan menjadi lebih kecil. Walau begitu, ukuran pelek mobil tetap sama, yaitu 18 inci.

Serangkaian perubahan yang terjadi tak memengaruhi keputusan Pirelli dalam penyediaan paket ban untuk pekan balap GP Australia 2026. Pemasok ban asal Italia itu membawa paket ban paling lunak seperti pada balapan musim sebelumnya. Pirelli akan menyediakan ban C3 (hard), C4 (medium), dan C5 (soft).

Tiap pembalap akan mendapatkan 2 set ban hard, 3 set ban medium, dan 8 set ban soft. Pirelli juga membawa ban intermediate dan wet yang bisa dipakai ketika kondisi trek basah. Pembalap yang lolos kepada Q3 akan mendapatkan satu set tambahan ban soft.

5. Pekan balap GP Australia 2026 akan berlangsung dalam kondisi cerah berawan

Pekan balap GP Australia 2026 diperkirakan berlangsung dalam kondisi cuaca cerah berawan. Sesi latihan pertama (FP1) dan kedua (FP2) pada Jumat (6/3/2026) siang waktu setempat akan berlangsung dalam kondisi cerah dengan suhu udara berkisar pada 15--22 derajat Celsius. Peluang hujan turun juga sangat rendah, yakni 5 persen.

Sesi latihan ketiga (FP3) dan kualifikasi yang berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) siang waktu Australia juga diprediksi dalam kondisi cerah. Suhu udara pada kedua sesi tersebut lebih dingin ketimbang sehari sebelumnya, yaitu 12--19 derajat Celsius. Peluang hujan sama seperti pada Jumat, yaitu 5 persen.

Balapan utama yang dihelat pada Minggu (8/3/2026) siang waktu setempat juga digelar dalam kondisi cerah. Suhu udara berkisar pada 12--24 derajat Celsius. Tak ada kemungkinan hujan turun pada momen tersebut.

Penggemar Formula 1 di Indonesia dapat menyaksikan rangkaian pekan balap GP Australia 2026 pada pagi hingga siang WIB. Momen ini sekaligus untuk mengisi waktu selama menjalankan ibadah puasa. Adapun jadwal lengkap pekan balap GP Australia adalah sebagai berikut:

  • Jumat, 6 Maret 2026

- Sesi latihan pertama (FP1) : 08.30--09.30 WIB

- Sesi latihan kedua (FP2): 12.00--13.00 WIB

  • Sabtu, 7 Maret 2026

- Sesi latihan ketiga (FP3): 08.30--09.30 WIB

- Kualifikasi: 12.00--13.00 WIB

  • Minggu, 8 Maret 2026

- Balapan utama: 11.00 WIB

Pekan balap GP Australia 2026 menandai dimulainya era regulasi teknis baru di Formula 1. Siapa yang bakal menorehkan kemenangan di Sirkuit Albert Park akhir pekan ini? Mari kita tunggu bersama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Perkara Sepak Pojok yang Jadi Buah Bibir di Premier League

07 Mar 2026, 08:01 WIBSport