Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pesepak Bola Dunia yang Dilarang Bermain Karena Kasus Rasis Kontroversial

5 Pesepak Bola Dunia yang Dilarang Bermain Karena Kasus Rasis Kontroversial
si.com

Rasisme telah menjadi masalah dalam sepak bola selama bertahun-tahun, dan terlepas dari upaya berbagai badan sepak bola seperti FIFA atau FA untuk 'menendang keluar' hal itu, rasisme tetap menjadi masalah terdepan di dunia sepak bola.

Apabila diejek oleh fans yang tidak tahu diri, mungkin itu hal yang wajar dan bisa dimaafkan. Akan tetapi, apabila yang melakukan hal itu merupakan pemain sepak bola lain, tentu saja sudah diluar batas wajar.

Kasus rasisme yang terjadi didalam lapangan bukanlah sesuatu yang biasa, sebab bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih buruk. Untungnya, sampai saat ini, sudah mulai jarang kasus rasisme terlihat atau tertangkap didalam lapangan. Meskipun begitu, 5 pemain berikut pernah kena 'banned' karena tindakan rasis mereka yang benar-benar memalukan.

1. John Terry

squawka.com
squawka.com

Kasus rasisme yang melanda legenda Chelsea, John Terry merupakan salah satu kasus paling aneh karena mantan bek timnas Inggris tersebut benar-benar bersih dari semua tuduhan rasisme di pengadilan, namun penyelidikan lanjutan yang dilakukan FA menemukan jika ia bersalah. Alhasil, Terry pun langsung diganjar larangan bermain selama 4 pertandingan. 

Insiden tersebut terjadi ketika Terry yang kala itu masih berseragam Chelsea, bermain melawan QPR pada November 2011. Terry diduga telah menghina pemain belakang QPR Anton Ferdinand, dengan kata-kata kasar mengandung rasisme. Selain larangan bertanding, kasus rasisme ini juga harus membuat Terry membayar denda sebesar £ 220.000 atau sekitar Rp 4 miliar.

2. Emre Belozoglu

haber.bursadanerede.com
haber.bursadanerede.com

Mungkin tidak ada pesepakbola lain yang dituduh melakukan rasisme sama seperti Emre Belozoglu dari Turki. Kontroversi dimulai ketika ia bermain untuk Newcastle United pada tahun 2006. Ketika setelah pertandingan melawan Everton, ia didakwa oleh FA karena melakukan hinaan rasis terhadap pemain kulit hitam Everton kala itu, Joseph Yobo, Tim Howard dan Joleon Lescott. 

Penyelidikan menemukan ia bersih, tetapi setahun kemudian dia dituduh menggunakan penghinaan yang sama kepada El-Hadji Diouf dan Alhassan Banga. Sekali lagi, tuduhan itu tidak dapat dibuktikan, dan Emre pun dibebaskan dari segala tuduhan. Namun, ketika ia kembali ke Turki pada tahun 2012 untuk bermain dengan Fenerbahce ia tersandung masalah yang sama.

Dan kini, ia dinyatakan bersalah dan diberi hukuman larangan dua pertandingan setelah terbukti melakukan tindakan rasisme terhadap pemain Trabzonspor, Didier Zokora. 

3. Luis Suarez

goal.com
goal.com

Striker asal Uruguay, Luis Suarez sudah tidak asing dengan yang namanya kontroversi ketika ia tiba di Liverpool, sebab ia pernah terlibat dalam insiden buruk saat masih berseragam Ajax setelah ketahuan menggigit pemain lawan. Akan tetapi, insiden itu masih tidak ada apa-apanya ketimbang insiden yang menimpanya pada musim 2011/12, setelah ia terbukti melakukan tindakan rasis terhadap pemain Manchester United, Patrice Evra.

Ketika pertandingan North West Derby yang mempertemukan MU dan Liverpool, Suarez ketahuan menggunakan kata 'negro' untuk menyebut Evra di beberapa kesempatan. Meski ia sempat mengajukan banding, FA langsung menolaknya dan memberi hukuman larangan bermain selama 8 pertandingan dan denda sebesar £ 40,000. 

4. Aleksandar Tonev

fourfourtwo.com
fourfourtwo.com

Pemain sayap asal Bulgaria, Aleksandar Tonev mungkin bukan nama yang dikenal di dunia sepak bola, meskipun ia membuat 23 penampilan untuk negaranya sejak memulai debutnya pada tahun 2011. Akan tetapi, ia bisa dibilang terkenal karena hukuman dilarang bertanding untuk periode yang panjang pada tahun 2014 oleh FA Skotlandia setelah ketahuan menggunakan kata-kata kasar bersifat rasis.

Insiden itu bermula ketika ia melakukan debutnya bersama Celtic (setelah dipinjamkan oleh Aston Villa) melawan Aberdeen pada September 2014. Selama pertandingan berlangsung, bek Aberdeen, Shay Logan menuduh Tonev melakukan pelecehan rasis terhadapnya. Setelah melakukan berbagai penyelidikan, Tonev pun dinyatakan bersalah dan dilarang bermain selama 7 pertandingan. 

5. Edwin Cardona

beinsports.com
beinsports.com

Pemain timnas Kolombia, Edwin Cardona mungkin tidak menggunakan kata-kata rasis terhadap lawannya. Akan tetapi, gerakan ofensif yang ia lakukan terhadap kapten Korea Selatan, Sung-Yueng Ki pada November 2017, membuat ia harus dihukum FIFA dengan larangan bermain selama 5 pertandingan internasional.

Insiden tersebut terjadi ketika rekan setimnya, James Rodriguez terlibat perkelahian ringan dengan pemain Korea Selatan, Sung-Yueng Ki dan Jin-Su Kim. Ketika wasit berusaha menenangkan masalah, Cardone tertangkap kamera sedang melakukan gestur 'mata sipit' kepada pemain Korea Selatan.

Alhasil, FIFA pun marah dan langsung menjatuhi hukuman terhadap Cardona karena dianggap melakukan tindakan diskriminatif terhadap lawan. 

Demikian tadi info mengenai pemain-pemain sepak bola yang pernah dilarang bermain karena kasus rasisme yang kontroversial. Tindakan-tindakan memalukan yang dilakukan beberapa pemain diatas sangat tidak patut dicontoh, baik diluar lapangan maupun didalam lapangan. Semoga saja, tidak ada pemain asal Indonesia yang mendapat kasus semacam itu. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Related Articles

See More

Arema Sukses Hentikan Catatan Kemenangan Persib di GBLA

24 Apr 2026, 21:12 WIBSport