Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Mengajukan Visa China saat High Season

4 Tips Mengajukan Visa China saat High Season
Shanghai, China (unsplash.com/Margo Evardson)
Intinya Sih
  • Musim semi Maret–April jadi waktu favorit wisata ke China karena bunga sakura bermekaran dan banyak festival digelar, menyebabkan lonjakan wisatawan serta antrean visa meningkat.
  • Pemohon disarankan ajukan visa lebih awal sesuai domisili yang tercantum di KTP dan paspor agar proses tidak tertunda oleh aturan baru mulai Januari 2026.
  • Layanan ekspres dan kelengkapan dokumen penting untuk mempercepat persetujuan visa, dengan biaya tambahan namun waktu pemrosesan lebih singkat selama high season.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

China pada Maret hingga April adalah waktu terbaik untuk dikunjungi karena bunga sakura mulai bermekaran di beberapa lokasi, seperti Taman Yuantouzhu di Wuxi, Taman Gucun di Shanghai, hingga Taman Yuyuantan di Beijing. Selain itu, pada periode tersebut, banyak festival musim semi yang akan digelar di Negeri Tirai Bambu itu, lho.

Oleh karena itu, China akan mengalami lonjakan wisatawan asing, termasuk dari Indonesia. Permintaan yang tinggi ini juga berpengaruh terhadap proses persetujuan visa yang bakal memakan waktu lebih lama. Nah, bagi yang ingin menikmati musim semi di China, berikut sederet tips mengajukan visa saat high season. Yuk, cek ulasannya berikut ini!

1. Ajukan visa lebih awal

ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Global Residence Index)

Ajukan visa China sesegera mungkin setelah memesan tiket pesawat dan hotel. Lakukan lebih awal atau minimal 1-2 bulan sebelum tanggal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan. Izin tinggal yang belum disetujui akan membuat perjalanan terhambat.

Saat high season, Chinese Visa Application Service Center (CVASC) juga biasanya bakal mengalami lonjakan pemohon, lho. Karena itu, proses verifikasi dokumen oleh petugas imigrasi akan membutuhkan waktu yang lebih lama karena permintaan yang tinggi.

2. Pastikan sesuai domisili

ilustrasi seseorang yang membawa dokumen
ilustrasi seseorang yang membawa dokumen (unsplash.com/Adeolu Eletu)

Mulai Januari 2026, pemohon tidak bisa lagi memilih sendiri lokasi saat apply visa China. Pengajuan di Chinese Visa Application Service Center (CVASC) wajib sesuai dengan domisili atau wilayah tinggal yang tertera di KTP dan paspor.

Apabila pengajuan visa China tidak sesuai dengan domisili, maka petugas imigrasi tidak bisa melanjutkan prosesnya. Bahkan jika menggunakan jasa travel agent atau sejenisnya, pastikan pihak yang menangani juga berada di wilayah tinggal yang sama.

3. Gunakan layanan ekspres

ilustrasi seseorang yang mengajukan visa
ilustrasi seseorang yang mengajukan visa (unsplash.com/Christin Hume)

Karena terjadi lonjakan pemohon ketika high season, sebaiknya ajukan visa China dengan opsi layanan ekspres. Selain itu, harganya pun tidak jauh berbeda daripada reguler, lho.

Terdapat dua pilihan yang dapat dipertimbangkan, yakni Express Level 2 dengan waktu 2-3 hari kerja dan Express Level 1 atau one day service. Untuk liburan, cukup ajukan visa Single Entry. Biaya layanan Express Level 2 adalah Rp1.394.000 dan Express Level 1 sekitar Rp1.714.000.

4. Siapkan dokumen yang lengkap

ilustrasi dokumen perjalanan
ilustrasi dokumen perjalanan (unsplash.com/Kit)

Ketika mengajukan visa China, pastikan dokumen-dokumen lengkap. Persiapan yang matang tersebut akan membantu petugas imigrasi dalam memverifikasi identitas pemohon sekaligus menekan risiko keamanan bagi negara.

Selain itu, dokumen yang lengkap juga akan membuktikan niat baik pemohon, sehingga meningkatkan peluang persetujuan visa dan prosesnya menjadi lebih cepat. Jadi, siapkan dengan baik, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More