Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Serba-serbi Jelang Pekan Balap Formula 1 GP China 2026

Serba-serbi Jelang Pekan Balap Formula 1 GP China 2026
suasana saat balapan sprint GP China 2024 (commons.wikimedia.org/Liauzh)
Intinya Sih
  • GP China 2026 digelar di Shanghai International Circuit pada 13–15 Maret sebagai seri kedua Formula 1 dan bagian dari double-header bersama GP Australia.
  • Lewis Hamilton memegang rekor enam kemenangan di GP China, sementara Max Verstappen dan Hamilton juga pernah menjuarai balapan sprint dalam dua edisi terakhir.
  • Pirelli membawa paket ban C2, C3, dan C4 seperti musim lalu, dengan cuaca cerah berawan diprediksi mendominasi seluruh rangkaian balapan akhir pekan ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Formula 1 2026 memasuki seri kedua pada akhir pekan ini. Shanghai International Circuit menjadi tuan rumah pekan balap GP China yang digelar pada 13--15 Maret 2026. Seri tersebut termasuk double-header pertama bersama GP Australia.

Sejumlah catatan penting seputar GP China tak boleh sampai terlewat menyambut pekan balap di sana. Salah satunya adalah pembalap dengan rekor kemenangan terbanyak di Negeri Tirai Bambu. Apa saja fakta menarik menyongsong pekan balap GP China kali ini?

1. Shanghai International Circuit telah melangsungkan balapan Formula 1 sejak 2004

Shanghai International Circuit pertama kali menggelar balapan Formula 1 pada 2004. Rubens Barrichello adalah pembalap pertama yang berhasil naik podium tertinggi di sana. Ia finis sebagai pemenang dengan keunggulan 1,035 detik atas Jenson Button.

GP China sempat vakum pada 2020--2023 karena pandemik COVID-19. Kemudian, seri balap itu kembali masuk kalender balap pada 2024. Itu bersamaan dengan pertama kalinya GP China melangsungkan balapan sprint.

Racing News 365 melansir, GP China memiliki kontrak penyelenggaraan balapan Formula 1 hingga 2030. Estimasi biaya yang dikeluarkan sebagai tuan rumah balapan sebesar 50 juta dolar AS atau sekitar 845,4 miliar rupiah per tahun. Pembaruan kontrak tersebut terjadi pada akhir 2024. Sebelumnya, GP China mengantongi kontrak hingga 2025 berdasarkan kesepakatan yang diteken pada 2021.

2. Max Verstappen dan Lewis Hamilton pernah meraih kemenangan pada balapan sprint GP China

GP China menyandang status sebagai tuan rumah balapan sprint pada 2024. Sejak itu, ada dua pembalap yang pernah memenangi sesi balapan tersebut dalam dua edisi terakhir. Mereka adalah Max Verstappen dan Lewis Hamilton.

Verstappen finis terdepan pada 2024. Pembalap Red Bull itu memulai balapan dari posisi keempat. Verstappen langsung naik ke posisi ketiga pada lap pertama. Pada lap ketujuh, ia berhasil menyalip Fernando Alonso untuk berada di posisi kedua.

Puncaknya, Verstappen mengambil alih posisi pertama dari Hamilton di tikungan 14 pada lap kesembilan. Pembalap asal Belanda itu berhasil mempertahankan kedudukan hingga akhir balapan. Verstappen finis di depan Hamilton dengan keunggulan 13,043 detik.

Semusim kemudian, Hamilton menunjukkan performa terbaiknya pada sesi balap yang sama. Pembalap berkebangsaan Inggris itu langsung memimpin balapan setelah menempati posisi start terdepan. Posisi Hamilton tak tergoyahkan hingga bendera finis berkibar. Ia mengungguli Oscar Piastri dengan jarak 6,889 detik. Hasil tersebut merupakan kemenangan sprint pertama Hamilton bersama Ferrari.

3. Ada 11 pembalap yang pernah meraih kemenangan pada balapan utama GP China

Sejak pertama kali masuk kalender Formula 1 pada 2004, Shanghai International Circuit telah melangsungkan 18 kali balapan utama GP China. Ada sebelas pembalap berhasil menorehkan kemenangan di sirkuit sepanjang 5,451 kilometer tersebut.

