5 Fakta El Molinon, Stadion Sepak Bola Tertua di Spanyol
- El Molinón di Gijón adalah stadion sepak bola tertua di Spanyol, digunakan sejak 1908 dan menjadi markas resmi Real Sporting de Gijón sejak 1917.
- Nama stadion diubah menjadi Estadio Municipal El Molinón-Enrique Castro 'Quini' pada 2018 untuk menghormati legenda klub, disusul penamaan gerbang Jesús Castro.
- Stadion ini pernah jadi lokasi laga kontroversial Piala Dunia 1982 dan kini tetap hidup berkat renovasi besar serta fungsi baru sebagai pusat hiburan dan konser musik.
Bicara soal sepak bola Spanyol, kota pesisir Gijón punya satu kebanggaan besar bernama Real Sporting de Gijón. Klub Segunda División yang berdiri sejak 1 Juli 1905 ini punya stadion kandang yang sangat ikonis, yaitu El Molinón. Menariknya, El Molinón adalah stadion tertua di Spanyol karena sudah digunakan sejak tahun 1908.
Tapi, tahukah kamu peristiwa bersejarah apa saja yang pernah terjadi di dalam stadion yang sudah berdiri lebih dari satu abad ini? Yuk, simak sejarah dan fakta menariknya dalam artikel ini!
1. Stadion sepak bola tertua di spanyol

Estadio El Molinón merupakan markas dari klub Real Sporting de Gijón. Berlokasi di kota Gijón, Asturias, Spanyol, tempat ini memegang gelar sebagai stadion sepak bola tertua di Spanyol karena sudah digunakan sejak tahun 1908. Uniknya, nama "El Molinón" diambil dari kata dalam bahasa Spanyol yang berarti "pabrik besar", karena stadion ini memang dibangun di bekas lahan pabrik penggilingan tua.
Klub Real Sporting sendiri baru mulai menjadikan El Molinón sebagai kandang resmi mereka pada tahun 1917. Laga resmi pertama yang digelar di sini terjadi pada 22 April 1917, saat Real Sporting menjamu Arenas Club de Getxo dalam ajang kompetisi Copa del Rey.
2. Namanya diubah demi menghormati penyerang legendaris real sporting

Estadio El Molinón punya nama resmi yang cukup panjang, yaitu Estadio Municipal El Molinón-Enrique Castro "Quini". Nama tambahan ini diberikan oleh Dewan Kota Gijón pada 28 Februari 2018, tepat sehari setelah meninggalnya Quini, penyerang legendaris sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Real Sporting dan timnas Spanyol. Perubahan nama ini disetujui oleh pemerintah setempat sebagai bentuk penghormatan tertinggi untuk mengenang jasa sang legenda.
Menariknya, aksi penghormatan ini tidak berhenti di situ saja. Tiga bulan kemudian, berkat adanya gerakan dan inisiatif dari masyarakat, gerbang nomor 1 di stadion ini resmi diubah namanya menggunakan nama Jesús Castro. Beliau adalah mantan kiper legendaris Sporting Gijón sekaligus saudara kandung dari Quini.
3. Pernah menjadi tempat pertandingan paling kontroversial dalam sejarah sepak bola

Stadion El Molinón pernah menjadi saksi bisu salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah sepak bola dunia saat menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 1982. Di stadion inilah terjadi pertandingan fase grup yang sangat memalukan, sampai-sampai dijuluki "Disgrace of Gijón" alias Aib Gijón. Kejadian ini bermula saat Jerman Barat berhadapan dengan Austria.
Setelah Jerman Barat unggul 1-0 di menit-menit awal, kedua tim tiba-tiba bermain sangat pasif dan terkesan tidak serius. Skor tipis itu memang sengaja dipertahankan karena sudah aman untuk meloloskan mereka berdua ke babak berikutnya sekaligus menyingkirkan Aljazair. Gara-gara skandal ini, FIFA akhirnya mengubah total aturan main, di mana pertandingan terakhir di fase grup wajib digelar secara serentak supaya tidak ada lagi tim yang bisa curang atau diuntungkan.
4. Renovasi besar membuat stadion ini tetap hidup dan ramai

Saat ini, El Molinón punya area seluas 105 m × 68 m dengan kapasitas 29.371 kursi. Masa jaya stadion ini ada di tahun 1980-an dengan rekor 43.000 penonton saat Piala Dunia 1982, sebelum akhirnya kapasitas dipangkas hingga tersisa 25.000-an kursi di akhir tahun 90-an karena aturan baru FIFA dan UEFA yang mewajibkan semua penonton duduk tanpa pagar pembatas.
Untungnya, lewat renovasi besar pada tahun 2009-2011, stadion ini diperluas lagi hingga bisa menampung sekitar 29.000 penonton dengan tampilan luar yang jauh lebih modern. Menariknya lagi, El Molinón kini juga dilengkapi area luas berisi pusat kuliner, restoran, toko, dan tempat acara budaya. Fasilitas ini sengaja dibuat agar stadion tua yang legendaris ini bisa tetap hidup dan ramai dikunjungi warga lokal maupun turis sepanjang tahun, bahkan saat sedang tidak ada pertandingan sepak bola.
5. Pernah menjadi panggung konser musik besar

Selain jadi tempat tanding sepak bola, El Molinón juga punya sejarah panjang sebagai lokasi konser musik paling megah di wilayah Asturias. Stadion tua ini sering banget disulap menjadi panggung raksasa untuk menyambut kedatangan musisi-musisi papan atas dari berbagai belahan dunia.
Gak main-main, nama-nama besar dan band legendaris dunia sekelas Bruce Springsteen, The Rolling Stones, Dire Straits, sampai Bon Jovi pernah tampil langsung di sini. Mereka berhasil mengguncang panggung El Molinón dan menghibur puluhan ribu penggemar yang datang memenuhi stadion.
Itulah beberapa fakta menarik tentang Stadion El Molinón, mulai dari statusnya sebagai stadion tertua di Spanyol hingga transformasinya menjadi tempat nongkrong yang modern. Dengan sejarah panjangnya yang luar biasa, gak heran jika markas Real Sporting de Gijón ini tetap menjadi salah satu stadion paling ikonik di dunia sepak bola.


















