Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan, berdampak hingga ke Malaysia. Pada Selasa (25/8/2026) pukul 16.00 waktu setempat, sebanyak 29 wilayah di Malaysia, termasuk Kuala Lumpur, mencatat indeks kualitas udara dalam kategori tidak sehat (unhealthy) berdasarkan Air Pollutant Index Management System (APIMS).
APIMS mengategorikan indeks 0–50 sebagai sehat, 51–100 sedang, 101–200 tidak sehat, 201–300 sangat tidak sehat, dan lebih dari 300 sebagai indikator berbahaya. Beberapa wilayah dengan indeks tinggi juga merupakan kawasan yang memiliki destinasi wisata populer.
Bagi kamu yang sedang berada di Malaysia, kondisi ini tentu perlu diperhatikan. Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan membuat aktivitas luar ruangan kurang nyaman. Namun, wisatawan masih bisa menyesuaikan rencana perjalanan dengan memilih destinasi yang sesuai serta memantau kualitas udara sebelum beraktivitas.
Berikut beberapa kota dan wilayah di Malaysia yang kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, terutama Kalimantan.