Lewis Hamilton masih memegang status sebagai pembalap peraih kemenangan terbanyak di GP China. Pembalap bernomor mobil 44 itu mengantongi 6 enam kemenangan. Sebanyak 2 kemenangan terjadi saat memperkuat McLaren pada 2008 dan 2011 serta 4 kemenangan diraih bersama Mercedes pada 2014, 2015, 2017, dan 2019. Deretan pembalap yang pernah finis terdepan di GP China dapat dilihat pada daftar berikut.

  1. Lewis Hamilton - 6 kemenangan;
  2. Fernando Alonso - 2 kemenangan;
  3. Nico Rosberg - 2 kemenangan;
  4. Rubens Barrichello - 1 kemenangan;
  5. Michael Schumacher - 1 kemenangan;
  6. Kimi Raikkonen - 1 kemenangan;
  7. Sebastian Vettel - 1 kemenangan;
  8. Jenson Button - 1 kemenangan;
  9. Daniel Ricciardo - 1 kemenangan;
  10. Max Verstappen - 1 kemenangan;
  11. Oscar Piastri - 1 kemenangan.

4. Pirelli membawa paket ban yang sama seperti musim lalu untuk GP China 2026

Pirelli membawa paket yang lebih keras di GP China 2026 ketimbang saat pekan balap GP Australia. Pabrikan asal Italia itu menyediakan ban tipe C2 (hard), C3 (medium), dan C4 (soft). Paket ban tersebut sama seperti yang diterapkan pada GP China tahun lalu.

Alokasi ban untuk pekan balap Sprint lebih sedikit ketimbang saat pekan balap tradisional. Pembalap hanya memperoleh 12 set ban yang terdiri dari 2 set ban hard, 4 set ban medium, dan 6 set ban soft. Pirelli juga menyediakan 6 set ban intermediate dan 3 set ban wet sebagai antisipasi jika sesi berlangsung dalam kondisi hujan.

"Shanghai International mengalami pengaspalan ulang pada Agustus 2024. Aspal baru secara signifikan meningkatkan daya cengkeram sehingga mengurangi waktu putaran. Namun, permukaan yang lebih mulus menciptakan graining pada 2025, terutama pada as roda depan. Hal tersebut menjadi faktor penghambat, khususnya selama balapan sprint. Namun, intensitas fenomena tersebut berkurang pada balapan utama berkat level evolusi trek," bunyi pernyataan resmi Pirelli dilansir Formula 1.

5. Pekan balap GP China 2026 akan berlangsung dalam kondisi cerah berawan

Pekan balap GP China 2026 akan berlangsung dalam kondisi cerah berawan. Sesi latihan bebas pertama (FP1) dan kualifikasi sprint pada Jumat (13/3/2026) bakal digelar dalam keadaan cerah. Suhu udara berkisar pada 3--15 derajat Celsius.

Cuaca yang sama diprediksi akan terjadi saat balapan sprint dan kualifikasi balapan utama pada Sabtu (14/3/2026). Tidak ada peluang hujan akan mengguyur sirkuit. Suhu udara lebih hangat ketimbang hari sebelumnya dengan berkisar pada 4--17 derajat Celsius.

Balapan utama pada Minggu (15/3/2026) juga diperkirakan dihelat dalam kondisi cerah. Suhu udara berada pada kisaran 7--19 derajat Celsius. Suhu trek dapat meningkat hingga mencapai 33,2 derajat Celsius.

Rangkaian seri balap GP China 2026 bakal diselenggarakan pada pagi hingga siang WIB. Jadwal ini terbilang ramah bagi penggemar motorsport di Indonesia karena selisih waktu yang tidak terlalu jauh dengan zona waktu China. Susunan jadwal pekan balap GP China 2026 dapat dilihat dalam daftar berikut:

  • Jumat, 13 Maret 2026

- Sesi latihan pertama (FP1): 10.30--11.30 WIB;

- Kualifikasi sprint: 14.30--15.14 WIB;

  • Sabtu, 14 Maret 2026

- Balapan sprint: 10.00--11.00 WIB;

- Kualifikasi balapan utama: 14.00--15.00 WIB;

  • Minggu, 15 Maret 2026

- Balapan utama: 14.00 WIB.

Saat ini, George Russell memimpin klasemen dengan perolehan 25 poin setelah memenangi GP Australia. Akankah Russell mampu mempertahankan kedudukannya di klasemen pembalap saat GP China? Menarik untuk ditunggu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More