Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bencana Piala Dunia 2026 Buat Iran, Kasus Visa Hingga Kontroversi VAR

Bencana Piala Dunia 2026 Buat Iran, Kasus Visa Hingga Kontroversi VAR
Penyerang Timnas Iran, Mehdi Taremi (09), menyapa merasakan ketegangan di Piala Dunia 2026. (Foto: Karim JAAFAR/AFP)
Intinya Sih
  • Iran alami nasib buruk di Piala Dunia 2026 setelah gol Shoja Khalilzadeh dianulir VAR karena offside, meski tayangan ulang menunjukkan situasi yang masih diperdebatkan.
  • Mehdi Taremi menuding FIFA kehilangan kendali dan gagal menjamin kenyamanan tim Iran akibat masalah visa yang membuat beberapa personel penting tak bisa masuk ke Amerika Serikat.
  • Pelatih Amir Ghalenoei memuji perjuangan pemain Iran yang tetap tampil gagah di tengah keterbatasan dan tekanan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nasib Iran di Piala Dunia 2026 begitu memilukan. Sempat dibuat susah dengan kasus visa, Iran malah menjadi korban dari adanya kontroversi video assistant referee (VAR) dalam duel kontra Mesir dalam penyisihan Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu pagi WIB (27/6/2026).

Saat berhadapan dengan Mesir, Iran sebenarnya nyaris menang. Mereka sempat mencetak gol ke gawang Mesir di masa kritis pertandingan lewat tendangan Shoja Khalilzadeh.

Namun, wasit asal Polandia, Szymon Marciniak, menerima instruksi dari ruang VAR jika gol Khalilzadeh tidak sah karena sudah terjebak offside sebelum mencetak gol. Hingga akhirnya, Marciniak menganulir gol tersebut.

1. Keputusan yang mengundang kontroversi

Keputusan tersebut mengundang kontroversi. Sebab, dari tayangan ulang ada satu pemain Mesir yang tertinggal dan berdiri di belakang kiper Mostafa Shobeir. Insiden ini membuat publik mempertanyakan aturan offside yang berlaku dari IFAB dalam berbagai lini, terutama di media sosial.

Striker Iran, Mehdi Taremi, juga dibuat kesal. Bahkan, dia merasa FIFA sudah terlibat dalam upaya sistematis untuk mendepak Iran dari Piala Dunia 2026.

"Bencana Piala Dunia. Ini benar-benar bencana. Maksud saya, FIFA, harus menyelesaikan segala masalah. Sayangnya, mereka tak bisa menyelesaikan itu sejak awal. Gianni Infantino datang ke ruang ganti kami usai laga pertama melawan Selandia Baru dan bilang, 'Ini baru awalan', tapi fase grup sudah selesai keesokan harinya," kata Taremi, dilansir Sports Illustrated.

2. FIFA dianggap kehilangan kontrol atas Piala Dunia 2026

Taremi menyatakan sejak awal, FIFA sudah kehilangan tajinya dalam bernegosiasi dengan tuan rumah, Amerika Serikat. Mereka gagal memberikan kepastian Iran bisa bermain dengan nyaman dan aman, karena sejumlah personel gagal masuk ke wilayah AS akibat tak mendapatkan visa.

Apalagi, mereka yang tak dapat visa merupakan personel dengan peran krusial, seperti logistik, administrasi, hingga komunikasi.

"Ini gak adil. Dalam opini kami demikian. Apakah ini adil buat FIFA? Oke, bagus buat mereka, tapi gak adil menurut kami. Tak ada orang-orang untuk pemulihan diri atau logistik untuk menolong kami. Selalu komplain soal hal ini, tapi tak ada yang mendengar dan menolong," ujar Taremi.

3. Iran vs everybody di Piala Dunia 2026

Iran, menurut eks striker Inter Milan tersebut, bermain melawan seluruh orang di Piala Dunia 2026. Hanya publik Meksiko yang mampu membuat Iran nyaman. Tapi, itu tidak cukup.

"Kami harus bertarung melawan segalanya. Saya tak tahu apa yang diinginkan orang-orang," kata Taremi.

Sementara, pelatih Iran, Amir Ghalenoei, mengaku begitu bangga dengan para pemainnya. Ghalenoei menegaskan, para pemain Iran bermain gagah dan berani di tengah keterbatasan yang dialami sepanjang Piala Dunia 2026. Meski hasilnya tak sesuai harapan, menurut Ghalenoei, para pemain sudah membuat Iran bangga atas performanya.

"Kami berharap dunia bisa melihatnya dan waspada. Mereka tak membiarkan kami datang dua pekan jelang turnamen dan dua hari lebih awal dalam setiap laga. Sangat menyakitkan buat kami, apalagi ada perang yang berkecamuk. Meski diliputi masalah tersebut, kami bisa tampil bagus dan dunia sangat bangga atas para pemain Iran, tim ini," ujar Ghalenoei.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More