Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Spotify Rilis Running Mode, Playlist Otomatis Ikuti Tempo Lari

Spotify Rilis Running Mode, Playlist Otomatis Ikuti Tempo Lari
Fitur Running Mode pada Spotify (newsroom.spotify.com)
Intinya Sih
  • Spotify merilis Running Mode pada 30 Juli 2026, yang otomatis membuat playlist berdasarkan tempo lari, intensitas, jenis latihan, durasi, target BPM, serta preferensi genre pengguna.
  • Running Mode menawarkan panduan suara opsional untuk membantu menjaga ritme dan target latihan, serta menyediakan 25 preset lari yang dapat dipersonalisasi sebelum playlist dibuat.
  • Fitur ini awalnya tersedia bagi pelanggan Premium iPhone di tujuh negara melalui Fitness Hub; Spotify juga meluncurkan User Notes untuk catatan lagu bagi pengguna minimal 16 tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Spotify kembali menghadirkan inovasi baru untuk menyempurnakan pengalaman mendengarkan musik, khususnya bagi pengguna yang gemar berolahraga. Platform streaming musik tersebut resmi memperkenalkan Running Mode pada 30 Juli 2026. Fitur ini mampu membuat playlist secara otomatis sesuai tempo dan tujuan latihan pengguna. Selain menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih personal, fitur ini juga dirancang agar sesi olahraga terasa lebih menyenangkan.

Tak hanya itu, Spotify juga merilis fitur User Notes yang memungkinkan pengguna memberikan catatan pribadi pada lagu di library musik mereka. Kedua fitur ini diluncurkan hampir bersamaan sebagai bagian dari upaya Spotify memperluas pengalaman pengguna di dalam aplikasinya. Lantas, seperti apa cara kerja Running Mode dan User Notes? Simak penjelasannya berikut!

1. Running Mode sesuaikan playlist dengan tempo lari

Fitur Running Mode pada Spotify
Fitur Running Mode pada Spotify (newsroom.spotify.com)

Running Mode dirancang agar pengguna tidak perlu lagi menghabiskan waktu memilih lagu sebelum berolahraga. Fitur ini akan menyusun playlist yang disesuaikan berdasarkan tempo lari, intensitas latihan, dan preferensi musik masing-masing pengguna. Tujuannya adalah menghadirkan musik yang mampu mengikuti ritme aktivitas fisik sehingga pengguna dapat tetap fokus selama berolahraga.

Spotify menjelaskan bahwa pengguna dapat mengatur berbagai parameter latihan, mulai dari jenis workout seperti interval, steady, atau pyramid, durasi olahraga, target Beats Per Minute (BPM), hingga genre atau suasana musik yang diinginkan. Setelah semua pengaturan dipilih, aplikasi akan membuat playlist yang paling sesuai untuk menemani sesi olahraga tersebut. Sistem ini memanfaatkan preferensi yang telah ditentukan pengguna agar setiap playlist terasa lebih personal.

Playlist yang dihasilkan juga akan mengikuti ritme latihan sehingga transisi antar lagu terasa lebih mulus. Spotify menyebut musik akan disesuaikan dengan tempo yang dipilih sehingga pengalaman mendengarkan terasa lebih konsisten. Perusahaan berharap pendekatan ini dapat membantu pengguna tetap termotivasi, baik saat berlari, jogging santai, maupun berjalan kaki.

2. Fitur Running Mode dilengkapi panduan audio saat berlari

ilustrasi sedang berolahraga lari (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi sedang berolahraga lari (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Selain menyesuaikan lagu berdasarkan tempo olahraga, Running Mode turut menghadirkan optional audio cues atau panduan suara yang bisa diaktifkan sesuai kebutuhan. Fitur ini memberikan arahan dan motivasi selama berlari tanpa mengganggu alunan musik yang sedang diputar. Pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan panduan suara tersebut sesuai preferensi.

Spotify menggambarkan pengalaman ini layaknya memiliki seorang teman atau pelatih yang menemani selama berolahraga. Panduan suara akan muncul pada momen tertentu untuk membantu pengguna menjaga ritme maupun menyelesaikan target latihan. Pengguna tidak hanya memperoleh playlist yang sesuai, tetapi juga dukungan selama sesi olahraga berlangsung.

Running Mode juga menjadi pelengkap berbagai fitur kebugaran yang sebelumnya telah tersedia di Spotify. Platform ini sudah memiliki Prompted Playlist, konten olahraga, hingga kelas kebugaran dari Peloton dan kreator lainnya. Kehadiran Running Mode memperkuat ekosistem tersebut melalui pengalaman olahraga yang lebih terintegrasi.

3. Fitur Running Mode baru tersedia melalui Spotify Fitness Hub

ilustrasi Spotify di MacBook Pro
ilustrasi Spotify di MacBook Pro (unsplash.com/Thibault Penin)

Pada tahap awal peluncuran, Running Mode baru tersedia bagi pelanggan Spotify Premium yang menggunakan perangkat iPhone (iOS). Pengguna dapat mengakses fitur tersebut melalui menu Spotify Fitness Hub yang tersedia di aplikasi Spotify. Untuk saat ini, pengguna Android masih harus menunggu hingga Spotify mengumumkan jadwal peluncurannya.

Spotify menghadirkan Running Mode lebih dulu di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Perusahaan belum mengungkapkan kapan fitur ini akan diperluas ke negara lain maupun perangkat Android. Peluncuran bertahap seperti ini menjadi strategi yang kerap dilakukan Spotify sebelum menghadirkan fitur secara global.

Untuk mulai menggunakannya, pengguna cukup memilih satu dari 25 preset lari yang telah disediakan. Preset tersebut kemudian dapat disesuaikan berdasarkan jenis latihan, durasi, BPM, dan preferensi musik. Setelah pengaturan selesai, Spotify akan menyusun playlist yang mengikuti karakter latihan pengguna secara otomatis.

4. Spotify juga memperkenalkan User Notes

fitur User Notes pada Spotify
fitur User Notes pada Spotify (spotify.substack.com)

Selain Running Mode, Spotify juga meluncurkan fitur User Notes yang tersedia untuk lebih banyak pengguna. Fitur ini memungkinkan pengguna menambahkan catatan pribadi atau semacam takarir pada tiap lagu yang tersimpan di library maupun playlist. Kehadiran User Notes memberikan cara baru untuk menyimpan alasan atau momen tertentu yang berkaitan dengan sebuah lagu.

Catatan tersebut akan muncul tepat di bawah lagu sehingga mudah ditemukan ketika pengguna membuka kembali koleksi musik mereka. Jika lagu berada dalam playlist yang dibagikan, pengguna lain juga dapat melihat catatan yang ditulis oleh pemilik playlist. Hal ini membuat playlist terasa lebih personal sekaligus memberikan konteks tambahan bagi pendengarnya.

Spotify menyebut User Notes akan tersedia bagi pengguna gratis maupun Premium di pasar tertentu. Namun, fitur ini hanya dapat digunakan oleh pengguna yang telah berusia minimal 16 tahun. Perusahaan juga belum mengungkapkan daftar lengkap negara yang akan menerima fitur tersebut pada tahap awal peluncuran.

Melalui perpaduan target latihan, tempo lari, dan selera musik, Spotify ingin membuat setiap sesi olahraga terasa lebih menyenangkan sekaligus memotivasi. Pengguna pun dapat menghabiskan lebih sedikit waktu mencari lagu dan lebih banyak waktu untuk bergerak. Berkat pendekatan tersebut, Spotify berharap Running Mode dapat menjadi teman olahraga yang mampu menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih personal dan relevan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More