Mimpi Cape Verde dan Hadiah Lawan Messi di Piala Dunia 2026

- Cape Verde tampil mengejutkan di Piala Dunia 2026 dengan gaya bermain militan dan berhasil finis sebagai runner-up Grup H, mengungguli Uruguay serta Arab Saudi.
- Negara kecil ini mencetak sejarah sebagai tim terkecil yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia, menandai pencapaian bersejarah dalam format baru 48 tim.
- Lolosnya Cape Verde memberi hadiah istimewa berupa laga melawan Argentina dan Lionel Messi, disambut penuh emosi serta harapan untuk terus menulis kisah ajaib berikutnya.
Jakarta, IDN Times - Perjalanan Cape Verde di Piala Dunia 2026 menjadi dongeng luar biasa, sekaligus inspirasi bagi seluruh publik. Meski memiliki skuad pas-pasan karena tak memiliki bintang, Cape Verde tetap mampu menyita perhatian publik.
Gaya militan, performa bertenaga, hingga permainan tanpa beban, menjadi kekuatan utama Cape Verde. Dalam tiga laga di penyisihan grup, Cape Verde tak kalah dengan karakter permainannya. Mereka bahkan mampu mengungguli Uruguay dan Arab Saudi yang memiliki lebih banyak bintang di dalam skuadnya dengan finis sebagai runner-up Grup H, menemani Spanyol.
1. Sejarah baru buat semuanya

Kelolosan ke babak 32 besar menjadi sejarah tersendiri buat Cape Verde di Piala Dunia. Mereka menjadi negara terkecil yang pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia, menciptakan standar baru dalam format 48 tim.
"Saya tak pernah berpikir kami bisa melakukannya, bahkan bermimpi tentang ini. Tapi, kami sadar punya kualitas yang luar biasa," ujar kiper dan kapten Cape Verde, Vozinha, dilansir ESPN.
2. Hadiah ganda, lolos dan jumpa Messi

Tak cuma lolos, Cape Verde juga memiliki keistimewaan dengan menghadapi juara bertahan, Argentina, yang diperkuat oleh Lionel Messi. Vozinha mengakui hal tersebut merupakan hadiah yang begitu besar buat Cape Verde dan kesempatan langka.
"Lolos ke fase gugur merupakan hadiah bagi kami. Mimpi juga buat semua pemain berhadapan dengan Argentina serta Messi," kata Vozinha.
3. Berharap ada cerita lain
Para pemain Cape Verde benar-benar antusias saat tahu mampu menyelesaikan fase grup Piala Dunia 2026 tanpa kalah. Mereka sampai berkumpul di pinggir lapangan, mencari tahu kabar pertandingan Spanyol versus Uruguay. Ketika mengetahui Spanyol menang dengan skor 1-0, para pemain Cape Verde mulai berselebrasi.
"Saya nyaris menangis. Itu sangat emosional. Setiap orang menunggu dan berdoa, berharap hasilnya bagus. Momen yang sangat spesial, saya tak pernah merasakannya di lapangan. Saya berharap, perasaan ini kembali muncul di pertandingan berikutnya," ujar gelandang Cape Verde, Leroy Duarte.
















