CEK FAKTA: Tim Geypens Mau Jadi Warga Negara Belanda Lagi?

- Pernyataan Tim Geypens viral karena disalahartikan sebagai keinginan kembali jadi warga negara Belanda setelah kasus paspoortgate di Eredivisie.
- Wawancara Geypens dengan ESPN Netherlands tidak memuat pernyataan eksplisit soal perubahan kewarganegaraan, melainkan membahas izin kerja dan status tinggalnya.
- Geypens telah membantah isu tersebut lewat media sosial, menegaskan bahwa konteks ucapannya terkait karier dan kehidupan di Belanda, bukan soal kewarganegaraan.
Jakarta, IDN Times - Pernyataan pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens, viral di media sosial. Itu karena Geypens dinilai berniat kembali menyandang status warga negara Belanda, usai terseret skandal paspor dan izin kerja di Eredivisie atau yang lebih dikenal sebagai Paspoortgate
Apa yang dikatakan pemain FC Emmen itu pun menuai beragam reaksi dari warganet. Lantas, benarkah Geypens ingin kembali menjadi warga negara Belanda setelah kasus tersebut?
1. Isunya berawal dari mana?
Munculnya isu ini berawal dari wawancara Geypens bersama ESPN Netherlands usai laga kontra RKC Waalwijk, pada Sabtu (11/4/2026). Wawancara tersebut memang membahas soal skandal paspoortgate.
Jika dipahami secara utuh, konteks pernyataan Geypens bukan membahas soal perubahan kewarganegaraan. Mereka hanya membicarakan status izin tinggal dan kerja Geypens yang saat ini menjadi warga asing.
2. Tidak ada pernyataan secara eksplisit
Sepanjang wawancara, tidak ada satu pun pernyataan eksplisit dari Geypens yang menyebut ingin kembali menjadi warga negara Belanda. Geypens bahkan merasa bersyukur sudah mendapatkan izin kerja hingga 2031 mendatang.
"Pada akhirnya saya ingin sepenuhnya kembali seperti sebelumnya di Belanda (soal izin kerja seperti sebelum dinaturalisasi). Tapi untuk sekarang, ini sudah cukup. Nanti kita lihat bagaimana ke depannya," kata Geypens, dikutip dari ESPN Netherlands.
3. Sudah dibantah Geypens
Dalam sebuah akun di media sosial, terlihat gestur Geypens untuk membantah spekulasi tersebut. Dia merasa warganet salah menafsirkan percakapan wawancara yang menggunakan bahasa Belanda.
Geypens juga menaruh emoji hati di kolom komentar unggahan tersebut, yang menjadi sinyal jika penerjemahan dalam wawancaranya salah. Kesimpulannya, keinginannya lebih mengarah pada aspek karier dan kehidupan di Belanda, bukan status kewarganegaraan.


















