Toyota bZ4X Touring, Punya Dua Motor Listrik dan AWD

- Toyota memperkenalkan bZ4X Touring Battery EV, SUV listrik bergaya estate dengan desain hammerhead, overfender, pelek 20 inci, bagasi luas, dan roof rail berdaya tampung sekitar 80 kg.
- Sistem AWD memakai dua motor listrik pada as roda depan dan belakang; masing-masing menghasilkan 167 kW dan 268 Nm, dengan total tenaga sistem mencapai 280 kW.
- Baterai lithium-ion 74,69 kWh memberi jarak tempuh 462-487 km. Toyota menguji kemampuan distribusi tenaga kendaraan ini di lintasan light off-road di Solo.
Jakarta, IDN Times - Toyota memperluas pilihan kendaraan listrik berbasis baterai dengan menghadirkan bZ4X Touring Battery EV. Model ini memadukan karakter SUV dengan desain touring bergaya estate serta sistem penggerak All Wheel Drive (AWD).
Tak hanya tampil dengan desain yang berbeda, bZ4X Touring juga membawa spesifikasi yang cukup kuat untuk sebuah SUV listrik.
Toyota bahkan mengujinya di lintasan light off-road di Sirkuit Goro Assalam, Solo, dalam rangkaian JTD Joy Beyond The Road 2026.
1. Tampil dengan gaya Touring dan pelek 20 inci

Kemampuan off-road bZ4X Touring lebih baik dari bZ4X biasa (Dok. TAM) Toyota bZ4X Touring menggabungkan desain touring ala mobil estate dengan karakter SUV. Bagian depan mengusung desain khas hammerhead, sementara bagian belakang mendapat lampu tipis melebar dan bumper yang dibuat lebih kokoh.
Karakter adventure juga terlihat dari penggunaan overfender hitam serta pilar D yang dibuat lebih tegak. Untuk mendukung kebutuhan perjalanan, Toyota membekali mobil ini dengan kapasitas bagasi yang luas dan roof rail yang mampu menahan beban sekitar 80 kg.
Menariknya, bZ4X Touring menggunakan pelek alloy berukuran 20 inci, yang turut memperkuat tampilan SUV listrik tersebut.
2. Andalkan dua motor listrik bertenaga 280 kW

bZ4X Touring dijual Rp889 juta (Dok. TAM) Sektor performa menjadi salah satu bagian yang menarik dari bZ4X Touring. Mobil ini menggunakan sistem penggerak All Wheel Drive (AWD) yang bekerja melalui dua motor listrik, masing-masing pada as roda depan dan belakang.
Setiap eAxle mampu menghasilkan tenaga 167 kW dan torsi 268 Nm. Namun, Toyota mencatat total tenaga yang dihasilkan sistem mencapai 280 kW.
Karena menggunakan dua motor yang bekerja secara terpisah, distribusi tenaga dan torsi ke roda depan maupun belakang dapat disesuaikan dengan kebutuhan di medan yang dilalui. Konfigurasi tersebut juga menjadi modal bZ4X Touring ketika digunakan di jalur light off-road.
Saat melewati track overland di Solo, Toyota menyebut motor listrik pada as roda depan dan belakang dapat menyalurkan tenaga serta torsi yang berbeda sesuai kebutuhan. Hal tersebut membuat bZ4X Touring dapat melewati lintasan non-aspal dalam pengujian tersebut tanpa kendala.
3. Baterai 74,69 kWh dengan jarak tempuh hingga 487 km

Minat bZ4X Touring di Indonesia di Luar Ekspektasi Toyota (Dok. TAM) Sumber energi bZ4X Touring berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, Toyota menyebut SUV listrik ini mampu menempuh jarak 462 hingga 487 km.
Rentang jarak tempuh tersebut bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara. Artinya, angka yang dicapai dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda sesuai kondisi pengoperasian kendaraan.
Kombinasi baterai berkapasitas 74,69 kWh, dua motor listrik, dan sistem AWD membuat bZ4X Touring tidak hanya diarahkan untuk penggunaan di perkotaan.
Toyota juga ingin menunjukkan kemampuan kendaraan listrik tersebut untuk kebutuhan perjalanan dan aktivitas adventure.
Dalam pengujian light off-road, postur besar dan ground clearance yang disebut memadai membantu menjaga rasa percaya diri pengemudi ketika melewati area dengan kondisi jalan yang lebih sulit.
Dengan spesifikasi tersebut, Toyota bZ4X Touring membawa kombinasi dua motor listrik, AWD, total tenaga 280 kW, baterai 74,69 kWh, serta jarak tempuh 462-487 km.
Karakter tersebut dipadukan dengan desain touring dan sejumlah perangkat pendukung aktivitas luar ruang, seperti pelek 20 inci serta roof rail berkapasitas sekitar 80 kg.


















