Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Benteng Kokoh Australia Tundukkan Turki di Piala Dunia 2026

Benteng Kokoh Australia Tundukkan Turki di Piala Dunia 2026
Connor Metcalfe dari Australia merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 antara Australia dan Turki di BC Place Vancouver pada 14 Juni 2026 di Vancouver, British Columbia. (Getty Images via AFP/Richard Heathcote)
Intinya Sih
5W1H
  • Australia membuka laga Grup D Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Turki lewat gol Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe di BC Place, Vancouver.
  • Meski Turki unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, efektivitas serangan mereka rendah sehingga gagal menembus pertahanan rapat Australia.
  • Strategi pragmatis Tony Popovic dengan pertahanan berlapis dan serangan balik cepat sukses membuat Turki frustrasi serta mengamankan tiga poin penting bagi Socceroos.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Australia mengawali kiprah mereka di Grup D Piala Dunia 2026 dengan manis. Lewat permainan pragmatis, Australia berhasil membungkam Turki dengan skor 2-0 di BC Place Vancouver, Vancouver, British Columbia, Kanada, Minggu (14/6/2026). Dua gol datang dari Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe.

Australia sebenarnya tidak mendominasi jalannya pertandingan. Turki lebih banyak menguasai bola dengan catatan 60 persen penguasaan dan 354 operan sepanjang 45 menit pertama. Namun, Socceroos cenderung bertahan lebih efektif ketika mendapat momentum.

Dari 2 percobaan tembakan yang dilepaskan Australia pada babak pertama, 1 di antaranya berbuah gol melalui aksi Nestory Irankunda pada menit ke-27. Gol tersebut tercipta berkat assist Paul Okon Engstler.

Di sisi lain, Turki tampil lebih agresif dengan menghasilkan sepuluh tembakan sepanjang babak pertama. Sayangnya, efektivitas menjadi masalah bagi mereka. Tujuh tembakan melenceng dari sasaran. Satu diblok dan dua mengarah tepat ke gawang, tetapi tidak gol.

Secara permainan, distribusi bola dan penguasaan Turki cukup merepotkan lini pertahanan Australia. Namun, mereka kurang klinis ketika mendapat momentum di area terlarang, hingga akhirnya tertinggal 0-1 hingga jeda babak.

Pada paruh kedua, Australia tak mengubah pendekatan. Mereka bermain pragmatis, menumpuk banyak pemain di kotak penalti dan melancarkan transisi serangan balik cepat.

Pertahanan berlapis tim asuhan Tony Popovic itu berhasil membuat sang wakil Eropa frustrasi. Situasi tersebut juga memaksa Turki untuk sering melancarkan spekulasi tembakan dari luar penalti, yang ujungnya jarang mengarah ke gawang.

Turki yang asyik menggempur Australia justru melakukan blunder pada menit ke-75. Setelah memotong umpan di tengah, Connor Metcalfe melakukan tusukan dan menggetarkan jala Turki untuk menggandakan keunggulan Socceroos.

Si Bintang Bulan Sabit sebenarnya memiliki banyak peluang emas pada babak kedua. Salah satunya tembakan first time Kerem Akturkoglu di depan gawang pada menit ke-77. Sayangnya, tembakannya lemah dan bola mengarah tepat ke pelukan kiper, Patrick Beach.

Sementara itu, daya juang dan soliditas gila Austsralia berhasil menjadikan area pertahanannya bak sebuah benteng kokoh. Mereka berhasil menghalau rentetan tembakan dan skema umpan silang Turki hingga wasit meniup peluit tanda berakhir pertandingan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
Eddy Rusmanto
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More