Mencuci mobil sesaat setelah menempuh perjalanan jauh mungkin terasa praktis, apalagi ketika bodi sudah penuh debu, lumpur, atau kotoran jalanan. Namun, mobil yang baru digunakan biasanya masih menyimpan temperatur tinggi pada mesin, ruang mesin, rem, hingga beberapa komponen lain yang ikut menerima panas selama perjalanan. Langsung menyiramnya dengan air dingin dapat menimbulkan perubahan suhu secara cepat yang berpotensi memberi tekanan tambahan pada material tertentu.
Risikonya semakin perlu diperhatikan setelah mobil melewati perjalanan panjang, kemacetan berat, atau medan yang membuat mesin dan sistem pengereman bekerja lebih keras. Memberikan waktu bagi kendaraan untuk menurunkan temperatur secara alami menjadi kebiasaan sederhana yang dapat mengurangi perubahan suhu ekstrem sekaligus membuat proses pencucian lebih aman. Jadi, sebelum buru-buru mengambil selang air setelah tiba di rumah, yuk pahami beberapa risiko mencuci mobil ketika mesin masih panas.
