Cremonese Jeblok, Ancaman Degradasi dari Serie A Hantui Emil Audero

- Cremonese kembali menelan kekalahan 1-2 dari Bologna pada pekan ke-31 Serie A 2025/26, membuat Emil Audero gagal menjaga gawangnya tetap aman.
- Dalam sepuluh laga terakhir, Cremonese hanya meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang, sementara delapan lainnya berakhir dengan kekalahan.
- Posisi Cremonese kini di peringkat 17 dengan poin sama seperti Lecce di zona degradasi, membuat ancaman turun kasta semakin nyata bagi Emil Audero dan tim.
Jakarta, IDN Times - Bayang-bayang degradasi dari Serie A kini tengah menghantui kiper Timnas Indonesia, Emil Audero. Hal itu tak lepas dari performa buruk Cremonese dalam beberapa laga terakhir.
Terbaru, dalam giornata 31 Serie A 2025/26, Cremonese kalah dari Bologna dengan skor 1-2. Kini, sudah tak ada lagi jarak antara Cremonese dengan zona degradasi.
1. Cremonese kesulitan lawan Bologna
Menghadapi Bologna, gawang Cremonese sudah jebol pada menit tiga via Joao Mario. Emil gagal mengantisipasi sepakan ini sehingga gol pun terjadi.
Pada menit 16, giliran Jonathan Rowe membobol gawang Emil, membuat Cremonese tertinggal 0-2. Cremonese baru bisa mencetak gol jelang laga tuntas via Federico Bonazzoli. Cremonese pun kalah 1-2.
2. Cremonese susah menang
Kekalahan dari Bologna ini memperpanjang catatan negatif Cremonese dalam 10 laga terakhir di Serie A. Dari 10 laga itu, mereka sangat sulit meraih kemenangan.
Tercatat, Cremonese cuma menang sekali, imbang sekali, dan kalah dalam delapan laga selama periode tersebut. Tak heran, posisi mereka di Serie A terus melorot.
3. Tak ada jarak lagi dengan zona merah
Untuk sementara, Cremonese bertengger di peringkat 17 klasemen Serie A 2025/26, masih di luar zona merah. Namun, raihan poin mereka sama dengan Lecce yang ada di posisi 18.
Itu berarti Emil dan kawan-kawan sudah tak berjarak lagi dengan zona degradasi. Jika Cremonese tidak berbenah di sisa tujuh laga Serie A, bukan tidak mungkin bayang-bayang degradasi itu akan jadi nyata.


















