Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Pelatih Chelsea yang Capai 100 Pertandingan selain Thomas Tuchel

8 Pelatih Chelsea yang Capai 100 Pertandingan selain Thomas Tuchel
Thomas Tuchel (twitter.com/ChelseaFC)

Chelsea resmi memecat Thomas Tuchel pada Rabu (7/8/2022). Keputusan ini diambil setelah mereka dikalahkan oleh Dinamo Zagreb dengan skor 0-1 dalam pertandingan pertama Liga Champions 2022/2023.

Meski berakhir menyedihkan, tetapi pertandingan semalam membuat Tuchel mencapai 100 pertandingan bersama Chelsea. Secara keseluruhan, sosok asal Jerman ini mencatatkan 63 kemenangan, 19 seri, dan 18 kekalahan (termasuk dalam pertandingan yang berakhir dengan adu penalti).

Ada delapan sosok lain yang berhasil mencatatkan statistik serupa sepanjang sejarah The Blues. Siapa saja mereka?

1. Antonio Conte (106 pertandingan)

Antonio Conte (twitter.com/ChelseaFC)
Antonio Conte (twitter.com/ChelseaFC)

Di atas Tuchel, ada Antonio Conte yang mencatatkan 106 pertandingan. Ini ia buat sejak awal musim 2016/2017 hingga akhir musim 2017/2018. Selama itu, Conte meraih 70 kemenangan, 15 seri, dan mengalami 21 kekalahan.

Sementara itu, dari sisi trofi, pelatih asal Italia ini mampu mempersembahkan satu gelar Premier League (2016/2017) dan satu Piala FA (2017/2018). Kini, seperti diketahui, Conte melatih tim asal London lain, Tottenham Hotspur.

2. Carlo Ancelotti (109 pertandingan)

Carlo Ancelotti (twitter.com/premierleague)
Carlo Ancelotti (twitter.com/premierleague)

Di daftar selanjutnya, ada pelatih yang saat ini menukangi Real Madrid, Carlo Ancelotti. Seperti halnya Conte, sosok yang juga berasal dari Italia ini memimpin Chelsea selama dua musim, yaitu sejak awal musim 2009/2010 hingga akhir musim 2010/2011.

Bedanya, Don Carlo mencatatkan tiga pertandingan lebih banyak (109) dengan rincian 68 kemenangan, 17 seri, dan menelan 24 kekalahan. Ancelotti juga berhasil menyumbang satu gelar Premier League dan Piala FA tetapi dengan tambahan trofi Community Shield.

3. Gianluca Vialli (133 pertandingan)

Gianluca Vialli (twitter.com/ChelseaFC)
Gianluca Vialli (twitter.com/ChelseaFC)

Gianluca Vialli menjadi allenatore lain yang pernah menukangi Chelsea. Ia menjabat posisi ini sejak Februari 1998 menggantikan Ruud Gullit. Kala itu, Vialli merangkap sebagai pemain dan pelatih.

Pada awal musim berikutnya, dirinya pensiun dan melatih Chelsea secara penuh. Vialli menduduki kursi ini hingga September 2000. Selama itu, ia mencatatkan 133 pertandingan dengan hasil 70 kemenangan, 38 seri, dan 25 kekalahan.

Pria yang kini bekerja di Tim Nasional Italia ini membawa Chelsea meraih Piala Winners, Piala Super Eropa, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield.

4. Glenn Hoddle (138 pertandingan)

Glenn Hoddle (twitter.com/ChelseaFC)
Glenn Hoddle (twitter.com/ChelseaFC)

Mantan pelatih legendaris Inggris ini menukangi Chelsea selama tiga musim, yaitu 1993—1996. Hoddle mencatatkan 138 pertandingan dengan hasil 44 kemenangan, 46 seri, dan 48 kekalahan.

Tidak ada satu pun trofi yang berhasil ia persembahkan. Prestasi terbaiknya adalah membawa Chelsea berakhir di peringkat 11, melaju ke final Piala FA pada musim 1993/1994 (kalah dari Manchester United), dan semifinal Piala Winners pada 1994/1996 (disingkirkan oleh Real Zaragoza).

