Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ADCP Bakal Diaudit usai LRT City Mangkrak, Penegak Hukum Dilibatkan
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminudin Maruf. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • BP BUMN akan mengaudit investigatif PT Adhi Commuter Properti terkait mangkraknya proyek apartemen LRT City sebagai kewajiban pengawasan atas potensi masalah dan penyalahgunaan.
  • Proses audit ADCP, anak usaha Adhi Karya, akan melibatkan aparat penegak hukum melalui laporan tertulis dari BP BUMN.
  • Dirut Adhi Karya meminta maaf kepada pembeli; perusahaan menyebut penurunan pasar, krisis ekonomi, dan COVID-19 menghambat penjualan serta cash flow, sementara dugaan mismanagement menunggu pemeriksaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah memastikan akan melakukan audit terhadap PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) atas mangkraknya proyek apartemen LRT City.

Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminudin Maruf selaku pengawas penyelesaian kasus LRT City mengatakan, audit itu merupakan kewajiban yang harus dijalankan.

”Ini bukan persoalan permintaan dari siapa-siapa. Memang ini adalah kewajiban kami. Mana yang kita lihat ada masalah, ada penyalahgunaan, dan sebagainya,” ucap Maruf di kantor BP BUMN, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

1. Bakal libatkan penegak hukum

Pertemuan pemerintah dengan perwakilan pembeli apartemen mangkrak LRT City, Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Bahkan, Aminudin mengatakan, proses audit investigasi ADCP yang merupakan anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) akan melibatkan aparat penegak hukum (APH).

“Nanti kami laporkan secara tertulis kepada teman-teman APH,” kata Maruf.

2. Dirut Adhi Karya minta maaf

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Moeharmein Zein Chaniago. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Moeharmein Zein Chaniago menyampaikan permintaan maaf kepada pembeli apartemen LRT City.

“Jadi sekali lagi seperti halnya tadi kami juga minta maaf ini. Saya sebagai holding ya, sebagai Dirut daripada perusahaan induknya juga diminta, dan ini kan sudah menjadi kewajiban kami untuk betul-betul concern untuk mengawal proyek ini untuk diselesaikan sesuai dengan timeline tadi yang sudah ditetapkan,” ujar Moeharmein.

3. Dirut ADHI buka suara soal dugaan salah tata kelola

Progres pembangunan LRT City Cibubur (dok. Adhi Commuter Properti)

Moeharmein mengatakan, ADCP tak mampu menyelesaikan proyek LRT City sesuai tenggat waktu dikarenakan kondisi pasar yang menurun.

“Market yang turun. Jadi penjualan kita itu, penjualan ADCP ini enggak sesuai dengan ekspektasinya. Kan kita, Anda tahu kan kita telah ada krisis ekonomi 2018, dihantam lagi dengan COVID-19, ya. Terus krisis,” tutur dia.

Penjualan yang terhambat itu menyebabkan perusahaan kesulitan menjaga arus kas (cash flow).

“Sehingga mereka kesulitan cash flow,” ujar Moeharmein.

Terkait dugaan adanya kesalahan tata kelola atau mismanagement, menurutnya itu perlu melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu.

“Ya, kalau itu kan tinggal tadi kan disampaikan tadi kan ada pemeriksaan nanti kan. Kita serahkan kepada yang bersangkutan,” kata Moeharmein.

Curated For You

Editorial Team

Related Article