Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Kota dan Wisata Malaysia yang Terdampak Asap Karhutla Indonesia

9 Kota dan Wisata Malaysia yang Terdampak Asap Karhutla Indonesia
Potret kabut asap (unsplash.com/Rynco Maekawa)
  • Kabut asap karhutla Indonesia membuat 29 wilayah Malaysia, termasuk Kuala Lumpur, mencatat kualitas udara tidak sehat pada 25 Agustus 2026, berdasarkan APIMS.
  • Wilayah wisata terdampak mencakup Kuching, Kuala Lumpur, Shah Alam, Putrajaya, Taiping, Sri Aman, Tanjung Malim, Ipoh, dan Sungai Petani, dengan API sekitar 153–171.
  • Wisatawan disarankan memantau kualitas udara, menunda aktivitas alam atau ruang terbuka saat asap pekat, serta memilih destinasi dalam ruangan sebagai alternatif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan, berdampak hingga ke Malaysia. Pada Selasa (25/8/2026) pukul 16.00 waktu setempat, sebanyak 29 wilayah di Malaysia, termasuk Kuala Lumpur, mencatat indeks kualitas udara dalam kategori tidak sehat (unhealthy) berdasarkan Air Pollutant Index Management System (APIMS).

APIMS mengategorikan indeks 0–50 sebagai sehat, 51–100 sedang, 101–200 tidak sehat, 201–300 sangat tidak sehat, dan lebih dari 300 sebagai indikator berbahaya. Beberapa wilayah dengan indeks tinggi juga merupakan kawasan yang memiliki destinasi wisata populer.

Bagi kamu yang sedang berada di Malaysia, kondisi ini tentu perlu diperhatikan. Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan membuat aktivitas luar ruangan kurang nyaman. Namun, wisatawan masih bisa menyesuaikan rencana perjalanan dengan memilih destinasi yang sesuai serta memantau kualitas udara sebelum beraktivitas.

Berikut beberapa kota dan wilayah di Malaysia yang kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, terutama Kalimantan.

  1. 1. Kuching

    Kuching di Sarawak mencatat indeks kualitas udara 157. Kota ini menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan yang ingin menjelajahi Sarawak. Beberapa destinasi yang dapat dikunjungi antara lain Kuching Waterfront, Sarawak Museum, Semenggoh Wildlife Centre, dan Bako National Park.

    Kuching Waterfront dan Sarawak Museum merupakan destinasi wisata untuk mengenal sejarah serta budaya Malaysia. Sedangkan, Semenggoh Wildlife Centre dan Bako National Park cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam. Karena sebagian destinasi tersebut berada di ruang terbuka, wisatawan sebaiknya memastikan kondisi udara sebelum berkunjung.

  2. 2. Kuala Lumpur

    Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia (IDN Times/Sunariyah)
    Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia (IDN Times/Sunariyah)

    Kawasan Batu Muda di Kuala Lumpur mencatat API 153. Sebagai ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur memiliki banyak pilihan wisata, mulai dari ikon kota hingga pusat perbelanjaan.

    Wisatawan biasanya mengunjungi Petronas Twin Towers, Suria KLCC, Bukit Bintang, dan Central Market. Saat kabut asap masih cukup pekat, pusat perbelanjaan seperti Suria KLCC bisa menjadi pilihan, karena wisatawan tidak perlu terlalu lama berada di ruang terbuka. Sementara itu, Petronas Twin Towers dan kawasan Bukit Bintang dapat dikunjungi ketika kondisi udara sudah lebih baik.

  3. 3. Shah Alam

    Shah Alam, Selangor, mencatat API 160. Kota ini dikenal dengan berbagai destinasi wisata keluarga, budaya, dan ruang terbuka. Beberapa tempat yang bisa masuk daftar kunjungan adalah Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, i-City, Taman Botani Negara Shah Alam, dan Setia City Mall. Jika kualitas udara sedang kurang baik, wisatawan dapat memilih i-City atau Setia City Mall yang menawarkan berbagai aktivitas dalam ruangan.