5. Jose Mourinho (184 pertandingan & 136 pertandingan)

Jose Mourinho (twitter.com/premierleague)
Jose Mourinho (twitter.com/premierleague)

Jose Mourinho berkesempatan melatih Chelsea sebanyak dua kali. Periode pertama terjadi pada 2004—2007 dengan total 184 pertandingan. Di masa jabatan pertamanya ini, Mourinho mempersembahkan dua gelar kasta tertinggi Liga Inggris yaitu Premier League, satu Piala FA, dua Piala Liga Inggris, dan satu Community Shield.

Pada awal musim 2013/2014, pelatih asal Portugal ini kembali dipercaya menukangi The Blues. Di periode keduanya yang berlangsung hingga Desember 2015, Mourinho memimpin dalam 136 pertandingan. Hasilnya, ia kembali menyumbang satu trofi Premier League dan satu Piala Liga Inggris.

6. Claudio Ranieri (199 pertandingan)

Claudio Ranieri (twitter.com/premierleague)
Claudio Ranieri (twitter.com/premierleague)

Claudio Ranieri jadi pelatih asal Italia terakhir yang berada di dalam daftar ini. Pria yang dijuluki The Tinkerman ini mengoleksi 199 pertandingan yang dicatatkan pada September 2000—Juni 2004. Ia meraih 107 kemenangan, 46 seri, dan 46 kekalahan.

Seperti halnya Hoddle, tidak ada gelar yang berhasil didapat oleh Ranieri. Ia sempat membawa mereka ke semifinal Liga Champions 2003/2004, tetapi dikalahkan oleh AS Monaco. Di Liga Inggris, peringkat terbaiknya adalah posisi kedua pada musim yang sama.

7. Tommy Docherty (209 pertandingan)

Tommy Docherty (twitter.com/ChelseaFC)
Tommy Docherty (twitter.com/ChelseaFC)

Tom Docherty menjadi pelatih Chelsea pertama yang mampu mencapai 100 pertandingan. Tepatnya, ia memimpin The Blues dalam 209 pertandingan sejak Oktober 1961 hingga Oktober 1967.

Selama itu, pria asal Skotlandia yang meninggal pada 31 Desember 2020 lalu ini mencatatkan 100 kemenangan, 49 seri, dan 60 kekalahan. Ia mempersembahkan satu gelar Piala Liga Inggris (1964/1965).

Terlepas dari minimnya pencapaiannya di dalam lapangan, Docherty dianggap sebagai salah satu legenda Chelsea. Salah satu alasannya, dialah orang yang memperkenalkan kostum warna biru bagi Chelsea yang bertahan hingga kini.

8. Dave Sexton (340 pertandingan)

Dave Sexton (chelseafc.com)
Dave Sexton (chelseafc.com)

Nama terakhir ini juga sekaligus menjadi pelatih terlama yang pernah menukangi Chelsea. Dave Sexton memimpin The Blues sejak Oktober 1967 hingga Oktober 1974. Hasilnya, ada 340 pertandingan yang ia catatkan dengan hasil 147 kemenangan, 101 seri, dan 92 kekalahan.

Sexton mempersembahkan gelar kompetisi Eropa pertama dalam sejarah Chelsea ketika meraih Piala Winners pada musim 1970/1971 dengan mengalahkan Real Madrid. Semusim sebelumnya, ia menyumbang gelar Piala FA dengan mengalahkan Leeds United.

Pria asli Inggris yang lahir pada 6 April 1930 ini meninggal pada 25 November 2012. Ia bukan hanya dianggap legenda Chelsea, tetapi juga sepak bola Inggris secara keseluruhan karena pengaruhnya pada saat itu.

Meski telah berganti kepemilikan ke tangan Todd Boehly, keputusan pemecatan Tuchel di atas tampaknya membuat Chelsea meneruskan kebiasaan mereka yang mudah mengganti pelatih seperti era Roman Abramovich.

 

Dengan catatan yang mereka buat, nama-nama di atas pun menjadi orang yang mampu bertahan cukup lama di klub yang terbilang tidak banyak memberi waktu bagi seorang pelatih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Gifar Ramzani
EditorGifar Ramzani
Follow Us

Latest in Sport

See More

6 Kemenangan Selisih 3 Gol Inter Milan atas AS Roma pada Era 3 Poin

06 Apr 2026, 19:14 WIBSport