Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kolombia Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Kongo

Kolombia Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Kongo
Para pemain Kolombia merayakan gol Jaminton Campaz (AFP / Yuri Cortez)
Intinya Sih
  • Kolombia memastikan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026 setelah menang tipis 1-0 atas Republik Demokratik Kongo di Estadio Guadalajara.
  • Gol tunggal Daniel Munoz pada menit ke-75, hasil assist Juan Fernando Quintero, menjadi penentu kemenangan setelah Kolombia kesulitan menembus pertahanan rapat Kongo.
  • Kemenangan ini membuat Kolombia mengoleksi enam poin dan tinggal menentukan posisi akhir grup dalam laga terakhir melawan Portugal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kolombia berhasil lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026. Hasil itu didapat setelah membekuk Republik Demokratik Kongo dengan susah payah, 1-0, pada Rabu (24/6/2026) pagi WIB.

Kemenangan di Estadio Guadalajara sekaligus mengantarkan skuad berjuluk Tricolor itu lolos ke fase gugur, meski masih menyisakan satu laga sisa kontra Portugal. Dengan torehan enam poin, Kolombia tinggal menentukan nasib sebagai juara atau runner-up grup.

Kolombia sebenarnya memang tampil dominan sejak peluit kick-off dibunyikan. Serangan mereka dari sisi sayap juga efektif, dan menghasilkan sejumlah peluang. Total, mereka melepaskan enam tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan. Sementara, Kongo lebih pasif dalam menyerang.

Daniel Munoz dan Luis Diaz menjadi momok bagi pertahanan lawan. Munoz bahkan mendapat dua peluang emas di babak pertama, apesnya tidak ada yang terkonversi menjadi gol. Munoz berhasil mencetak gol, namun dianulir karena offside.

Davinson Sanchez menjadi motor Kolombia dalam mendistribusikan bola. Ia menjadi pemain dengan umpan terbanyak sepanjang babak pertama, dengan mencatat 39 operan.

Namun, skema serangan yang dilancarkan Kolombia belum mampu untuk membongkar benteng kokoh Kongo yang menerapkan pertahanan low block. Sang kuda hitam Grup K tampil begitu solid, khususnya setelah jeda minum.

Penampilan Lionel Mpasi di bawah mistar gawang Kongo juga menjadi faktor yang membuat barisan depan Tricolor frustrasi. Hingga peluit jeda babak berbunyi, Kolombia gagal memecah kebuntuan.

Dominasi dan gempuran Kolombia berlanjut di paruh kedua. Mereka tetap mengalami kebuntuan, namun semuanya berubah setelah pelatih Nestor Lorenzo menurunkan Jhon Cordoba dan Juan Fernando Quintero, pada menit ke-57.

Serangan Kolombia tampak lebih efektif. Munoz yang menjadi momok sejak awal babak pertama akhirnya membawa rekan-rekannya unggul pada menit ke-75, berkat assist dari Quintero.

Tembakannya yang melengkung ke tiang dekat sempat mengenai pemain lawan sebelum masuk ke gawang. Gol itu menjadi penebusan yang sempurna bagi Munoz setelah sebelumnya menyia-nyiakan peluang emas di awal laga.

Kongo yang hanya mengandalkan serangan balik tak mampu berbuat banyak untuk menghindar dari kekalahan. Kolombia berhasil menjaga keunggulannya hingga peluit panjang, sekaligus mengamankan dua kemenangan di Grup K sejauh ini

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More