Ruang mesin Toyota Veloz Hybrid (Dok. TAM)
Dari pengujian tersebut, Veloz Hybrid EV mencatat konsumsi bahan bakar terbaik hingga 31,1 km per liter dalam Eco Journey Challenge di rute Yogyakarta–Solo. Pengujian dilakukan dengan menerapkan teknik berkendara efisien di tengah kombinasi kondisi jalan perkotaan, antarkota, hingga perbukitan.
Veloz Hybrid EV mengandalkan mesin 1.5-liter 2NR-VEX dengan sistem Series-Parallel Hybrid dan Power Split Device. Sistem tersebut menghasilkan tenaga maksimum 111 PS melalui kombinasi mesin bensin 91 PS dan motor listrik 80 PS, yang disalurkan ke roda depan menggunakan transmisi e-CVT.
Kerja sistem hybrid berlangsung secara otomatis dengan mengatur mesin bensin, motor listrik, baterai, Power Split Device, serta Power Control Unit sesuai kondisi berkendara.
Sistem regenerative braking juga memanfaatkan energi ketika deselerasi untuk mengisi kembali baterai. Pada kondisi lalu lintas padat dan kecepatan rendah tertentu, motor listrik dapat digunakan sesuai kondisi baterai dan kebutuhan tenaga.
Sementara ketika membutuhkan akselerasi atau tenaga lebih besar, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja bersama secara otomatis.
Toyota menegaskan angka 31,1 km per liter tersebut merupakan hasil terbaik dalam pengujian dan bukan angka konsumsi yang secara otomatis akan dicapai seluruh pengguna. Konsumsi aktual dapat berbeda karena dipengaruhi lalu lintas, rute, beban kendaraan, cuaca, dan gaya berkendara.