Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Debutan pada Pekan 26 LaLiga 2025/2026, Semuanya Talenta Muda Lokal!

3 Debutan pada Pekan 26 LaLiga 2025/2026, Semuanya Talenta Muda Lokal!
ilustrasi pemain (unsplash.com/Emilio Garcia)
Intinya Sih
  • Tiga pemain muda lokal mencatat debut di pekan ke-26 LaLiga 2025/2026, masing-masing membela Atletico Madrid, Celta Vigo, dan Real Madrid dengan kontribusi nyata di lapangan.
  • Julio Diaz tampil penuh sebagai bek kiri Atletico Madrid saat menang tipis atas Real Oviedo dan ikut berperan dalam proses gol penentu kemenangan timnya.
  • Andres Antanon membantu Celta Vigo mempertahankan keunggulan atas Girona, sementara Thiago Pitarch menjalani debut bersama Real Madrid meski timnya kalah dari Getafe.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tiga pemain tercatat mengukir debut pada pekan ke-26 LaLiga Spanyol 2025/2026. Semuanya adalah talenta muda lokal. Mereka bukan cuma menjadi kameo pada momen istimewanya ini karena mendapat menit bermain yang cukup banyak.

1. Julio Diaz tampil penuh dalam kemenangan Atletico Madrid atas Real Oviedo

Atletico Madrid hanya menang 1-0 atas Real Oviedo pada Sabtu (28/2/2026). Mereka bahkan mendapat gol tunggalnya dari Julian Alvarez pada menit 90+4. Hasil kurang meyakinkan ini tidak terlepas akibat rotasi yang dibuat sang pelatih, Diego Simeone. Sosok asal Argentina itu melakukannya karena Oviedo yang merupakan juru kunci. Julio Diaz menjadi salah satu pemain yang mendapat kesempatan tampil dalam tim yang penuh dengan perombakan tersebut.

Penggawa setinggi 1,74 meter yang lahir pada 10 Januari 2005 itu bermain di posisi aslinya, bek kiri. Hebatnya, ini bukan hanya debut Diaz di LaLiga, melainkan dalam karier seniornya. Ia sudah menghuni akademi Atletico dari 2018. Penampilan perdana Diaz di tim utama cukup meyakinkan. Ia bermain penuh. Diaz menuntaskan pertandingan dengan 72 sentuhan. Ia membuat 40 umpan akurat dari 47 percobaan. Diaz melepaskan satu tembakan yang sayangnya terblok.

Penggawa yang memakai nomor punggung 34 tersebut bahkan ikut berkontribusi untuk gol kemenangan timnya. Tackle Diaz untuk mencegah bola keluar dari lapangan membuat Atletico tetap menyerang. Ia kemudian menusuk ke tengah dan memberikan si kulit bundar kepada Alvarez. Striker asal Argentina itu melebarkan permainan kepada Nahuel Molina di kanan. Molina lantas mengirim crossing mendatar. Umpannya memang terblok. Namun, Alvarez berada di posisi tepat untuk menuntaskan rebound.

2. Andres Antanon membantu Celta Vigo mempertahankan keunggulan atas Girona

Celta Vigo bermain sebagai tamu di Montilivi pada Minggu (1/3/2026). Mereka kecolongan oleh skema sepak pojok pada menit 31. Axel Witsel menanduk umpan Thomas Lemar di tiang dekat. Vladyslav Vanat lantas melanjutkannya di tiang jauh dengan satu sontekan sederhana. Namun, Celta mampu membalikkan keadaan. Mereka merebut kemenangan usai mencetak gol melalui Ferran Jutgla pada menit 58 dan bunuh diri Vitor Reis pada menit 70.

Pelatih Celta, Claudio Giraldez, langsung melakukan dua pergantian. Salah satunya dengan menarik keluar Jutgla yang merupakan striker dan memasukkan gelandang, Andres Antanon. Bagi nama terakhir, ini merupakan debutnya di LaLiga. Sebelumnya, ia pernah sekali membela tim utama Celta di Copa del Rey pada 30 Oktober 2025. Antanon tampil sebagai pengganti selama 25 menit yang berujung dengan kemenangan 2-0 atas Puerto de Vega.

Antanon menyentuh bola sembilan kali dalam debutnya di LaLiga. Ia juga membuat empat recovery. Dengan tinggi 1,83 meter, penggawa yang memakai nomor punggung 36 tersebut memang ideal sebagai gelandang. Antanon sendiri sudah menghuni akademi Celta sejak belia. Ia bahkan merupakan sosok lokal karena lahir di Vigo pada 22 Januari 2007. Sebelum laga kontra Girona, Antanon tidak pernah untuk sekadar duduk di bangku cadangan dalam pertandingan resmi di LaLiga.

3. Thiago Pitarch kalah bersama Real Madrid dari Getafe

Hasil paling mengejutkan pada pekan ke-26 LaLiga 2025/2026 terjadi pada laga pemungkas. Real Madrid tumbang di Santiago Bernabeu dari Getafe akibat gol tunggal Martin Satriano (39’), Senin (2/3/2026). Lini tengah Los Blancos pada laga ini diperkuat satu debutan bernama Thiago Pitarch. Pemain setinggi 1,79 meter dengan nomor punggung 45 tersebut tampil selama 55 menit sebelum digantikan Rodrygo.

Pria yang lahir pada 3 Agustus 2007 itu tercatat menyentuh bola 55 kali dan membuat 42 umpan sukses dari 47 percobaan. Pitarch juga melepaskan satu tembakan tepat sasaran yang sayangnya masih bisa diamankan David Soria. Keputusan Alvaro Arbeloa memainkan Pitarch sangat menarik. Ia sampai rela memasang Federico Valverde sebagai sayap dan mencadangkan pemain yang lebih senior, seperti Rodrygo, Brahim Diaz, atau Franco Mastantuono.

Itu tidak terlepas karena Arbeloa yang sudah sangat mengenal Pitchard saat melatih tim junior Madrid. Sebelum melawan Getafe, Pitarch pernah dua kali membela skuad utama Madrid. Ia menjadi kameo ketika mereka melakoni fase play-off 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026 melawan Benfica. Pitarch sendiri bergabung dengan akademi Madrid pada 2023. Ia datang dari Leganes. Sebelumnya, Pitarch menimba ilmu di Getafe dan Atletico Madrid.

Tiga pemain di atas tampil cukup apik saat menjalani debutnya di LaLiga. Mereka tampaknya bukan hanya akan menjadi pilar penting bagi klub masing-masing pada masa depan, melainkan juga untuk Timnas Spanyol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More