Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pemain Top yang Pernah Membela Vitoria Guimaraes Sedekade Terakhir

5 Pemain Top yang Pernah Membela Vitoria Guimaraes Sedekade Terakhir
Ricardo Quaresma (skysports.com)
Share Article

Tidak banyak penggemar sepak bola Indonesia yang terlalu memperhatikan Liga Portugal. Maklum saja, Liga Portugal bukan termasuk dalam lima liga top Eropa menurut UEFA.

Padahal, jika dilihat dari performa di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir, tim Liga Portugal punya prestasi lebih mentereng ketimbang Ligue 1 Prancis. Tim-tim besar Portugal, seperti Sporting CP, Benfica, dan FC Porto, menjadi yang terbaik. Mereka dikenal sebagai pemasok calon pemain bintang berkualitas.

Selain ketiga nama itu, Vitoria Guimaraes juga dikenal sebagai distributor pemain hebat. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, beberapa nama top pernah bermain di klub ini. Siapa saja?

1. Ricardo Pereira

Ricardo Pereira (skysports.com)
Ricardo Pereira (skysports.com)

Nama pertama ialah Ricardo Pereira, bek kanan berkebangsaan Portugal yang saat ini bermain utnuk Leicester City. Pereira pernah jadi andalan Leicester City dan Timnas Portugal pada 2019. Sayangnya, performanya menurun dan membuat ia tergantikan.

Jauh sebelum itu, Pereira pernah menimba ilmu di tim akademi Vitoria Guimaraes. Ia promosi pada 2012 dan sempat membela tim senior Guimaraes selama 1,5 musim. Dalam kurun waktu tersebut, Pereira tampil impresif dengan sumbangan 6 gol dan 1 assist dari 38 laga.

2. Raphinha

Raphinha (skysports.com)
Raphinha (skysports.com)

Raphinha menjadi salah satu pesepak bola yang namanya mencuat di English Premier League berkat permainan impresifnya. Winger berkebangsaan Brasil ini bermain sangat apik dan jadi top scorer Leeds United pada 2021/2022 lalu. Oleh karena itu, ia banyak dikabarkan didekati tim-tim besar, seperti Barcelona, Arsenal, dan Liverpool.

Vitoria Guimaraes merupakan tim pertama yang dibelanya saat menjejakan kaki di tanah Eropa pada 2016. Raphinha bermain selama 2 musim untuk tim tersebut serta sukses mencatatkan 22 gol serta 13 assist dari  84 laga.

3. Ricardo Quaresma

Ricardo Quaresma (skysports.com)
Ricardo Quaresma (skysports.com)

Ricardo Quaresma merupakan pemain veteran yang penuh pengalaman. Dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional, ia cukup banyak membela klub berbeda dari berbagai level.

Sejak 2020, Quaresma telah bergabung dengan Vitoria Guimaraes. Ia masih bermain hingga 2021/2022 lalu. Namun, saat ini, kontraknya bersama Guimaraes telah habis. Dalam 2 musim tersebut, mantan winger Barcelona dan Inter Milan ini mencatatkan 6 gol dan 7 assist dari 57 pertandingan.

4. Moussa Marega

Moussa Marega (skysports.com)
Moussa Marega (skysports.com)

Moussa Marega pernah memiliki karier yang sangat hebat ketika membela FC Porto selama 5 musim. Selama membela Porto, penyerang asal Mali ini selalu diandalkan dan sukses mempersembahkan empat gelar juara. Marega sekarang bermain untuk Al-Hilal di Liga Arab Saudi.

Saat masih berseragam FC Porto, Moussa Marega pernah dipinjamkan ke Vitoria Guimaraes selama semusim. Momen tersebut terjadi pada 2016/2017. Dalam kurun waktu tersebut, Marega sukses mencatatkan 31 laga dengan torehan 14 gol dan 8 assist. Sejak itulah, Marega tak dipinjamkan lagi oleh FC Porto.

5. Edmond Tapsoba

Edmond Tapsoba  (teamtalk.com)
Edmond Tapsoba (teamtalk.com)

Sama seperti Raphinha, tim Vitoria Guimaraes juga jadi tim pertama yang dibela Edmond Tapsoba di Eropa. Bek asal Burkina Faso ini pernah berada di tim akademi Guimaraes selama 1,5 tahun sebelum bermain di tim utama selama 6 bulan.

Waktu singkat tersebut berhasil menarik Bayer Leverkusen untuk merekrutnya. Hingga saat ini, Edmond Tapsoba masih jadi andalan Leverkusen dan banyak diburu tim besar Eropa. Selama 6 bulan membela Vitoria Guimaraes, Tapsoba sendiri sukses tampil meyakinkan dengan torehan 8 gol dan 1 assist dari 32 laga sebagai seorang bek tengah.

Kiprah Vitoria Guimaraes jelas kalah jauh dari klub elite Portugal seperti Sporting CP, FC Porto, atau Benfica. Hingga saat ini, gelar juara Portuguese Cup 2013 jadi satu-satunya gelar yang mereka miliki. Kendati demikian, mereka sukses jadi depot pemain berkelas sebelum dikenal publik secara luas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More

Jakarta Jadi Tuan Rumah Ajang Grappling Kelas Dunia

21 Mei 2026, 23:05 WIBSport