Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menarik Telaga Rambut Monte di Blitar, Disebut Sarat Kisah Mistis!

5 Fakta Menarik Telaga Rambut Monte di Blitar, Disebut Sarat Kisah Mistis!
Telaga Rambut Monte (google.com/maps/murti saridewi)

Rambut Monte merupakan sebuah destinasi wisata peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Terdiri dari susunan batu, Candi Rambut Monte dulunya digunakan sebagai tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu.

Sebagai situs bersejarah, Rambut Monte justru terkenal dengan telaga berair jernih berwarna hijau kebiruan, lho. Warna air telaga ini berubah mengikuti pantulan cahaya di sekelilingnya. Yuk, temukan fakta menarik Telaga Rambut Monte lainnya lewat artikel berikut!

1. Sejarah nama Rambut Monte

Candi Rambut Monte
Candi Rambut Monte (google.com/maps/Cindy Fatikasari2002)

Nama Rambut Monte diambil dari relief pada candi kecil di tepian telaga. Relief tersebut menggambarkan sosok raksasa berambut panjang dan gimbal (monte dalam bahasa Jawa). Oleh masyarakat, sosok berambut monte tersebut dikaitkan dengan Ratu Baka, resi (orang suci) sakti dari zaman Majapahit yang berhasil mengalahkan Rahwana dalam pertarungan.

Walau sangat minim bukti sejarah, cerita Danyang Rambut Monte ini telah menjadi legenda yang diwariskan secara turu menurun.

2. Airnya jernih berwarna hijau kebiruan

Telaga Rambut Monte
Telaga Rambut Monte (google.com/maps/Nauroh Albasyasyah)

Telaga Rambut Monte terkenal akan air yang sangat jernih. Kejernihan air tersebut bersumber dari mata air pegunungan yang bersih. Saking jernihnya, dasar telaga dan ikan-ikan di dalamnya terlihat sangat jelas.

Tak hanya jernih, warna air telaga ini juga unik, mulai dari hijau pekat, biru kehijauan hingga biru jernih. Warna airnya pun bisa berubah, tergantung dari pantulan cahaya dan pepohonan yang rindang di sekelilingnya.

3. Dihuni ikan dewa yang dikeramatkan

Telaga Rambut Monte
Telaga Rambut Monte (google.com/maps/ines ornella)

Berdasarkan legenda masyarakat, Telaga Rambut Mente dihuni oleh ikan dewa yang dikeramatkan. Konon, ikan tersebut merupakan jelmaan penjaga candi yang dikutuk karena melanggar perintah. Ikan tersebut tidak boleh dipancing, diambil, apalagi dikonsumsi.

Berdasarkan penelitian ilmiah, ikan dewa masuk dalam jenis Tor tambra. Ikan tersebut hanya dapat hidup di perairan yang sangat jernih, dingin, dengan kadar oksigen yang tinggi. Dengan mitos yang dipercaya masyarakat sekitar, populasi ikan ini terus ada dan tetap lestari hingga kini.

4. Sarat kisah mistis

Telaga Rambut Monte
Telaga Rambut Monte (google.com/maps/Feerenza)

Tak hanya pemandangan alamnya yang mempesona, Telaga Rambut Monte juga sarat akan cerita mistis, terutama terkait ikan dewa yang dianggap sebagai jelmaan penjaga candi. Masyarakat setempat percaya bahwa ikan-ikan tersebut tidak boleh dipancing, diambil, bahkan dikonsumsi. Konon, siapa saja yang melanggar aturan bisa mengalami musibah, gangguan gaib, dan sakit yang berkepanjangan.

Selain itu, masyarakat juga percaya bahwa sumber air yang ada di tengah telaga merupakan gerbang penghubung dunia manusia dan alam gaib. Setiap bulan Suro, masyarakat kerap mengadakan ritual larung sesaji ke tengah telaga sebagai bentuk penghormatan kepada penjaga telaga dan meminta keselamatan.

5. Aktivitas seru yang bisa dilakukan

Telaga Rambut Monte
Telaga Rambut Monte (google.com/maps/Inul Fadhilah)

Di Telaga Rambut Monte, kamu bisa bersantai dan berswafoto sambil menikmati pemandangan. Selain itu, kamu juga bisa bermain air di kolam renang alami dekat telaga atau Bendungan Sumber Dandang. Bahkan, di bulan-bulan tertentu kamu juga bisa menyaksikan ritual budaya yang sakral.

Cerita mistis tak menjadi penghalang untuk berkunjung ke Telaga Rambut Monte. Selama tetap menjaga kesopanan dan mematuhi aturan setempat, dipastikan kunjunganmu tetap aman dan menyenangkan. Yuk, segera agendakan berkunjung ke sini kalau kamu ke Blitar!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Berapa Jam Mendaki Gunung Fuji? Ini Estimasi Waktunya

02 Mar 2026, 15:45 WIBTravel