Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kejurnas Padel 2026 Diikuti 20 Provinsi, Ajang Pemantauan Bakat Baru

3 min read
Kejurnas Padel 2026 Diikuti 20 Provinsi, Ajang Pemantauan Bakat Baru
Kejurnas Padel 2026 digelar di Jakarta, cari bibit baru. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Kejurnas Padel 2026 resmi dibuka di Jakarta Selatan dengan partisipasi 20 provinsi, menjadi ajang nasional untuk memantau bakat atlet oleh PBPI.

  • KONI mengapresiasi perkembangan padel Indonesia, yang didukung banyaknya kompetisi, antusiasme masyarakat, fasilitas olahraga, serta raihan perak dan perunggu ganda putri Asian Games 2026.

  • PBPI memanfaatkan Kejurnas untuk memetakan atlet muda, termasuk pemain berusia 16 tahun, sebagai dasar pembinaan menuju PON 2028 di NTB dan NTT.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel 2026 resmi dibuka pada Jumat (16/10/2026). Diikuti 20 provinsi, ajang ini menjadi salah satu sarana talent scouting atau pemantauan bakat atlet bagi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI).

Kejurnas yang berlangsung di kawasan Jakarta Selatan itu dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, bersama Ketua PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita. Hadir juga perwakilan dari Kemenpora.

  1. 1. Apresiasi dari KONI untuk PBPI

    Suasana Kejurnas Padel 2026 di Jakarta yang digelar untuk mencari bibit atlet padel baru dari berbagai daerah.
    Kejurnas Padel 2026 digelar di Jakarta, cari bibit baru. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Dalam sambutannya, Marciano mengapresiasi PBPI di bawah kepemimpinan Galih yang mampu menyelenggarakan Kejurnas dengan partisipasi luas. Menurut dia, padel menjadi salah satu cabang olahraga yang berkembang pesat di Indonesia.

    Perkembangan tersebut turut terlihat dari pencapaian atlet Indonesia pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Atlet putri Indonesia berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu dari nomor ganda.

    "Prestasi tersebut tentu tidak mungkin tercapai tanpa banyaknya kompetisi yang diselenggarakan di Indonesia. Hampir setiap minggu ada kejuaraan padel di berbagai daerah di seluruh Indonesia," kata Marciano kepada awak media.

    Dia juga menilai antusiasme masyarakat dan dukungan pelaku industri olahraga berperan penting dalam perkembangan padel, termasuk melalui penyediaan berbagai fasilitas pertandingan.

    Marciano berharap prestasi atlet Indonesia dapat terus meningkat, baik di tingkat ASEAN maupun ajang internasional lainnya.

    "Atlet-atlet kita bisa semakin berprestasi dan menunjukkan hasil yang membanggakan bagi bangsa Indonesia," kata dia.

  2. 2. Kejurnas Padel 2026 jadi ajang pencarian atlet baru

    Suasana pertandingan Kejurnas Padel 2026 di Jakarta dalam upaya mencari bibit atlet padel baru tingkat nasional.
    Kejurnas Padel 2026 digelar di Jakarta, cari bibit baru. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Ketua PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, mengatakan, 20 provinsi yang berpartisipasi merupakan hasil seleksi dari babak kualifikasi yang telah berlangsung sejak bulan sebelumnya.

    Dia berharap Kejurnas ini tidak hanya menjadi pesta olahraga nasional, tetapi juga melahirkan atlet-atlet baru yang berpotensi bersaing di level lebih tinggi.

    "Ekspektasi saya, tentu yang pertama adalah menjadikan ajang ini sebagai pesta padel nasional. Kejuaraan ini juga diharapkan bisa menciptakan atlet-atlet baru," kata Galih.

    Menurut dia, Kejurnas menjadi kesempatan bagi PB PI untuk memantau perkembangan atlet, termasuk pemain yang masuk radar tim nasional. Ia menyebut salah satu provinsi bahkan membawa atlet berusia 16 tahun yang telah masuk dalam pantauan mereka.

  3. 3. Persiapan pembinaan menuju PON 2028

    Sejumlah peserta bertanding dalam Kejurnas Padel 2026 di Jakarta yang digelar untuk mencari bibit atlet baru.
    Kejurnas Padel 2026 digelar di Jakarta, cari bibit baru. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Selain mencari bibit atlet baru, Kejurnas Padel 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan jangka panjang. PB PI ingin memanfaatkan kompetisi ini untuk mengidentifikasi potensi atlet muda yang dapat dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Melalui pemantauan langsung di lapangan, perkembangan kemampuan atlet dari berbagai provinsi diharapkan dapat terpetakan dengan lebih baik. Hasilnya bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program pembinaan berikutnya.

    "Jadi, kejuaraan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk memperkuat pembinaan atlet. Banyak potensi yang bisa ditemukan di sini," kata Galih.

    Dengan melibatkan 20 provinsi, Kejurnas Padel 2026 diharapkan memperluas kesempatan bagi atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju pembinaan yang lebih terarah.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More