- Myanmar naik 101,1 persen
- Filipina naik 72,6 persen
- Malaysia naik 68,1 persen
- Laos naik 45,6 persen
- Zimbawe naik 42,9 persen
- Pakistan naik 42 persen
- Uni Emirat Arab naik 40,8 persen
- Kamboja naik 40,4 persen
- Nepal naik 39,5 persen
- Panama naik 38,5 persen
- Guatemala naik 37,7 persen
- Tanzania naik 37 persen
- Peru naik 35,6 persen
- Amerika Serikat naik 35,1 persen
- Malawi naik 34,4 persen
15 Negara dengan Kenaikan BBM Tertinggi Sejak Pecah Perang di Iran

- Konflik AS-Israel dengan Iran sejak Februari 2026 memicu lonjakan harga BBM global akibat terganggunya pasokan minyak di jalur strategis seperti Selat Hormuz.
- Negara dengan subsidi rendah atau sistem harga liberal mengalami kenaikan harga BBM lebih besar, sementara negara dengan kontrol harga menahan lonjakan meski menghadapi tekanan fiskal.
- Myanmar mencatat kenaikan tertinggi hingga 101,1 persen, disusul Filipina dan Malaysia, menunjukkan dampak luas perang terhadap pasar energi dunia.
Jakarta, IDN Times - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi di berbagai negara sejak pecahnya konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026. Kenaikan ini dipicu gangguan pasokan minyak global, terutama karena terganggunya distribusi di jalur strategis seperti Selat Hormuz.
Data Global Petro Prices yang dikutip Visual Capitalis membandingkan harga sebelum dan setelah perang. Hasilnya menunjukkan lonjakan signifikan di banyak negara, bahkan ada yang tembus hingga tiga digit.
1. Kenaikan dipicu shock pasokan global

Konflik Iran membuat pasar energi global bergejolak. Banyak negara mengalami kenaikan harga BBM karena pasokan minyak terganggu dan distribusi menjadi lebih mahal.
Menurut Visual Capitalist, perubahan harga ini dihitung di 128 negara sejak 23 Februari 2026, sebelum perang dimulai hingga 13 April 2026. Negara dengan pasar BBM lebih terbuka cenderung mengalami kenaikan lebih cepat karena harga langsung mengikuti pasar global.
2. Negara tanpa subsidi paling terdampak

Visual Capitalist juga menyoroti negara dengan subsidi rendah atau sistem harga liberal mengalami lonjakan lebih besar.
Sebaliknya, negara dengan kontrol harga pemerintah cenderung menahan kenaikan, meski berpotensi mengalami tekanan fiskal.
Selain itu, negara yang bergantung pada impor minyak, terutama di Asia lebih rentan terhadap gejolak harga akibat konflik geopolitik.
3. Daftar 10 negara dengan kenaikan harga bensin tertinggi

Berdasarkan data Visual Capitalist (Global Petrol Prices), berikut 15 negara dengan lonjakan harga BBM tertinggi sejak perang di Timur Tengah:


















