INA Buka Suara soal Kabar Oki Ramadhana Gantikan Ridha Wirakusumah Jadi CEO

- INA menegaskan proses transisi kepemimpinan sedang berlangsung sesuai tata kelola dan prosedur formal, tanpa mengonfirmasi kabar soal Oki Ramadhana menggantikan Ridha Wirakusumah sebagai CEO.
- Pengumuman resmi terkait pengangkatan pimpinan baru akan disampaikan setelah seluruh proses formal selesai, dengan publik diminta menunggu informasi pekan depan.
- Di bawah kepemimpinan Ridha Wirakusumah, aset kelolaan INA naik dari 5 miliar menjadi 10 miliar dolar AS dan berinvestasi di sektor prioritas seperti infrastruktur, kesehatan, serta energi hijau.
Jakarta, IDN Times – Indonesia Investment Authority (INA) buka suara terkait kabar yang beredar mengenai Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, yang dikabarkan akan menjadi Chief Executive Officer (CEO) menggantikan Ridha Wirakusumah.
IDN Times mengonfirmasi hal ini kepada VP Corporate Communication INA, Putri Diantia, yang menyatakan transisi di jajaran direksi saat ini tengah berlangsung sesuai dengan kerangka tata kelola dan prosedur formal.
"Indonesia Investment Authority (INA) mengonfirmasi, transisi kepemimpinan di jajaran direksi sedang berlangsung sesuai kerangka tata kelola dan proses formal yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai pengangkatan akan disampaikan setelah seluruh proses formal selesai secara resmi," ujar Putri saat dihubungi, Jumat (15/5/2026).
Meski begitu, Putri enggan membenarkan kabar yang beredar soal Oki Ramadhana, dan meminta publik menunggu pengumuman resmi pekan depan.
Ridha Wirakusumah telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai CEO pada 15 Februari 2026. Di bawah kepemimpinannya, INA berhasil membangun reputasi sebagai sovereign wealth fund yang kredibel dan terpercaya.
Aset kelolaan (assets under management/AUM) meningkat dari 5 miliar dolar AS menjadi sekitar 10 miliar dolar AS, dengan lebih dari 4,5 miliar dolar AS diinvestasikan bersama mitra co-investment global di berbagai sektor prioritas. Sektor-sektor tersebut meliputi jalan tol, pelabuhan, infrastruktur digital, layanan kesehatan, serta energi hijau.
Seluruh capaian ini sejalan dengan mandat INA untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi generasi mendatang.


















