Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Perekaman 4K di HP Sepenting Itu? Berikut Penjelasannya

Apakah Perekaman 4K di HP Sepenting Itu? Berikut Penjelasannya
ilustrasi merekam video 4K di HP (unsplash.com/Mona Jain)
  • Perekaman 4K penting bagi pembuat konten karena memberi detail tajam dan fleksibilitas editing, tetapi pengguna kasual umumnya cukup memakai 1080p atau 2K untuk momen keluarga dan media sosial.
  • Kualitas video 4K bergantung pada stabilisasi OIS dan EIS; tanpa dukungan memadai, footage dapat bergetar. Gimbal atau tripod bisa membantu meredam getaran.
  • Tidak semua HP mendukung 4K, sementara fitur ini memakan penyimpanan dan daya besar, berisiko panas, serta belum tentu unggul dalam warna, low light, atau kompatibilitas pemutaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semakin hari kemampuan kamera HP makin mendekati kamera profesional. Salah satu contohnya adalah dukungan perekaman video di resolusi 4K. Tak hanya HP flagship yang mahal, bahkan HP mid-range Rp5 jutaan sudah bisa merekam video 4K, lho! Cara merekam video 4K di HP juga mudah, yaitu kamu hanya perlu masuk ke aplikasi kamera, pilih opsi video, dan atur resolusinya.

Stabilisasi video 4K di HP juga cukup stabil sehingga ideal untuk merekam konten. Meski HP bisa merekam video 4K, apakah fitur tersebut berguna? Selain itu, apa saja kelebihan dan kekurangan perekaman video 4K di HP? Simak penjelasan dan berbagai faktanya di artikel berikut, yuk!

  1. 1. Apakah perekaman 4K di HP penting?

    ilustrasi merekam video 4K di HP
    ilustrasi merekam video 4K di HP (unsplash.com/Aaron Burden)

    Kamu harus memperhatikan kebutuhan untuk mencari tahu apakah perekaman 4K (3840 x 2160 pixels) itu penting atau tidak. Laman resmi OPPO menjelaskan bahwa perekaman 4K menjadi penting bagi pengguna yang membutuhkan HP untuk merekam konten. Sebab, perekaman 4K bisa memberikan gambar yang tajam sehingga membuat konten atau video jadi makin detail serta mudah diedit.

    Sementara itu, video 4K tak penting bagi pengguna awam atau casual user yang hanya menggunakan perangkat untuk kegiatan ringan seperti merekam momen bersama keluarga atau mengunggah video ke media sosial. Video dengan resolusi 1080p atau 2K sudah lebih dari cukup untuk dua hal tersebut. Pasalnya, video 4K akan terkompres saat diunggah ke media sosial dan kamu tak perlu resolusi tinggi untuk merekam video singkat.

  2. 2. Perekaman 4K harus didukung oleh stabilisasi yang baik

    ilustrasi merekam video 4K di HP
    ilustrasi merekam video 4K di HP (unsplash.com/Jordan McQueen)

    Video 4K bukan hanya tentang detail tajam dan gambar beresolusi tinggi. Justru, perekaman 4K harus dilengkapi dengan sistem stabilisasi yang baik dan optimal. Dilansir Digital Citizen, perpaduan antara sistem stabilisasi hardware (OIS) dan software (EIS) bisa meningkatkan kestabilan video 4K. Jika tidak memiliki salah satunya maka video 4K di HP akan bergoyang, terasa jiggly, dan footage tak bisa digunakan untuk membuat konten.

    Terkadang stabilisasi dari HP juga kurang maksimal dalam meredam getaran di perekaman video 4K. Karena itu, kamu juga bisa membeli stabilizer khusus seperti gimbal atau tripod. Ada banyak merek yang menjual stabilizer. Harganya juga beragam mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

  3. 3. Tidak semua HP mendukung perekaman 4K

    ilustrasi merekam video 4K di HP
    ilustrasi merekam video 4K di HP (unsplash.com/Taan Huyn)

    Biasanya hanya HP mid-range dan flagship yang mendukung perekaman video 4K. Samsung Galaxy A57, vivo V70, OPPO Find X9 Ultra, dan iPhone 17 merupakan beberapa HP yang mendukungnya. Sementara itu, HP entry level yang harganya murah (di bawah Rp3 jutaan) seperti REDMI 17 dan Infinix Hot 70 tidak mendukung perekaman 4K. HP murah umumnya hanya bisa merekam video di resolusi 1080p atau 2K.

    Meski bisa merekam video 4K tiap HP juga memiliki kemampuan yang berbeda. Ada HP yang bisa merekam video 4K 30 FPS. Ada juga HP yang bisa merekam video 4K 60 FPS hingga 120 FPS. HP seperti Galaxy A57 juga bisa merekam video 4K dengan stabil di segala situasi. Sementara itu, ada beberapa HP seperti OPPO Reno 10 5G dan iQOO Z10R yang perekaman 4K-nya kurang stabil sehingga terasa bergetar ketika dibawa berjalan.

  4. 4. Hal yang harus diperhatikan dari perekaman 4K

    ilustrasi merekam video 4K di HP
    ilustrasi merekam video 4K di HP (unsplash.com/Luciano Oliveira)

    Perekaman 4K di HP tak selamanya sempurna. Sebaliknya, ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum kamu mulai merekam. Laman TechNave menerangkan bahwa video 4K punya ukuran yang besar, bahkan perekaman berdurasi 1 menit bisa memiliki ukuran file 270 MB. Hal tersebut jauh berbeda dari perekaman video 1080p yang hanya 130 MB dan 720p yang hanya 60 MB.

    Detail tinggi di video juga tak menjamin kualitas video meningkat. Di beberapa HP video 4K justru memiliki warna yang kurang pop up atau perekaman low light yang sangat gelap. Beberapa HP juga tak bisa memutar video 4K. Jadi, ketika kamu mengirim video ke HP lain bisa saja pemutaran video mengalami eror. Terakhir, perekaman video 4K memakan banyak tenaga dan daya sehingga bisa membuat HP mengalami overheat (panas berlebih).

    Tak semua orang butuh perekaman 4K di HP sehingga kamu tidak harus membeli HP yang bisa merekam video di resolusi tersebut. Perekaman video di HP juga tak melulu soal resolusi, tapi kamu juga harus memperhatikan stabilisasi, kualitas warna, kemampuan low light, hingga ukuran sensor. Misal pun membutuhkan perekaman 4K, kamu harus mencari HP terbaik yang bisa memaksimalkan resolusi tinggi tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More