5 Tim Voli Putri dengan Performa Terbaik di AVC Continental 2026

- Thailand menjuarai AVC Continental 2026 usai mengalahkan tuan rumah China 3-2 di final, sekaligus mempertahankan gelar dan mengamankan tiket Kejuaraan Dunia 2027 serta Olimpiade 2028.
- China finis sebagai runner-up setelah perjalanan menuju final tanpa kehilangan set, sementara Jepang merebut peringkat ketiga dengan mengalahkan Iran dalam laga empat set.
- Indonesia menempati peringkat kelima dari 12 tim setelah mencapai perempat final; mereka meraih dua kemenangan fase grup sebelum kalah empat set dari Iran.
AVC Continental 2026 untuk sektor putri telah berakhir setelah mempertemukan sejumlah tim terbaik di Asia. Selama turnamen berlangsung, tiap tim berusaha menunjukkan permainan terbaiknya demi meraih hasil maksimal dan mengamankan posisi setinggi mungkin. Apalagi, turnamen ini menjadi kualifikasi kawasan Asia untuk tampil di Kejuaraan Dunia 2027 dan Olimpiade 2028. Sebagai gambaran, berikut lima tim voli putri dengan performa terbaik di AVC Continental 2026.
1. Indonesia finis di peringkat kelima
Indonesia secara mengejutkan tampil mengesankan di AVC Continental 2026 meskipun tidak diunggulkan. Tim yang dinakhodai Marcos Sugiyama itu sukses menempati posisi 5 dari 12 tim. Posisi tersebut diraih setelah mereka menembus perempat final. Sebelumnya, pada fase grup, Indonesia finis sebagai runner-up setelah meraih 2 kemenangan 3 set langsung atas Kazakhstan dan Australia serta 1 kekalahan 3 set langsung dari Thailand. Hasil itu membawa mereka ke perempat final untuk menghadapi Iran. Sayangnya, dalam duel melawan Iran, Indonesia harus kalah empat set sehingga gagal melaju ke semifinal.
2. Iran berakhir di peringkat keempat
Iran termasuk salah satu tin voli putri dengan penampilan terbaik di AVC Continental 2026. Shabnam Alikhani dan kawan-kawan menyudahi kejuaraan dengan berada di peringkat 4 dari 12 tim. Mereka mendapatkan posisi itu setelah mencapai semifinal. Pada empat besar, mereka kalah telak dari China yang memang lebih diunggulkan dengan tiga set langsung. Kekalahan itu membuat mereka harus berduel dengan Jepang di perebutan peringkat tiga. Sayangnya, dalam laga itu mereka kembali menelan kekalahan tiga set langsung sehingga dipastikan finis di peringkat empat.
3. Jepang menduduki peringkat tiga
Salah satu tim unggulan, Jepang, juga menyuguhkan penampilan yang impresif di AVC Continental 2026. Mereka berakhir di peringkat tiga setelah terjegal pada semifinal. Langkah Jepang secara mengejutkan dihentikan Thailand yang secara peringkat jauh lebih rendah. Mereka dipermalukan dalam pertandingan empat set. Hasil itu menyeret Jepang ke laga perebutan peringkat tiga melawan Iran. Mereka memenangankan laga tersebut dalam empat set yang membuat mereka dipastikan finis sebagai peringkat tiga.
4. China berada di peringkat kedua
China, tim tuan rumah, turut memanaskan persaingan di AVC Continental 2026. Mereka sukses menembus final meskipun harus berakhir sebagai runner-up atau peringkat kedua. Perjalanan China menuju final terbilang mulus. Mereka bahkan tidak kehilangan satu set sekali pun. Sayangnya, performa itu gagal mereka pertahankan pada momen penting, yakni partai final. Mereka justru kalah dalam pertandingan dramatis kontra Thailand yang berakhir hingga lima set. Kekalahan itu mengubur asa China untuk menangkat trofi di hadapan publik mereka.
5. Thailand keluar sebagai juara
Thailand menjadi tim voli putri dengan penampilan terbaik di AVC Continental 2026. Meskipun bukan tim yang diunggulkan di urutan pertama, mereka tetap mampu membawa pulang gelar juara. Kepastian itu didapat setelah memenangkan duel final kontra China yang didukung ribuan pendukung lawan di arena. Thailand tetap tampil maksimal dan mampu menuntaskan laga lima set dengan skor 25-20, 11-25, 23-25, 25-18, dan 15-10. Kemenangan itu memastikan Thailand mempertahankan gelar juara serta lolos ke Kejuaraan Dunia 2027 dan Olimpiade 2028.
Berakhirnya AVC Continental 2026 memberikan gambaran mengenai persaingan voli putri di level Asia. Hasil yang diraih masing-masing tim juga menjadi catatan penting, terutama bagi mereka yang mampu mempertahankan performa apik sepanjang turnamen. Lima tim di atas berhasil menunjukkan penampilan konsisten berdasarkan hasil yang mereka raih. Pencapaian tersebut tentu menjadi modal positif bagi mereka untuk menghadapi berbagai kompetisi berikutnya, terutama Asian Games 2026 yang akan dihelat dalam waktu dekat.


















