Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Gol Edin Dzeko bagi Bosnia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Legenda!

6 Gol Edin Dzeko bagi Bosnia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Legenda!
ilustrasi pertandingan sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
Intinya Sih
  • Edin Dzeko, di usia 40 tahun, memimpin Bosnia-Herzegovina lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Italia di final play-off kualifikasi.
  • Dzeko mencetak total enam gol dan satu assist dalam sembilan laga kualifikasi, menjadi top skor sekaligus motor serangan utama tim nasional Bosnia.
  • Kontribusi krusialnya termasuk gol penentu kemenangan atas San Marino, brace dalam laga tandang, serta gol penyelamat di semifinal play-off melawan Wales.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Edin Dzeko semakin bersinar memasuki masa-masa akhir dalam karier profesionalnya. Selain tampil apik untuk Schalke pada 2025/2026, ia juga masih menjadi kekuatan penting bagi Bosnia-Herzegovina. Yang terbaru, pemain berusia 40 tahun itu membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Italia di final play-off kualifikasi pada 1 April 2026 WIB.

Dzeko memainkan peran yang begitu krusial dalam keberhasilan Bosnia menembus putaran final Piala Dunia 2026. Ia menjadi pemimpin bagi rekan setimnya di dalam dan luar lapangan. Selain itu, ia juga menjadi mesin gol utama hingga keluar sebagai top skor bagi negaranya dengan torehan 6 gol dan 1 assist dalam 9 laga.

1. Gol pertama Edin Dzeko menjadi penentu kemenangan atas San Marino

Edin Dzeko baru mencetak gol di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada laga ketiga. Namun, kontribusinya langsung meninggalkan kesan apik bagi perjuangan Bosnia-Herzegovina. Gol itu menjadi penentu kemenangan saat menjamu San Marino pada 27 Juni 2025.

Dalam pertemuan pertama melawan San Marino tersebut, Dzeko memulai laga dari bangku cadangan. Ia masuk ke lapangan untuk menggantikan Samed Bazdar pada menit 62. Tak butuh waktu lama, Dzeko langsung membobol gawang lawan 4 menit berikutnya, yang sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam duel di Bilino Polje.

2. Edin Dzeko mencetak brace dalam kemenangan telak 6-0 di markas San Marino

Edin Dzeko mendapat menit bermain yang lebih banyak dalam pertemuan kedua dengan San Marino yang terjadi pada 6 September 2025. Ia dipasang sebagai ujung tombak sejak menit pertama hingga ditarik keluar pada menit 73. Hasilnya, Dzeko menyumbang dua gol yang berbuah kemenangan telak 6-0 bagi Bosnia-Herzegovina sebagai tim tamu.

Kali ini, gol pertama Dzeko baru hadir pada menit 70 setelah Benjamin Tahirovic membawa Bosnia unggul 1-0 pada menit 21. Dua menit berselang, Dzeko kembali menjebol gawang San Marino, dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Esmir Bajraktaveric. Pemain pengganti Dzeko, Samed Bazdar, mencetak gol ketiga pada menit 81 sebelum disusul oleh Kerim Alajbegovic dan Nihad Mujakic yang juga mencatatkan nama mereka di papan skor pada menit 85 dan 90.

3. Satu gol Edin Dzeko tak mampu menghindarkan Bosnia dari kekalahan saat menjamu Austria

Bosnia-Herzegovina hanya merasakan satu kekalahan selama fase grup. Itu terjadi ketika mereka menjamu Austria pada 9 September 2025. Edin Dzeko dan kolega takluk dengan skor tipis 1-2, dengan satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Dzeko. 

Austria yang bertindak sebagai tim tamu mampu unggul lebih dahulu lewat aksi Marcel Sabitzer pada menit 49. Semenit berselang, Dzeko memberi harapan bagi tuan rumah dengan mencetak gol penyama kedudukan dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Ermedin Demirovic. Sayangnya, gol Dzeko dipastikan tak berbuah poin ketika Konrad Laimer, bek Bayern Munich, mencetak gol penentu kemenangan bagi tim tamu pada menit 65.

4. Edin Dzeko mencetak sebuah gol penting dalam kemenangan 3-1 atas Romania

Edin Dzeko mencetak gol terakhirnya selama fase grup dalam pertemuan kedua menghadapi Romania setelah tak menyumbang gol pada pertemuan pertama. Kali ini, gol Dzeko menjadi penyama kedudukan dalam duel di Bilino Polje. Bosnia lantas membalikkan keadaan hingga menutup laga dengan kemenangan 3-1.

Romania unggul lebih dahulu lewat gol Daniel Birligia pada menit 17. Setelah tertinggal 0-1 selama babak pertama, Bosnia akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat sepakan Dzeko 4 menit setelah babak kedua dimulai. Esmir Bajraktaveric menjadi sosok pencetak gol yang membuat Bosnia berbalik unggul pada menit 79. Tiga menit usai laga memasuki injury time babak kedua, Bosnia menambah keunggulan lewat aksi Haris Tabakovic.

5. Gol Edin Dzeko menjadi penyelamat Bosnia di semifinal play-off

Edin Dzeko memberikan kontribusi penting dalam keberhasilan Bosnia-Herzegovina menembus final play-off. Ia mencetak gol penyama kedudukan dalam duel kontra Wales di semifinal. Bosnia lantas menutup laga itu dengan kemenangan lewat adu penalti.

Kedua tim menunjukkan persaingan sengit di atas lapangan hingga skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Lalu, Wales mampu memimpin lebih dahulu lewat gol Daniel James pada menit 51. Dzeko yang tampil sejak menit pertama kemudian menyelamatkan Bosnia dari kekalahan lewat gol pada menit 86. Dalam drama adu penalti, Dzeko tak ambil bagian karena telah ditarik keluar pada menit 90.

Enam gol yang ditambah sebuah assist di final play-off menunjukkan betapa pentingnya kehadiran Edin Dzeko bagi Bosnia-Herzegovina di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan keberhasilan ini, ia juga berpotensi menjadi salah satu pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More