ilustrasi jas hujan (unsplash.com/Brema Elamkovan)
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah langsung memasukkan jas hujan ke dalam tas atau bagasi motor setelah digunakan. Kondisi lembap yang terperangkap dalam ruang tertutup dapat membuat jas hujan berbau tidak sedap dan meningkatkan risiko munculnya jamur.
Setelah kering, jas hujan sebaiknya dilipat dengan rapi tanpa memberikan tekanan berlebihan pada bagian tertentu. Hindari pula menyimpan jas hujan di dekat sumber panas seperti knalpot, mesin, atau alat pemanas. Panas tinggi dari sumber tersebut juga dapat memengaruhi material.
Jadi, jas hujan boleh dijemur di bawah sinar matahari, tetapi sebaiknya tidak terlalu lama dan tidak terus-menerus dilakukan di bawah terik matahari. Tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik umumnya menjadi pilihan yang lebih aman untuk menjaga material tetap lentur dan lapisan antiair tetap berfungsi.
Perawatan sederhana setelah digunakan juga dapat memperpanjang usia jas hujan. Dengan mengeringkan, membersihkan, dan menyimpannya dengan benar, perlengkapan tersebut akan lebih siap digunakan kembali ketika hujan turun.