Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Game Alternatif untuk Pemain yang Menyukai Pragmata

6 Game Alternatif untuk Pemain yang Menyukai Pragmata
Pragmata (dok. Capcom)
Intinya Sih
  • Capcom resmi merilis Pragmata, game aksi petualangan luar angkasa yang telah lama dinantikan dan mendapat pujian dari pemain serta kritikus.
  • Artikel ini merekomendasikan enam game alternatif seperti Control, Vanquish, Returnal, Death Stranding, Binary Domain, dan Exoprimal bagi penggemar Pragmata.
  • Masing-masing game menawarkan elemen serupa dengan Pragmata, mulai dari eksplorasi futuristik hingga pertarungan intens melawan musuh non-manusia menggunakan teknologi canggih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pragmata merupakan game original terbaru dari Capcom dalam lebih dari satu dekade. Game aksi petualangan dengan latar luar angkasa ini sudah dinanti-nantikan sejak pertama kali diumumkan pada 2020. Meski sempat mengalami penundaan, Pragmata akhirnya resmi dirilis beberapa waktu yang lalu dan langsung mendapat banyak pujian dari para pemain maupun kritikus. Jika kamu sudah menamatkan Pragmata dan jatuh cinta dengan petualangan Hugh dan Diana namun merasa kurang puas, ada banyak game lain dengan cita rasa serupa yang bisa dijajal. Game apa saja itu? Berikut daftarnya.

1. Control

Bagi pemain yang menyukai gaya bermain di Pragmata yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai senjata lewat berbagai trik dan celah ketika bertarung, maka Control bisa jadi game terbaik berikutnya untuk dimainkan. Game ini mengisahkan sebuah kejadian misterius di Federal Bureau of Control yang mengancam keselamatan seluruh umat manusia dan tugas pemain adalah mengungkap rahasia di balik kejadian itu sembari memanfaatkan segala yang ada di sekitarmu untuk bertahan dan melawan.

2. Vanquish

Berikutnya adalah Vanquish, game garapan PlatinumGames yang sempurna untuk pemain yang menyukai gameplay aksi tembak-menembak melawan robot di Pragmata. Game ini menawarkan pertarungan yang selalu terasa cepat dan intens dari awal hingga akhir permainan, dengan segudang musuh berbentuk robot yang terus menghalangi jalan pemain. Ditambah lagi, tersedia banyak pilihan senjata yang bisa pemain gunakan untuk menghabisi mereka semua, sehingga pemain tinggal memilih senjata favorit mereka dan mulai beraksi.

3. Returnal

Returnal mengikuti petualangan Selene Vassos yang terjebak dalam time loop di luar angkasa sembari memburu sinyal misterius. Dengan genre bullet hell dan berbagai bioma yang terus berubah secara dinamis, Returnal menawarkan latar luar angkasa yang mencekam, mirip dengan Pragmata dalam hal ketegangan dan perasaan terisolasi yang ditimbulkannya. Game ini siap menantang pemain selama berjam-jam dan jika pemain cocok, mereka juga bisa menantikan Saros, game bullet hell anyar dari studio yang sama yaitu Housemarque.

4. Death Stranding

Death Stranding mengajak pemain menjelajahi Amerika Serikat pasca-bencana besar sebagai Sam Porter Bridges. Tugasmu pemain adalah mengantarkan berbagai kebutuhan antar koloni yang tersebar, mirip dengan bagaimana Hugh di Pragmata bergerak dari satu sektor ke sektor lain. Di sepanjang perjalanan, pemain juga akan menghadapi musuh misterius dan merasakan serunya sistem combat yang kreatif sekaligus menantang. Meski sering dicap sebagai game simulator berjalan, Death Stranding jauh lebih dalam dari itu.

5. Binary Domain

Selain dikenal lewat seri Like a Dragon/Yakuza yang legendaris, Ryu Ga Gotoku Studio ternyata memiliki game lain yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah Binary Domain, game third-person shooter dengan latar dunia distopia yang rilis pada 2012. Game ini mengangkat tema futuristik tentang robot yang mengambil alih pekerjaan manusia setelah banjir besar akibat pemanasan global menenggelamkan banyak kota padat penduduk. Jika pemain mencari game dengan cerita yang gelap, Binary Domain sangat layak untuk dicoba.

6. Exoprimal

Yang terakhir adalah Exoprimal, game multiplayer shooter yang rilis pada 2023. Game garapan Capcom ini mengajak pemain bermain secara online bersama pemain lain dan mengenakan exosuit canggih untuk menghadapi serangan kawanan dinosaurus. Meski Pragmata lebih condong ke game single-player untuk dinikmati sendiri, game tersebut dan Exoprimal sama-sama berbagi pendekatan serupa yaitu melawan musuh non manusia sembari mengendalikan dan mengenakan teknologi tempur dari masa depan yang keren.

Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game alternatif untuk pemain yang menyukai Pragmata. Tertarik memainkan game-game di atas?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Related Articles

See More