John Herdman, Pembawa Harapan Timnas Indonesia di Kancah Dunia

- PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
- Herdman berhasil membawa Kanada memastikan tempat di Piala Dunia FIFA 2022 Qatar.
- John Herdman jadi asa sepak bola Indonesia berbicara banyak di kancah dunia.
Jakarta, IDN Times - PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pengumuman ini diwartakan federasi via situs resmi mereka pada Sabtu (3/1/2026).
"PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia, pada Sabtu, 3 Januari 2026, menandai dimulainya era baru sepak bola nasional," tulis PSSI.
PSSI menyambut antusias kehadiran Herdmann. Rekam jejaknya jadi alasan utama penunjukan ini. Dia jadi satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa Timnas putra dan putri dari satu negara, yakni Kanada, lolos ke Piala Dunia.
Herdman berhasil membawa Kanada memastikan tempat di Piala Dunia FIFA 2022 Qatar setelah finis sebagai pemuncak grup putaran ketiga kualifikasi CONCACAF. Di Qatar, mereka akan bersaing dengan tim-tim macam Belgia, Maroko, dan Kroasia di Grup F.
Meski mampu menciptakan sejumlah peluang yang mengguncang Belgia pada laga pembuka, Kanada akhirnya harus menyerah dengan skor 1-0. Pada pertandingan berikutnya melawan Kroasia, Alphonso Davies mencetak gol bersejarah hanya dua menit setelah laga dimulai, namun Canucks takluk dengan skor 4-1. Perjalanan mereka berakhir setelah kalah 2-1 dari Maroko, yang kemudian melaju hingga babak semifinal.
Nah, di balik keberhasilan yang ditorehkan Kanada, ada peran dari Herdman di situ. Sedari 2018, sosok asal Inggris ini sukses mengangkat Kanada dari tim yang tidak diperhitungkan, menjadi tim papan atas FIFA.
1. Mengawali karier sebagai pelatih sepak bola wanita

Herdman sudah memulai karier kepelatihan sejak 2006. Namun, dia tidak langsung melatih tim pria. Dia memulai karier di tim nasional dengan melatih Timnas Wanita Selandia Baru. Dia mencatatkan prestasi yang lumayan di ajang tersebut.
Herdman membawa Selandia Baru ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta lolos Olimpiade 2008. Tidak lama setelah dari Selandia Baru, Herdman pun memulai peruntungannya bersama Kanada.
Sama seperti di Selandia Baru, Herdman juga mengawali karier di Kanada dari Timnas Wanita. Raihan apik pun ditorehkan Herdman, dengan membawa Timnas Wanita Kanada meraih medali perunggu di Olimpiade 2012.
Berlanjut ke Olimpiade 2016, Herdman mempertahankan prestasi Kanada dengan meraih perunggu. Raihan apik di Timnas Wanita inilah yang mengantarkannya menuju kursi pelatih Timnas pria Kanada.
2. Herdman berhasil membawa Kanada ke Piala Dunia FIFA 2022 Qatar

Saat Herdman datang, Kanada masih berada di peringkat 72 FIFA. Capaian yang tidak buruk, tetapi cukup disayangkan bagi negara dengan potensi besar seperti Kanada. Herdman pun langsung membawa perubahan di sini.
Pengalamannya membawa tim-tim macam Timnas Wanita Selandia Baru dan Kanada ke ajang internasional, jadi bekalnya dalam mengolah tim pria Kanada. Memang, hanya Atiba Hutchinson pemain senior yang dimiliki Kanada.
Akan tetapi, Herdman merupakan sosok berpengalaman. Dia tahu bagaimana caranya memompa tim. Dia tahu, di momen-momen penting, terkadang mental yang berbicara, bukan fisik atau taktik semata. Itulah yang dia tekankan di skuad pria Kanada.
Berkat gaya asuhan dari Herdman ini, Kanada berkembang. Ditambah dengan para pemain dari Eropa yang menjadi motor tim, posisi Kanada perlahan-lahan merangkak. Peringkat FIFA mereka pun naik.
Per 2022, Kanada yang awalnya berada di peringkat 72, naik ke peringkat 33. Mereka jadi kekuatan baru di zona CONCACAF, termasuk dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Kanada bisa bersaing dengan Meksiko dan Amerika Serikat.
Puncaknya, Kanada mengunci satu tempat di Piala Dunia 2022. Setelah menanti sejak 1986, tim asal Amerika bagian utara itu akhirnya merasakan lagi atmosfer Piala Dunia 2022.
3. Herdman adalah pelatih yang tak punya rasa puas

Salah satu atribut unik yang dimiliki Herdman sebagai pelatih adalah rasa tidak puas. Setelah membawa tim Wanita Selandia Baru dan Kanada berprestasi, dia masih merasa lapar. Dia ingin meraih medali lain lagi.
Nah, rasa lapar John Herdman inilah yang bisa membuat Kanada jadi tim kuat di Piala Dunia 2022. Meski pada akhirnya Alphonso Davies dan kolega tak mampu tampil mengejutkan.
Kini, John Herdman jadi asa sepak bola Indonesia berbicara banyak di kancah dunia. Dia bakal memimpin Thom Haye dan kolega mentas melawan negara-negara lainnya di lapangan hijau.
Pada tahun 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah dinanti agenda padat. Timnas senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada FIFA Matchday 23 sampai 31 Maret 2026, dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 pada Juli.


















