Perjalanan Dejan/Apriyani di Pontianak International Challenge, Juara!

Polytron Pontianak International Challenge 2026 telah usai digelar pada 25–30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Turnamen yang merupakan bagian dari kalender resmi BWF dengan kategori International Challenge ini menyediakan total hadiah US$20.000. Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu menjadi juara di sektor ganda campuran pada debut mereka sebagai pasangan.
Berbekal pengalaman yang dimiliki, Dejan/Apri mampu melewati setiap pertandingan dan mengalahkan lawan-lawannya hingga partai terakhir. Hasil tersebut membuat mereka sukses meraih gelar pada turnamen ini. Lantas, bagaimana perjalanan Dejan/Apri hingga menjadi juara di Pontianak?
1. Menang cukup mudah atas pasangan Taiwan pada laga perdana
Dejan/Apriyani mengawali perjalanan mereka di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan menghadapi pasangan Taiwan, Lin Ting Yu/Tsai Ruo Lin. Laga perdana tersebut berjalan cukup mudah bagi Dejan/Apri yang langsung tampil dominan sejak gim pertama. Mereka berhasil mengamankan kemenangan dua game langsung dengan skor 21-11 dan 21-5.
Pertandingan tersebut hanya berlangsung selama 22 menit karena Dejan/Apri mampu mengontrol permainan dengan baik. Lawan tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengembangkan permainan, terutama pada game kedua. Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Dejan/Apri untuk melanjutkan langkah ke babak berikutnya.
2. Menang dramatis atas rekan senegara di babak 16 besar
Memasuki babak 16 besar, Dejan/Apriyani harus menghadapi rekan senegara, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana. Pertandingan ini menarik karena Dejan sebelumnya cukup lama berpasangan dengan Bernadine sebelum akhirnya dipasangkan dengan Apriyani. Meski begitu, Dejan/Apri mampu mengatasi laga tersebut dan menang lewat pertarungan tiga game dengan skor 21-16, 16-21, 21-19.
Pertandingan berlangsung sengit selama 1 jam 12 menit dengan kedua pasangan saling mengejar angka. Dejan/Apri sempat kehilangan ggame kedua, tetapi mampu bangkit dan mengamankan kemenangan pada game penentuan. Hasil ini membawa mereka melaju ke babak perempat final Polytron Pontianak International Challenge 2026.
3. Kembali menangi perang saudara di perempat final
Di babak perempat final, Dejan/Apriyani kembali menjalani perang saudara dengan menghadapi pasangan Indonesia lainnya, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Meski baru dipasangkan, Bagas/Indah datang sebagai unggulan keenam. Namun, Dejan/Apri mampu mengatasi perlawanan tersebut dan menang tiga game dengan skor 21-16, 16-21, 21-13.
Pertandingan berlangsung selama 58 menit dengan kedua pasangan sama-sama tampil kompetitif. Dejan/Apri sempat kehilangan game kedua, tetapi mampu kembali mengontrol permainan pada game penentuan. Kemenangan ini mengantarkan mereka ke babak semifinal dengan kepercayaan diri yang semakin baik.
4. Menghentikan pasangan Taiwan di semifinal
Memasuki semifinal, Dejan/Apriyani kembali menghadapi pasangan Taiwan, Bo Yuan Chen/Yan Fei Chen. Pertandingan berlangsung cukup ketat setelah Dejan/Apri harus kehilangan game pertama dengan skor 11-21. Namun, mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan pada dua game berikutnya dengan kemenangan 21-10, 21-10.
Laga semifinal tersebut berlangsung selama 52 menit dengan Dejan/Apri tampil lebih konsisten setelah interval game pertama. Mereka berhasil menjaga momentum hingga menutup pertandingan dengan kemenangan tiga game. Hasil ini membawa Dejan/Apri melaju ke final dan semakin dekat dengan gelar juara.
5. Kembali menantang pasangan Taiwan pada laga puncak
Memasuki laga puncak, Dejan/Apriyani kembali berhadapan dengan pasangan Taiwan, Sheng Ming Lin/Liang Ching Sun. Pertandingan berlangsung ketat sejak game pertama hingga Dejan/Apri harus kehilangan game pembuka dengan skor 19-21. Mereka kemudian bangkit dan merebut game kedua melalui persaingan sengit dengan skor 27-25.
Pada game penentuan, kedua pasangan kembali saling mengejar angka hingga pertandingan berjalan semakin ketat. Dejan/Apri akhirnya mampu mengamankan game ketiga dengan skor 21-19 setelah berjuang selama 1 jam 11 menit. Kemenangan ini memastikan Dejan/Apriyani menjadi juara sekaligus menutup perjalanan debut mereka sebagai pasangan dengan gelar.
Perjalanan Dejan/Apriyani di Pontianak International Challenge 2026 pun berakhir manis. Melewati dua perang saudara dan menghadapi tiga pasangan Taiwan, mereka berhasil meraih gelar juara. Hasil ini menjadi awal yang positif bagi pasangan baru tersebut.



















