3 Klub Italia yang Lolos usai Tertinggal 2 Gol pada Leg Pertama UCL

Fase gugur Liga Champions Eropa (UCL) kerap kali menghadirkan momen-momen dramatis dan kejutan. Salah satunya comeback heroik klub-klub Serie A Italia pada leg kedua setelah tertinggal agregat dengan selisih dua gol lebih pada leg pertama laga babak gugur UCL. Mereka berhasil mengukir sejarah setelah melaju ke babak selanjutnya berkat kemenangan apik pada leg kedua. Hebatnya lagi, klub-klub Italia tersebut mengalahkan tim-tim top Eropa meski kalah dengan selisih dua gol atau lebih.
Berikut tiga klub Italia terakhir yang melaju ke babak berikutnya usai kalah dengan selisih dua gol atau lebih dari lawan-lawannya pada leg pertama UCL.
1. AS Roma melakukan comeback heroik lolos ke semifinal UCL 2017/2018 dengan keunggulan gol tandang atas Barcelona
AS Roma menghadapi tim kuat seperti Barcelona pada perempat final Liga Champions 2017/2018. Media-media Eropa memprediksi Barcelona tidak akan menemui kesulitan kala menghadapi AS Roma. Sebab, secara materi pemain El Barca lebih banyak diperkuat bintang top Eropa, seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Ousmane Dembele, dan Philippe Coutinho. Prediksi tersebut makin kuat setelah Barcelona menang 4-1 atas AS Roma di Camp Nou pada leg pertama pada 4 April 2018. AS Roma wajib menang atas Barcelona minimal dengan selisih 3 gol dan tidak kebobolan lebih dari sekali di Olimpico Roma pada leg kedua.
AS Roma secara mengejutkan mampu melakukan comeback heroik dengan menang 3-0 atas Barcelona pada leg kedua. Ketiga gol I Giallorossi dicetak Edin Dzeko, Daniele De Rossi, dan Kostantinos Manolas. AS Roma berhak melaju ke semifinal meski Kedudukan agregat imbang 4-4. Sebab, UCL kala itu masih memberlakukan aturan keunggulan gol tandang pada fase gugur.
2. Juventus melaju ke perempat final UCL 2018/2019 dengan unggul agregat 3-2 atas Juventus
Juventus menghadapi Atletico Madrid pada 16 besar Liga Champions 2018/2019. Atletico Madrid bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu pada leg pertama. Juventus menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di stadion Riyadh Air Metropolitano pada leg pertama. Torehan dua gol Atletico Madrid yang dicetak Jose Maria Gimenez dan Diego Godin, tidak mampu dibalas Juventus dalam laga tersebut. Alhasil, Juventus wajib menang atas Atletico Madrid dengan selisih tiga gol pada leg kedua.
Awalnya, banyak pihak yang meragukan kapasitas Juventus untuk mengejar ketertinggalan agregat tersebut. Namun, La Vecchia Signora menampilkan performa memukau dengan menang telak 3-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua. Cristiano Ronaldo menjadi bintang kemenangan Juventus usai mencetak hattrick di laga ini. La Vecchia Signora lolos ke perempat final UCL 2018/2019 dengan keunggulan agregat 3-2 atas Atletico Madrid.
3. Atalanta mengalahkan Borussia Dortmund dengan agregat 4-3 pada playoff 16 besar UCL 2025/2026
Atalanta berduel dengan Borussia Dortmund pada playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026. Dortmund bertindak bermain sebagai tuan rumah terlebih dahulu pada leg pertama. Mereka berhasil mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0 di Signal Iduna Park. Alhasil, Atalanta wajib menang dengan selisih tiga gol atas Dortmund di Bergamo pada leg kedua.
La Dea secara mengejutkan mampu menang telak 4-1 atas Dortmund pada leg kedua. Atalanta sempat unggul tiga gol berkat Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, dan Mario Pasalic. Namun, Dortmund mengejar ketertinggalan melalui Mario Pasalic pada menit ke-75. Lazar Samardzic menjadi pahlawan Atalanta usai menorehakn gol lewat tendangan penalti pada menit 90+8. Alhasil, Atalanta lolos ke 16 besar UCL 2025/2026 berkat keunggulan agregat 4-3 atas Dortmund.
Ketiga klub Serie A di atas berhasil mematahkan prediksi setelah kalah dengan selisih dua gol atau lebih dari klub-klub top Eropa pada leg pertama. Aksi AS Roma ketika menyingkirkan Barcelona dari UCL 2017/2018 setelah sempat kalah 1-4 pada leg pertama menjadi salah satu momen epik dalam sejarah kompetisi. Cristiano Ronaldo menampilkan performa memukai dengan mencetak hattrick kala Juventus melaju ke perempat final usai unggul agregat 3-2 atas Atletico Madrid. Sementara itu, Atalanta lolos secara dramatis ke 16 besar UCL 2025/2026 usai unggul agregat 4-3 atas Dortmund berkat gol Samardzic pada detik-detik terakhir babak kedua.

















