- Transportasi: Jangan ragu untuk menggunakan Shanghai Metro. Sistem kereta bawah tanah mereka sangat efisien, bersih, dan menjangkau hampir semua titik wisata. Kamu tidak perlu takut tersesat karena petunjuk di stasiun tersedia dalam bahasa Inggris.
- Aplikasi wajib: Mengingat ada beberapa batasan internet di China, pastikan kamu sudah mengunduh VPN sebelum berangkat. Selain itu, unduh aplikasi WeChat atau Alipay untuk pembayaran nontunai, karena di Shanghai hampir semua transaksi menggunakan sistem scan QR code. Untuk navigasi, Apple Maps atau Baidu Maps jauh lebih akurat dibandingkan dengan Google Maps di sana.
- Opsi alternatif: Kalau kamu punya waktu lebih atau berlibur bersama keluarga, kamu bisa meluangkan satu hari penuh untuk bermain di Shanghai Disneyland. Namun, pastikan kamu memesan tiket jauh-jauh hari karena antreannya sering kali sangat panjang.
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Shanghai yang Dijamin Seru

- Itinerary 3 hari 2 malam di Shanghai menawarkan pengalaman lengkap dari modernitas Pudong, pesona Sungai Huangpu, hingga keindahan taman klasik Yu Garden dan suasana artistik Tianzifang.
- Hari terakhir menyoroti The Bund dengan bangunan kolonial megah serta Nanjing Road sebagai pusat belanja populer sebelum kembali pulang.
- Panduan juga mencakup tips penting seperti penggunaan metro, aplikasi pembayaran digital, VPN, serta opsi tambahan berkunjung ke Shanghai Disneyland.
Shanghai selalu punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan Indonesia. Sebagai kota terbesar di China, Shanghai menawarkan perpaduan unik antara gedung pencakar langit yang futuristik dan gang-gang sempit yang sarat akan sejarah. Kalau kamu cuma punya waktu singkat, tenang saja. Kamu tetap bisa menikmati esensi kota ini dalam waktu tiga hari dua malam.
Buat kamu yang sedang merencanakan liburan, berikut panduan itinerary 3 hari 2 malam di Shanghai yang bisa kamu jadikan referensi agar perjalanan kamu makin efisien dan berkesan. Dijamin bakal langsung pengin booking tiket, deh!
Table of Content
1. Hari ke-1: Menikmati Ikon modernitas dan gemerlap sungai

Begitu kamu tiba di Shanghai, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menuju hotel untuk menaruh barang. Sangat direkomendasikan untuk memilih penginapan di area People's Square atau The Bund. Kenapa? Karena lokasi ini berada di jantung kota dan memudahkan kamu untuk mengakses transportasi umum.
Setelah check-in dan beristirahat sejenak, perjalanan kamu dimulai dengan mengunjungi kawasan Pudong. Di sini, kamu akan merasa seperti masuk ke masa depan. Kamu bisa memilih untuk naik ke Oriental Pearl Tower yang ikonik atau ke Shanghai Tower, gedung tertinggi di China. Dari ketinggian, kamu bisa melihat panorama kota 360 derajat yang luar biasa. Jangan lupa siapkan kamera karena pemandangan dari atas sini sangat Instagrammable.
Menutup hari pertama, kamu tidak boleh melewatkan pelayaran Sungai Huangpu. Saat malam tiba, gedung-gedung pencakar langit di kedua sisi sungai akan menyalakan lampu warna-warni yang sangat cantik. Angin sepoi-sepoi dan gemerlap lampu Shanghai akan membuat malam pertama kamu terasa sangat spesial.
2. Hari ke-2: Menyelami budaya klasik dan estetika lokal

