Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenalan dengan MediaTek Dimensity, Chipset 5G dengan Performa Juara
MediaTek Dimensity (i.mediatek.com)
  • MediaTek Dimensity adalah seri chipset 5G dengan performa tinggi, efisiensi daya optimal, serta dukungan AI dan kamera profesional untuk berbagai kelas perangkat, dari entry-level hingga flagship.
  • Chipset ini terbagi dalam empat kasta: Dimensity 6000, 7000, 8000, dan 9000; masing-masing menawarkan peningkatan performa CPU, GPU, serta fitur seperti UFS 4.0 dan RAM LPDDR5X.
  • Berbagai merek besar seperti Xiaomi, OPPO, vivo, hingga Samsung telah mengadopsi Dimensity di lini HP mereka karena performanya yang kuat dan efisiensi daya yang menyaingi Snapdragon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pertarungan chipset atau prosesor HP semakin ketat tiap tahunnya. Di dunia Android sendiri ada satu chipset yang pamornya terus meroket. Ia adalah MediaTek Dimensity. Chipset tersebut mulai dilirik karena performanya yang tinggi, punya banyak teknologi canggih, bahkan sudah bisa menyaingi Snapdragon.

Namun, apa itu MediaTek Dimensity, bagaimana urutan atau kastanya, apa perbedaanya dengan Helio series, bagaimana performa nyatanya, dan HP apa saja yang pakai chipset tersebut? Buat tahu semua jawabannya, simak penjelasan di artikel ini!

1. Apa itu MediaTek Dimensity?

MediaTek Dimensity (i.mediatek.com)

Dilansir laman resmi MediaTek, MediaTek Dimensity merupakan seri chipset 5G yang ditargetkan untuk digunakan di berbagai perangkat mobile, mulai dari gawai terjangkau hingga HP flagship. MediaTek Dimensity terkenal akan beberapa hal, seperti performa tinggi, optimalisasi gaming pada smartphone, konketivitas 5G, kamera kelas profesional dengan dukungan AI tingkat tinggi, NPU kelas atas, dan efisiensi daya yang mampu memaksimalkan energi serta daya tahan baterai.

2. Kasta chipset MediaTek Dimensity

MediaTek Dimensity (mediatek.com)

Secara umum, chipset MediaTek Dimensity dibagi menjadi empat kasta atau jenis, yaitu MediaTek Dimensity 6000 (kelas bawah), MediaTek Dimensity 7000 (kelas menengah), MediaTek Dimensity 8000 (kelas atas), dan MediaTek Dimensity 9000 (kelas flagship). Dilansir Android Authority, MediaTek Dimensity 6000 dan 7000 sangat cocok untuk HP murah dan punya CPU low power.

Lebih dari itu, MediaTek Dimensity 8000 mengedepankan performa maksimal dan kerap dipakai di HP mid-range. Dimensity 8000 juga mulai menanamkan berbagai teknologi canggih, mulai dari large language models (LLMs) hingga mendukung kamera 200MP. Di kasta teratas ada MediaTek Dimensity 9000 yang memberikan performa tertinggi, efisiensi daya luar biasa, hingga grafis tingkat tinggi.

3. Performa MediaTek Dimensity

MediaTek Dimensity (i.mediatek.com)

Performa dari chipset HP disokong oleh beberapa aspek, mulai dari kemampuan CPU, GPU, dan fitur pendukung lain. Chipset kelas bawah seperti MediaTek Dimensity 6400 hanya memiliki clock speed 2.4GHz. Kemudian, di MediaTek Dimensity 7400 sudah mendukung jenis penyimpanan UFS 3.1. Karena itu, seri 6000 dan 7000 hanya cocok buat kegiatan ringan hingga menengah.

Sementara itu, seri di atasnya seperti MediaTek Dimensity 8000 dan 9000 sudah mendukung penyimpanan UFS 4.0, 4.1, RAM LPDDR5X, dan clock speed hingga 4.2GHz. GPU yang digunakan juga merupakan versi terbaru, salah satunya Mali-G1 Ultra MP12. Teknologi canggih seperti MediaTek HyperEngine Adaptive Gaming Technology 3.0 juga dihadirkan demi kemampuan gaming maksimal di grafis tertinggi.

4. Perbandingan MediaTek Dimensity dengan MediaTek Helio

MediaTek Dimensity (mediatek.com)

Selain Dimensity, MediaTek juga memiliki satu jenis chipset lain yang cukup terkenal, yaitu MediaTek Helio. Berbeda dengan Dimensity, Helio lebih berfokus HP entry level yang harganya sangat terjangkau. Hal tersebut memberikan banyak batasan bagi MediaTek Helio, entah soal performa, jaringan, hingga dukungan fitur lain. Di bawah ini adalah perbandingan MediaTek Dimensity dengan MediaTek Helio yang dirangkum dari laman NanoReview.

Perbandingan MediaTek Dimensity dengan MediaTek Helio

Perbedaan

MediaTek Dimensity

MediaTek Helio

Jaringan

2G, 3G, 4G, 5G

2G, 3G, 4G

Dukungan penyimpanan

UFS 2.2 hingga UFS 4.1

eMMC 5.1 hingga UFS 2.2

Dukungan RAM

LPDDR4X

hingga LPDDR5X

Resolusi perekaman video maksimal

4K 120 FPS hingga 8K 60 FPS

1080p hingga 2K 30 FPS

GPU

Mali G series dan MaliImmortalis

Mali G series

Clock speed

sekitar 2GHz

2GHz hingga 4GHz

Proses fabrikasi

4 hingga 3 nm

12 hingga 6 nm

Skor AnTuTu

600 ribu hingga 3 jutaan

200 ribu hingga 600 ribuan

Resolusi kamera maksimal

320MP

200MP

Perbandingan MediaTek Dimensity dengan MediaTek Helio

5. HP yang pakai chipset MediaTek Dimensity

MediaTek Dimensity (mediatek.com)

MediaTek Dimensity bukan chipset abal-abal yang hanya digunakan di satu atau dua merek HP. Justru, chipset tersebut sudah menjadi langganan bagi berbagai merek raksasa, mulai dari Xiaomi, OPPO, vivo, hingga Samsung. Dilansir 91Mobile, chipset MediaTek Dimensity 9000 series kerap digunakan di HP flagship seperti OPPO Find X9 Pro, vivo X300 Pro, dan vivo X200.

MediaTek Dimensity 8000 menjadi langganan HP kelas atas dan HP yang berfokus pada performa seperti OPPO Reno 14 Pro, Xiaomi 14T, dan POCO X7 Pro. Adapun, MediaTek Dimensity 7000 menjadi andalan HP mid-range seperti OPPO Reno 12, POCO X7 5G, OPPO Reno 11F, dan Infinix Note Edge. MediaTek Dimensity 6000 sendiri sering digunakan di HP entry seperti realme C85, Samsung Galaxy M15, dan OPPO A3 Pro.

Nama MediaTek kembali harum dengan hadirnya chipset MediaTek Dimensity. Sebab, MediaTek Dimensity bisa membuktikan pada dunia kalau MediaTek mampu memproduksi chipset berkualitas yang tak kalah dari pesaingnya seperti Snapdragon yang dibuat oleh Qualcomm. HP dengan chipset MediaTek Dimensity juga terkenal powerful, hemat daya, dan bisa diandalkan di segala situasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team