Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ada Sinyal Damai AS-Iran, Rupiah Menguat ke Rp17.211 Hari Ini

Ada Sinyal Damai AS-Iran, Rupiah Menguat ke Rp17.211 Hari Ini
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah menguat 18 poin ke Rp17.211 per dolar AS di awal pekan, didorong sentimen positif dari kabar dimulainya kembali perundingan damai antara AS dan Iran.
  • Ketegangan di Selat Hormuz masih menjadi perhatian pasar setelah Iran menangkap dua kapal kargo, menyebabkan jalur energi vital dunia tetap terblokir sebagian.
  • Pengamat memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Selasa dengan potensi melemah di kisaran Rp17.210 hingga Rp17.260 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup menguat 18 poin atau 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya pada Jumat (24/4).

1. Ada harapan baru perundingan AS-Iran

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan para pelaku pasar saat ini tengah menimbang-nimbang antara kekhawatiran gangguan pasokan energi dengan kabar positif mengenai dimulainya kembali perundingan damai.

"Para pedagang mempertimbangkan gangguan pasokan terhadap potensi dimulainya kembali pembicaraan damai antara AS dan Iran yang dapat membantu membatasi gangguan tersebut," kata dia.

Dilaporkan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan tiba di Islamabad pada Jumat malam untuk membahas proposal perdamaian dengan AS, setelah upaya sebelumnya sempat gagal di awal pekan ini.

Selain itu, CNN melaporkan Presiden AS Donald Trump telah mengirim utusan khusus, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Pakistan untuk berdialog dengan Menteri Luar Negeri Iran.

Trump sendiri kepada Reuters menyampaikan bahwa pihak Iran berencana mengajukan tawaran yang bertujuan untuk memenuhi tuntutan AS, dan pihak Washington akan mencermati tawaran tersebut.

Axios menambahkan, Iran telah mengajukan proposal baru untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Dalam usulan tersebut, Teheran menawarkan untuk menunda negosiasi nuklir agar dapat lebih fokus pada penyelesaian konflik.

2. Ketegangan di Selat Hormuz masih membayangi

Sebelumnya, pasar sempat khawatir dengan peningkatan ketegangan militer di kawasan tersebut, terutama sehari setelah Iran merilis rekaman pasukan komando mereka menaiki kapal kargo di Selat Hormuz.

Jalur transportasi energi vital yang biasanya mengangkut sekitar seperlima dari total produksi minyak global tersebut, saat ini masih terblokir secara efektif.

"Penangkapan dua kapal kargo oleh Iran menyoroti kesulitan Washington dalam upaya mengendalikan jalur tersebut. Hanya lima kapal, termasuk sebuah kapal tanker produk minyak Iran, yang telah melewati Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, menurut data pengiriman," paparnya.

3. Prediksi kurs rupiah pada perdagangan Selasa

Pada penutupan perdagangan sore ini, rupiah mencatatkan penguatan sebesar 18 poin, meski sempat menyentuh angka penguatan hingga 20 poin dari penutupan sebelumnya di Rp17.229.

Untuk perdagangan Selasa (28/4/2026), Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah di rentang Rp17.210 hingga Rp17.260 per dolar AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More