Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang, Ini Penjelasan KAI

2 min read
2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang, Ini Penjelasan KAI
Handpone meledak di tas milik penumpang KRL. (Dok/Istimewa).
  • Dua ponsel dalam tas penumpang terbakar di Kereta Khusus Wanita Commuter Line 1641 saat berada di Stasiun Rawa Buntu, Kamis pagi.
  • Petugas mengevakuasi penumpang, mengamankan tas berasap, lalu menemukan dua ponsel terbakar; salah satu perangkat disebut sedang digunakan sebagai hotspot.
  • Insiden menyebabkan keterlambatan tujuh menit sebelum perjalanan dilanjutkan. KAI Commuter mengimbau penumpang melapor bila perangkat panas berlebih, berasap, atau tidak normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perjalanan Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang sempat terganggu setelah dua telepon seluler milik penumpang terbakar di dalam kereta pada Kamis (17/9/2026) pagi.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.49 WIB saat kereta berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di Kereta Khusus Wanita bagian depan rangkaian.

Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, petugas keamanan yang berjaga di peron melihat sebuah tas penumpang mengeluarkan asap. Penumpang tersebut kemudian melemparkan tas ke area peron.

"Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta," ujar Leza dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

  1. 1. Ada dua unit telepon seluler terbakar di dalam tas

    Ilustrasi penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek.
    Ilustrasi penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek. (Dok. KAI Commuter)

    Petugas selanjutnya melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun, pengguna yang tasnya terindentifikasi mengeluarkan asap dari telpon genggamnya itu untuk dimintai keterangan. Setelah tas diamankan sesuai prosedur, petugas menemukan dua unit telepon seluler dalam kondisi terbakar di dalam tas tersebut.

    Berdasarkan keterangan penumpang, salah satu telepon seluler sedang digunakan sebagai hotspot, sementara kedua perangkat berada di dalam tas. KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut.

  2. 2. Kereta alami keterlambatan 7 menit

    WhatsApp Image 2025-09-01 at 10.01.21 (3).jpeg
    Ilustrasi KRL Jabodetabek. (Dok. KAI Commuter)

    Leza menjelaskan, akibat kejadian itu, Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami keterlambatan. Keterlambatan terjadi sekitar tujuh menit.

    Setelah kondisi rangkaian dipastikan aman, perjalanan kembali dilanjutkan.

  3. 3. Penumpang diimbau segera melaporkan ke petugas jika telepon genggam alami panas berlebih

    Ilustrasi stasiun KRL. (dok. KAI Commuter)
    Ilustrasi stasiun KRL. (dok. KAI Commuter)

    Dengan kejadian tersebut, KAI Commuter mengimbau penumpang untuk memperhatikan kondisi telepon seluler dan perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.

    Penumpang diminta segera mengamankan dan melaporkan kepada petugas apabila perangkat mengalami panas berlebih, mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal.

    "Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama," kata Leza.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More