Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Juara Bertahan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, China Mendominasi!

Daftar Juara Bertahan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, China Mendominasi!
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/Mustafa Fatemi)
Intinya Sih
  • Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 akan digelar di Ningbo, China pada 7–12 April dengan level setara BWF Super 1000 dan diikuti pemain top Asia.
  • China menjadi juara umum edisi sebelumnya dengan dua gelar, sementara Thailand, Malaysia, dan Hong Kong masing-masing meraih satu gelar di sektor berbeda.
  • Para juara bertahan seperti Kunlavut Vitidsarn, Chen Yu Fei, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Liu Sheng Shu/Tan Ning, serta Tang Chun Man/Tse Ying Suet kembali tampil mempertahankan gelar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 akan kembali digelar pada 7–12 April 2026 di Ningbo, China. Turnamen ini menjadi salah satu ajang paling bergengsi di kawasan Asia karena memiliki level setara BWF Super 1000. Sejumlah pemain top dipastikan ambil bagian untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing sektor.

Pada edisi sebelumnya, China yang merupakan tuan rumah berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan dua gelar. Sementara itu, tiga gelar lainnya masing-masing diraih oleh Thailand, Malaysia, dan Hong Kong. Menarik untuk disimak, siapa saja para juara bertahan yang akan kembali tampil dan mencoba mempertahankan gelar mereka di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026?

1. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) juara di sektor tunggal putra

Kunlavut Vitidsarn datang ke Kejuaraan Bulu Tangkis Asia edisi sebelumnya dengan status unggulan ketiga di sektor tunggal putra. Ia berhasil melaju hingga partai final dan berhadapan dengan wakil tuan rumah, Lu Guang Zu, yang tampil tanpa status unggulan. Laga tersebut menjadi sorotan karena mempertemukan pemain muda potensial dengan dukungan publik tuan rumah.

Pada pertandingan final, Kunlavut tampil solid sejak awal dan unggul dengan skor 21-12 di gim pertama. Ia kemudian melanjutkan dominasinya hingga memimpin 11-6 di gim kedua sebelum Lu Guang Zu memutuskan mundur akibat kondisi fisik. Tahun ini, Kunlavut kembali bertanding di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 dengan status sebagai unggulan pertama dan difavoritkan untuk mempertahankan gelarnya.

2. Chen Yu Fei (China) mendominasi sektor tunggal putri

Dominasi tuan rumah terlihat jelas di sektor tunggal putri pada edisi sebelumnya. China menempatkan tiga wakil di babak semifinal dan memastikan satu gelar juara lewat terciptanya final sesama pemain China. Situasi ini semakin menegaskan kekuatan mereka di sektor tunggal putri.

Di partai puncak, Chen Yu Fei yang datang tanpa status unggulan berhasil tampil impresif saat menghadapi Han Yue yang merupakan unggulan kedua. Chen sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan dan menang melalui rubber game dengan skor 11-21, 21-14, dan 21-9 dalam durasi 1 jam 6 menit. Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, Chen kembali tampil dan kini berstatus sebagai unggulan ketiga.

3. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) meraih gelar juara di sektor ganda putra

Aaron Chia/Soh Wooi Yik tampil konsisten di sektor ganda putra pada edisi sebelumnya meski hanya berstatus sebagai unggulan keenam. Mereka berhasil melangkah hingga final dan menghadapi pasangan tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, yang juga datang tanpa status unggulan. Pertemuan ini menjadi duel menarik karena kedua pasangan sama-sama menunjukkan performa solid sepanjang turnamen.

Pada laga final, Aaron/Soh mampu menjaga fokus dan menutup pertandingan dalam dua gim langsung. Mereka menang dengan skor 21-19 dan 21-17 dalam durasi 47 menit untuk memastikan gelar juara. Di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, pasangan Malaysia ini kembali tampil dan kini menempati posisi unggulan ketiga.

4. Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) tak terkalahkan di sektor ganda putri

China kembali menunjukkan kekuatannya di sektor ganda putri pada edisi sebelumnya. Tiga wakil berhasil menembus babak semifinal, meski hanya Liu Sheng Shu/Tan Ning yang mampu melangkah hingga partai final. Pasangan ini datang sebagai unggulan pertama dan konsisten menunjukkan performa stabil sepanjang turnamen.

Di laga puncak, Liu/Tan menghadapi pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, yang merupakan unggulan ketiga. Mereka sukses mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-19 dalam durasi 1 jam 2 menit. Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, Liu/Tan kembali tampil dengan status sebagai unggulan pertama.

5. Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong) juara di sektor ganda campuran

Berbeda dengan sektor lainnya, China justru tidak menempatkan wakilnya di partai final ganda campuran pada edisi sebelumnya. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, yang tampil konsisten sejak awal turnamen. Berstatus sebagai unggulan kelima, mereka berhasil melaju hingga partai puncak.

Di final, Tang/Tse menghadapi pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito, yang merupakan unggulan kedelapan. Mereka harus melalui pertarungan tiga gim sebelum akhirnya menang dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-13 dalam durasi 1 jam 1 menit. Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, Tang/Tse kembali tampil dan tetap menempati unggulan kelima.

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 kembali menghadirkan deretan juara bertahan yang siap bersaing mempertahankan gelar di masing-masing sektor. China masih menjadi salah satu kekuatan utama, meski negara lain juga menunjukkan daya saing yang tidak kalah kuat. Dengan komposisi unggulan yang telah ditentukan, menarik untuk menantikan apakah para juara bertahan mampu kembali mendominasi atau justru muncul nama-nama baru sebagai pemenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More