Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Purbaya Sebut Pemerintah Serius Reformasi Pasar Modal dan Perpajakan

Purbaya Sebut Pemerintah Serius Reformasi Pasar Modal dan Perpajakan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tengah melakukan reformasi besar di pasar modal dan perpajakan untuk memperkuat fundamental ekonomi serta menjaga pergerakan positif bursa saham.
  • Pemerintah kini mempercepat pembangunan dengan pengawasan langsung dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto agar proyek berjalan efisien dan hasilnya lebih cepat terlihat.
  • Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6 hingga 8 persen dalam beberapa tahun ke depan, seiring percepatan reformasi dan sinergi sektor publik serta swasta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kepada pelaku pasar modal Indonesia bahwa pemerintah terus memperbaiki fundamental ekonomi negara, agar pergerakan bursa saham bisa terus terjaga pada level positif.

Oleh sebab itu, banyak reformasi yang kini dilakukan demi memuluskan target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. Salah satunya adalah reformasi pasar modal dan perpajakan.

"Saya tahu betul yang kita jalankan tidak main-main. Reformasi yang kita perbaiki, reformasi betulan. Tiga bulan pertama itu pajak saya tumbuh 20 persen, nanti akan lebih. Bea Cukai juga ada reformasi, yang lain lanjut kita reformasi dengan cepat," kata Purbaya dalam Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala serta Pembukaan Pekan Reksa Dana 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026).

1. Pembangunan kini bisa berjalan lebih cepat

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sejalan dengan itu, Purbaya menyatakan bahwa kini pembangunan yang dilakukan pemerintah diawasi langsung oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sehingga bisa berjalan lebih cepat.

"Kalau zaman dulu banyak sekali pembangunan yang lambat, sekarang Pak Airlangga diberi kekuasaan oleh Bapak Presiden untuk menangani semuanya. Nanti kalau lambat kita salahkan Pak Airlangga," kata Purbaya sambil tertawa.

2. Pertumbuhan ekonomi 6 persen sudah ada di tangan

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dan optimisme fiskal
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dan optimisme fiskal(https://www.freepik.com/free-photo/digital-increasing-bar-graph-with-businessman-hand-overlay_13312397.htm#fromView=search&page=1&position=1&uuid=469933c9-44ea-4a3e-8543-158440a31f06&query=growth)

Purbaya pun menyampaikan rasa optimistisnya bahwa pertumbuhan ekonomi 6 persen sudah di tangah pemerintah lewat kendali penuh Airlangga atas percepatan program pembangunan pemerintah.

"Sekarang program pembangunan pemerintah dimonitor oleh Pak Airlangga, harusnya akan lebih cepat lagi. Ceterus paribus, dengan keadaan yang sama, tanpa reformasi industri yang berlebihan, kita bisa tumbuh 6 persen dengan hanya menghidupkan private sector dan government sector saja," tutur Purbaya.

3. Pertumbuhan ekonomi 8 persen sudah terlihat

ilustrasi pertumbuhan ekonomi
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Getty Images)

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi 8 persen bagi Purbaya saat ini sudah hampir terlihat meskipun banyak orang bilang angka tersebut terlalu tinggi.

"Nanti dua tahun, tiga tahun lagi Anda sudah melihat tuh, angka 8 persen sudah nyundul-nyundul ke atas. Artinya prospek pasar saham kita juga akan naik dengan signifikan," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More