Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Barcelona Protes UEFA Usai Kontroversi Handball vs Atletico

Barcelona Protes UEFA Usai Kontroversi Handball vs Atletico
potret Camp Nou, markas FC Barcelona (unsplash.com/timroosjen)
Intinya Sih
  • Barcelona resmi melayangkan protes ke UEFA usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid, menyoroti keputusan wasit dan VAR terkait insiden handball yang dianggap krusial di Liga Champions 2026.
  • Klub meminta investigasi penuh serta akses komunikasi antara wasit dan VAR, menuntut transparansi dan evaluasi standar kepemimpinan pertandingan di kompetisi Eropa tertinggi tersebut.
  • Pelatih Hansi Flick mengkritik keras keputusan wasit dan VAR, menyebut insiden itu seharusnya berujung penalti serta kartu bagi pemain lawan karena dinilai tidak adil bagi Barcelona.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Barcelona resmi mengajukan protes kepada UEFA usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam laga Liga Champions 2025/26 di Camp Nou, Rabu (9/4/2026) dini hari WIB.

Laga Barcelona vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/26 ini menjadi sorotan luas. Kontroversi handball yang tidak berujung penalti memicu protes keras dari Blaugrana.

Klub menilai keputusan wasit dan VAR berdampak langsung pada hasil pertandingan.

Kekalahan ini juga memengaruhi posisi Barcelona dalam persaingan Liga Champions, sekaligus memicu perdebatan soal kualitas kepemimpinan wasit di kompetisi elite Eropa.

1. Kontroversi handball Barcelona vs Atletico di Liga Champions

Insiden kunci terjadi pada menit ke-54 dalam laga Barcelona vs Atletico Madrid. Pemain Atletico, Marc Pubill, diduga melakukan handball di dalam kotak penalti.

Barcelona menilai bola dalam kondisi aktif dan layak menghasilkan penalti. Namun, wasit tidak memberikan pelanggaran. VAR pun tidak melakukan intervensi dalam momen krusial tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Barcelona menyebut keputusan itu sebagai kesalahan besar yang memengaruhi jalannya laga Barcelona vs Atletico Madrid di Liga Champions 2026.

2. Protes Barcelona ke UEFA dan tuntutan investigasi

Merespons kontroversi tersebut, Barcelona secara resmi meminta UEFA membuka investigasi. Fokusnya adalah kepemimpinan wasit serta keputusan VAR dalam pertandingan Barcelona vs Atletico Madrid.

Barcelona juga meminta akses penuh terhadap rekaman komunikasi antara wasit dan VAR. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes serius atas dugaan kesalahan yang merugikan klub di kompetisi Liga Champions.

Selain itu, Barcelona mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar kepemimpinan pertandingan di level tertinggi sepak bola Eropa.

3. Hansi Flick kritik keputusan wasit dan VAR

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, turut melontarkan kritik keras. Ia menilai keputusan dalam laga Barcelona vs Atletico Madrid tersebut tidak adil.

"Saya merasa kurang adil, saya tidak percaya itu bukan kartu merah." ujar Flick dilansir Barca Blaugranes.

Flick menegaskan, insiden tersebut seharusnya berujung penalti dan kartu tambahan bagi pemain lawan. Ia juga mempertanyakan peran VAR yang tidak melakukan peninjauan dalam situasi sepenting itu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More