  4. 4. Putrajaya

    Potret Masjid Putra di Putrajaya, Malaysia (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)
    Potret Masjid Putra di Putrajaya, Malaysia (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Putrajaya juga masuk dalam daftar wilayah dengan kualitas udara tidak sehat dengan angka 155. Kota administratif Malaysia ini terkenal dengan arsitektur modern, masjid megah, serta kawasan danau.

    Wisatawan biasanya berkunjung ke Masjid Putra, Putrajaya Lake, Putrajaya Botanical Garden, dan Seri Wawasan Bridge. Kawasan Masjid Putra dan jembatan ikonik tersebut menjadi pilihan populer untuk menikmati arsitektur Putrajaya. Wisatawan perlu mengecek kualitas udara terlebih dahulu, karena sebagian aktivitas wisata di Putrajaya dilakukan di ruang terbuka.

  5. 5. Taiping

    Taiping di Perak mencatat API 157. Kota ini dikenal dengan kawasan hijau dan wisata alamnya yang menawan. Beberapa destinasi populer yang dapat dikunjungi antara lain Taiping Lake Gardens, Perak Museum, Taiping Zoo, dan Bukit Larut. Taiping Lake Gardens dan Bukit Larut menawarkan suasana alam.

    Sementara itu, wisata indoor seperti Perak Museum dapat menjadi pilihan ketika wisatawan ingin melakukan aktivitas dalam ruangan. Jika kabut asap cukup pekat, kunjungan ke destinasi alam sebaiknya ditunda hingga kualitas udara membaik.

  6. 6. Sri Aman

    Potret Sarawak
    Potret Sarawak (unsplash.com/Jordan Ling)

    Sri Aman di Sarawak mencatat API 171. Kawasan ini memiliki daya tarik berupa lanskap alam dan kehidupan masyarakat lokal. Wisatawan biasanya mengunjungi kawasan Batang Lupar, Fort Alice, serta menikmati suasana kota Sri Aman. Fort Alice dapat menjadi pilihan untuk mengenal sejarah setempat, sedangkan kawasan Batang Lupar lebih cocok dikunjungi ketika kondisi udara mendukung.

  7. 7. Tanjung Malim

    Tanjung Malim mencatat API 157. Wilayah yang berada di Perak ini memiliki beberapa pilihan wisata edukasi dan destinasi alam. Wisatawan dapat mengunjungi Sultan Idris Education University, Taman Rekreasi Proton City, dan kawasan Banjaran Titiwangsa di sekitarnya. Untuk aktivitas seperti berjalan-jalan di taman atau menjelajahi kawasan alam, sebaiknya cek kualitas udara terlebih dahulu. Saat kondisi kurang mendukung, wisata edukasi dapat menjadi alternatif.

  8. 8. Ipoh

    Potret Kellie's Castle di Ipoh Malaysia
    Potret Kellie's Castle di Ipoh Malaysia (unsplash.com/Reena Yadav)

    Beberapa titik pemantauan di Ipoh, seperti Tasek Ipoh dan Pegoh Ipoh, mencatat API masing-masing 156 dan 153. Ipoh sendiri merupakan salah satu kota wisata populer di Perak. Wisatawan biasanya mengunjungi Concubine Lane, Han Chin Pet Soo, Ipoh Old Town, serta Kek Lok Tong Cave Temple. Kawasan kota tua di Ipoh menawarkan wisata sejarah dan kuliner. Nah, kalau ingin melihat keunikan arsitektur dan lanskap alam, kamu bisa berkunjung ke Kuil Nam Thean Tong!

  9. 9. Sungai Petani

    Sungai Petani di Kedah mencatat API 153. Kota ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata keluarga dan kuliner lokal. Beberapa destinasi yang dapat dikunjungi antara lain The Carnivall Waterpark, Sungai Petani Clock Tower, serta kawasan pusat kota. Wisatawan juga dapat menjelajahi kuliner khas Kedah di berbagai tempat makan lokal.

    Itu dia beberapa wilayah di Malaysia yang terdampak kabut asap akibat karhutla di Kalimantan. Jika kamu sedang liburan ke Malaysia, jangan lupa mengecek indeks kualitas udara dan kondisi terkini di kota tujuan, ya! Semoga karhutla di Kalimantan dan wilayah lainnya di Indonesia segera tertangani dengan baik.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More