Hari kedua saatnya kamu mengenal sisi tradisional Shanghai. Mulailah pagi hari dengan mengunjungi Yu Garden. Taman klasik ini merupakan mahakarya arsitektur Tiongkok kuno dengan kolam ikan koi dan paviliun kayu yang indah. Setelah itu, kamu bisa berjalan kaki ke area City God Temple untuk melihat keramaian pasar tradisional yang masih mempertahankan gaya bangunan tempo dulu.
Untuk makan siang, kamu wajib mencoba Xiao Long Bao. Dumpling khas Shanghai ini berisi daging dan kuah kaldu yang gurih di dalamnya. Hati-hati saat menggigitnya karena kaldunya biasanya sangat panas. Rasanya yang autentik pasti bakal bikin kamu ketagihan.
Sore harinya, kamu bisa bergeser ke Tianzifang. Kawasan ini adalah labirin gang sempit di bangunan Shikumen (arsitektur khas Shanghai) yang telah diubah menjadi area seni, toko kerajinan, dan kafe unik. Suasananya sangat santai dan cocok untuk kamu yang suka berburu barang unik. Sebagai penutup hari, nikmati suasana malam yang lebih modern dan berkelas di Xintiandi. Area ini dipenuhi dengan restoran dan bar kelas atas yang tetap mempertahankan fasad bangunan bersejarah.
3. Hari ke-3: Sejarah kolonial dan belanja sebelum pulang

Sebelum mengakhiri perjalanan, habiskan pagi kamu dengan berjalan kaki di sepanjang The Bund. Area ini sangat kontras dengan Pudong yang baru saja kamu kunjungi di hari pertama. Di The Bund, kamu akan melihat deretan bangunan tua bergaya kolonial Eropa yang megah. Berjalan di sini memberikan kesan seolah kamu sedang berada di Eropa pada awal abad ke-20.
Setelah puas berfoto dengan latar belakang bangunan bersejarah, lanjutkan perjalanan kamu ke Nanjing Road Pedestrian Street. Ini adalah pusat perbelanjaan paling terkenal di Shanghai. Kamu bisa belanja oleh-oleh, mencoba makanan ringan lokal, atau sekadar window shopping di berbagai toko merek internasional. Area ini sangat luas, jadi pastikan kamu menggunakan sepatu yang nyaman.
Pastikan kamu sudah mengatur waktu dengan baik agar tidak terlambat menuju bandara untuk penerbangan pulang. Meskipun singkat, tiga hari ini akan memberikan gambaran yang lengkap tentang betapa dinamisnya kota Shanghai.
4. Tips penting agar liburan kamu makin lancar

Agar perjalanan kamu tidak terkendala, ada beberapa hal teknis yang perlu kamu siapkan berikut ini.
Itulah panduan itinerary 3 hari 2 malam di Shanghai yang bisa kamu coba. Shanghai adalah kota yang sangat ramah turis jika kamu sudah menyiapkan segalanya dengan matang. Selamat merencanakan liburanmu!
FAQ Seputar Itinerary 3 Hari 2 Malam di Shanghai
| Apa saja destinasi wajib yang dikunjungi pada hari pertama? | Hari pertama biasanya difokuskan pada ikon kota Shanghai. Anda bisa mengunjungi The Bund untuk melihat deretan bangunan kolonial yang menghadap ke gedung pencakar langit Pudong. Setelah itu, lanjutkan ke Nanjing Road, pusat perbelanjaan pejalan kaki yang sangat ramai, dan tutup hari dengan melihat kemegahan Oriental Pearl Tower. |
| Destinasi budaya mana yang menarik untuk dijelajahi pada hari kedua? | Untuk merasakan sisi tradisional Shanghai, Anda bisa mengunjungi Yuyuan Garden, sebuah taman klasik bergaya Dinasti Ming yang indah. Di sekitarnya terdapat City God Temple yang penuh dengan jajanan lokal. Sore harinya, mampirlah ke Tianzifang di area French Concession untuk menikmati labirin gang-gang kecil yang penuh dengan galeri seni dan kafe unik. |
| Apakah mungkin mengunjungi Shanghai Disneyland dalam jadwal 3 hari? | Sangat mungkin, dan biasanya hari ketiga didedikasikan penuh untuk Shanghai Disneyland. Mengingat areanya yang sangat luas, disarankan untuk berangkat sangat pagi agar bisa menikmati berbagai wahana populer seperti TRON Lightcycle Power Run dan Pirates of the Caribbean tanpa terburu-buru sebelum menuju bandara. |
| Transportasi apa yang paling efektif untuk berkeliling Shanghai selama 3 hari? | Metro (kereta bawah tanah) adalah pilihan terbaik karena jangkauannya yang sangat luas, cepat, dan murah. Pastikan Anda memiliki aplikasi peta atau pembayaran digital seperti Alipay/WeChat Pay yang sudah terhubung dengan kartu internasional untuk memudahkan pembelian tiket dan transaksi lainnya selama di Shanghai. |


















