Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Permainan Emosi dalam Persija vs Persib di Bekasi

Permainan Emosi dalam Persija vs Persib di Bekasi
Pelatih Persija, Carlos Pena. (IDN Times/Imam Faishal)

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta kontra Persib Bandung selalu menjadi laga yang menarik untuk disaksikan. Kali ini, keduanya kembali bertemu di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu sore (16/2/2025).

Ini bukan sekadar duel, melainkan pertaruhan gengsi antara Persija dan Persib. Semakin menarik, karena keduanya sekarang terlibat dalam persaingan menuju juara Liga 1.

Laga macam ini tak hanya ditentukan oleh faktor teknis, melainkan juga emosi. Baik Persija dan Persib pun menyadarinya. Bagaimana mereka menyikapi hal tersebut?

1. Waspada potensi kartu merah

Dewa United lawan Persija di Liga 1 2024/25. (Dok. Persija)
Dewa United lawan Persija di Liga 1 2024/25. (Dok. Persija)

Pelatih Persija, Carlos Pena, meminta agar anak-anak asuhnya bisa mengontrol emosi sepanjang laga. Sebab, pada pertemuan pertama musim ini, Persija sempat kena sial usai pemainnya ada yang terpancing dan mendapatkan kartu merah. Kini, hal tersebut diharapkan tak terulang.

"Besok adalah permainan yang sangat emosional. Saya pikir itu salah satu hal yang paling penting yang perlu kami kontrol. Karena di laga pertama, kartu merah yang kami dapat mempunyai dampak besar di permainan," kata Pena kemarin (15/2/2025).

2. Persib lebih lepas?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (IDN Times/Imam Faishal)
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (IDN Times/Imam Faishal)

Di sisi lain, Persib akan tampil lebih lepas. Pelatih Maung Bandung, Bojan Hodak, merasa Persija memiliki tekanan yang lebih besar.

Selain harus meraih tiga poin demi bisa memangkas jarak, tentu Persija gak mau malu kala main di depan pendukung setianya, Jakmania.

"Jika Anda meraih satu poin di laga ini, kami masih tetap di atas. Jadi, tekanan justru dirasakan Persija karena ini adalah laga yang harus dimenangkan. Mereka juga tampil di kandang. Jadi, kami tidak punya tekanan seperti itu," ujar Bojan.

3. Persib belakangan dominan

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Ditinjau dari head to head, Persija memang memiliki beban lain. Sebab, dalam lima laga terakhir, Macan Kemayoran sedang susah menang atas Persib.

Dalam periode itu, Persib menang tiga kali atas Persija. Kemudian, Persija cuma bisa menang sekali dan satu laga lainnya berakhir dengan hasil imbang. Dari lima laga tersebut, sebanyak 10 gol tercipta. Artinya, rata-rata gol yang tercipta adalah dua.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

7 Eks Pemain Liga Top Eropa yang Pensiun pada Maret 2026

03 Apr 2026, 05:34 WIBSport