Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Bedanya Terminal 1 dan 2 Bandara Juanda? Ini Penjelasannya

Apa Bedanya Terminal 1 dan 2 Bandara Juanda? Ini Penjelasannya
ilustrasi kedatangan bandara (unsplash.com/Gilbert Ng)

Ingin bepergian lewat Bandara Internasional Juanda, tapi masih bingung harus menuju ke terminal yang mana? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak calon penumpang yang masih sering tertukar, padahal salah masuk terminal bisa bikin panik, apalagi kalau waktu keberangkatan sudah mepet.

Secara sederhana, perbedaan utama terminal di Bandara Juanda terletak pada jenis penerbangan, maskapai yang beroperasi, hingga fasilitas pendukungnya. Agar tidak salah langkah, yuk simak panduan lengkap perbedaan Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Juanda berikut ini.

1. Perbedaan jenis penerbangan

ilustrasi pintu masuk bandara
ilustrasi pintu masuk bandara (unsplash.com/Nick Fewings)

Hal paling mendasar yang wajib kamu tahu adalah peruntukan terminalnya. Terminal 1 (T1) Bandara Juanda dikhususkan untuk melayani seluruh penerbangan domestik atau dalam negeri. Jadi, jika kamu punya rencana terbang dari Surabaya menuju kota-kota lain di Indonesia seperti Jakarta, Bali, atau Medan, kemungkinan besar kamu akan berangkat dari sini.

Sebaliknya, Terminal 2 (T2) memiliki fokus untuk melayani penerbangan internasional. Jika tujuan liburan atau perjalanan bisnismu berada di luar negeri, maka Terminal 2 adalah gerbang keberangkatanmu. Jangan sampai kamu sudah sampai di T1 hanya untuk menyadari bahwa penerbanganmu ternyata adalah rute internasional!

2. Maskapai yang beroperasi

ilustrasi pesawat Citilink
ilustrasi pesawat Citilink (pexels.com/Jeffry S.S.)

Karena peruntukannya berbeda, maskapai yang beroperasi di masing-masing terminal pun otomatis berbeda. Di Terminal 1, kamu akan menemukan maskapai-maskapai besar yang melayani rute domestik populer di Indonesia. Biasanya, ini meliputi maskapai seperti Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, hingga Citilink (untuk rute-rute tertentu).

Sementara di Terminal 2, karena melayani rute internasional, maskapai yang beroperasi di sana didominasi oleh maskapai yang memiliki rute luar negeri, baik itu maskapai nasional maupun internasional. Maskapai seperti Garuda Indonesia atau maskapai asing lainnya sering kali menggunakan fasilitas T2. Namun, perlu diingat bahwa kebijakan maskapai bisa berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan kamu mengecek kembali terminal keberangkatan di tiket pesawatmu.

3. Fasilitas dan kenyamanan

ilustrasi menunggu di bandara
ilustrasi menunggu di bandara (pexels.com/Atlantic Ambience)

Meskipun keduanya berfungsi untuk melayani penumpang, terdapat perbedaan suasana dan fasilitas di kedua terminal. Terminal 1 sebagai terminal domestik biasanya memiliki area yang lebih luas karena volume penumpang domestik yang memang sangat tinggi. Di sini, kamu bisa menemukan banyak gerai makanan, minimarket, hingga area tunggu yang cukup ramai.

Terminal 2 memiliki desain yang lebih modern dan sering dianggap sedikit lebih tenang dibandingkan T1. Fasilitas di T2 disesuaikan dengan kebutuhan penumpang internasional, seperti konter imigrasi, area bea cukai, serta fasilitas penukaran mata uang yang lebih lengkap. Kenyamanan di kedua terminal tetap menjadi prioritas pengelola bandara agar setiap penumpang merasa rileks sebelum memulai perjalanan.

4. Lokasi dan akses terminal

ilustrasi di bandara
ilustrasi di bandara (pexels.com/Gustavo Fring)

Perbedaan lokasi adalah hal krusial yang tidak boleh disepelekan. Meskipun masih berada dalam satu kawasan Bandara Juanda, letak antara Terminal 1 dan Terminal 2 cukup berjauhan. Kamu membutuhkan waktu tambahan sekitar 10 sampai 15 menit menggunakan kendaraan jika harus berpindah dari satu terminal ke terminal lainnya.

Akses menuju keduanya pun bisa dijangkau dengan mudah menggunakan taksi bandara, transportasi daring, atau bus bandara. Jika kamu menggunakan transportasi umum atau diantar oleh teman, pastikan kamu memberikan instruksi yang jelas kepada pengemudi apakah kamu menuju Terminal 1 atau Terminal 2. Jangan sampai kamu berhenti di drop-off yang salah dan harus berjalan kaki atau naik transportasi lagi untuk berpindah terminal.

Datanglah lebih awal ke bandara, setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan untuk penerbangan domestik dan 3 jam untuk penerbangan internasional. Dengan begitu, kamu punya waktu lebih jika ternyata salah terminal atau harus mencari lokasi konter check-in yang tepat. Semoga perjalananmu menyenangkan dan sampai tujuan dengan selamat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Artotel Hadirkan Pameran Arsip Sejarah Raden Saleh dan Cikini

21 Apr 2026, 17:00 WIBTravel