LaLiga: Barcelona di Atas Angin, Real Madrid Justru Kolaps

- Barcelona tampil konsisten dengan kemenangan 4-1 atas Espanyol, sementara Real Madrid hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona di pekan ke-31 LaLiga 2025/26.
- Hasil berbeda itu membuat Barcelona memperlebar jarak menjadi sembilan poin di puncak klasemen dengan total 79 poin, sedangkan Madrid tertahan di posisi kedua dengan 70 poin.
- Meski peluang juara belum tertutup, Real Madrid harus bekerja ekstra keras dalam tujuh laga tersisa untuk mengejar Barcelona yang kini semakin nyaman di puncak.
Jakarta, IDN Times - Persaingan papan atas LaLiga 2025/26 masih berlanjut hingga jornada 31 pada akhir pekan lalu. Barcelona dan Real Madrid masih jadi dua kuda pacu yang berpotensi memenangi gelar LaLiga.
Namun, hasil yang muncul sepanjang jornada 31, membuat arah angin lebih terlihat. Barcelona mampu mempertahankan konsistensinya, sementara Madrid justru kolaps dan mulai kesulitan mengejar.
1. Barcelona menang, Madrid imbang lagi
Dalam jornada 31, Madrid dan Barcelona meraih hasil berbeda. Ketika Barcelona meraih kemenangan atas Espanyol dengan skor 4-1, Madrid malah imbang dengan Girona. Sontak, jarak mereka melebar di klasemen.
Sebenarnya, Madrid unggul lebih dulu lewat aksi Fede Valverde. Namun, mereka malah mampu dijebol gawangnya oleh Girona dan tak bisa mencetak gol tambahan. Sementara, Barcelona dominan atas Espanyol hingga menang besar.
2. Selisih melebar jadi sembilan poin
Buntut dari beda hasil ini, jarak antara Madrid dan Barcelona melebar di klasemen sementara LaLiga 2025/26. Barcelona masih memuncaki klasemen dengan torehan 79 poin.
Di bawah mereka, Madrid mengintai dengan torehan 70 poin, hasil dari 31 kali mentas. Ada jarak sembilan poin yang terbentang antara keduanya, dengan Barcelona yang kini lebih unggul.
3. Butuh usaha lebih bagi Madrid buat mengejar
Bagi Madrid, peluang untuk jadi juara belum sirna. Ada tujuh laga sisa yang bisa mereka manfaatkan untuk mengejar Barcelona hingga akhir musim LaLiga 2025/26 nanti.
Namun, Madrid butuh usaha lebih untuk bisa mengejar Barcelona di sisa laga LaLiga 2025/26. Apalagi, selisih sembilan poin membutuhkan syarat eksternal, yakni tim yang mengejar harus menunggu yang dikejar terpeleset.



















